Monthly Archives: August 2010

Meningkatkan Rasa Aman dan Nyaman Dengan Teknologi Komputer dan Internet

Ketika kejahatan melanda menggunakan kekerasan, terasa benar betapa penting kehadiran teknologi komunikasi informasi yang mampu menjawab tuntutan untuk memberikan rasa aman bagi siapa saja. Interkoneksi jejaring digital memungkinkan untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman ini.

Ketika kejahatan terjadi di tengah keramaian, tidak akan ada orang yang sanggup untuk memberikan kesaksian pelaku kejahatan secara rinci karena ketakutan yang sangat. Dalam kondisi ini, teknologi komunikasi informasi memainkan peranan penting untuk bisa melakukan identifikasi awal untuk memotret kejahatan yang terjadi.

Kemajuan teknologi jejaring digital memungkinkan untuk melakukan eksploitasi keamanan dan kenyamanan, baik di sisi pemberi jasa kepada masyarakat maupun publik yang menggunakan jasa. Kehadiran teknologi kamera digital, termasuk penggunaan kamera pengintai yang disebut sebagai kamera protokol internet (IP Cam), setidaknya mampu untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada berbagai pihak.

Banyak yang beranggapan IP Cam sebagai sesuatu yang tidak penting sehingga banyak institusi keuangan pun menggunakan teknologi tidak proporsional dan sering kali, misalnya, menggunakan kamera dummy di tempat-tempat yang seharusnya diwajibkan oleh undang-undang seperti di depan mesin ATM.

Merek lokal

Di pasaran banyak kamera pengintai yang ditawarkan dengan berbagai macam fitur, khususnya kamera IP. Berbeda dengan kamera analog yang lazim disebut sebagai CCTV, kemampuan dan jangkauan kamera berbasis protokol internet lebih luas, mudah digunakan, dan mampu untuk berkomunikasi dengan berbagai perangkat, seperti ponsel cerdas termasuk Blackberry.

Ada IP Cam masuk kategori unik. Menggunakan merek lokal MagicVISION sebagai produk OEM (original equipment manufacturing) dikembangkan PT Senjaya Solusi Sekurindo, fisik kamera dibuat di China, sedangkan perangkat lunak pengendali IP Cam dikembangkan di Indonesia, termasuk melihat tayangan di ponsel cerdas.

Ada dua jenis kamera IP MagicVISION dicoba, masing-masing seri MV-7120 VP MD (foto kanan) dan 7042-PT (foto kiri) dikendalikan menggunakan inframerah jarak jauh. Sebagai merek lokal dengan perangkat lunak dikembangkan secara lokal, MagicVISION memiliki fitur tidak kalah dibanding dengan merek-merek OEM yang berasal dari luar negeri.

Kedua kamera IP memiliki fitur PoE (power over ethernet), memastikan penggunaan listrik rendah dan memudahkan pemasangan di mana saja di dalam kantor, rumah, atau pabrik. Dan, kedua kamera ini juga dilengkapi pengindraan malam hari menggunakan lampu LED inframerah.

Kedua kamera MagicVISION ini memiliki kompresi video menggunakan standar H.264 yang lebih irit dalam penggunaan bandwith, khususnya ketika diakses dari tempat yang jauh. Seri MV-7120 memiliki resolusi 2 megapiksel dan menjadi kamera kategori dome yang kecil dan bisa ditempatkan secara tersembunyi untuk keperluan pengintaian.

Akses ponsel

Kedua kamera ini juga bisa secara langsung dihubungkan ke perangkat teve dan mampu menampilkan gambar yang tajam mendekati definisi tinggi untuk seri MV-7120 yang mampu menghasilkan resolusi 1.600 x 1.200 piksel. Sedangkan seri 7042-PT adalah IP Cam bergerak dilengkapi dengan pengendali inframerah, dengan rotasi memutar 17 derajat dan naik-turun sampai 90 derajat.

Kamera MagicVISION juga dilengkapi perangkat lunak yang memungkinkan mengakses kamera melalui perangkat Blackberry atau ponsel cerdas lainnya seperti iPhone. Untuk mengaksesnya, kamera IP ini harus memiliki alamat internet yang terhubung ke DDNS (dynamic domain name system) yang tersedia di jejaring internet.

Cara ini memang ditujukan untuk mereka yang tidak memiliki alamat protokol internet (IP address) sendiri, tetapi akan menjadi lebih mudah ketika standar IPv6 yang tidak terbatas jumlahnya mulai digunakan secara luas.

Banyak fitur lain yang dilengkapi pada kamera-kamera IP MagicVISION ini, termasuk deteksi gerak dalam bidang pengindraan yang bisa memicu alarm atau mengirim e-mail jepretan kamera IP pada bidang yang diawasi. Sebagai merek lokal, MagicVISION dijual dengan harga terjangkau dan menjadi momen penting penggunaannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman.

Advertisements

Garansi dan Gaya Hidup Berinternet Di Indonesia

Akses kecepatan tinggi pita lebar (broadband) sudah tersedia secara luas dan terus dipacu dengan pesaingan semakin tajam tidak hanya di antara operator penyedia jasa layanan akses kecepatan tinggi seluler, tetapi juga para penyedia perangkat keras untuk mengakses jejaring pita lebar tersebut.

Di sisi operator ada upaya mendorong konsumen untuk menggunakan akses data secara lebih ekstensif, di mana saja kapan saja. Akses nirkabel memanfaatkan jejaring seluler yang tersedia di berbagai kota besar, setidaknya menjadi bagian penting untuk mengatasi persoalan titik terakhir (end of miles) tempat-tempat yang tidak terjangkau akses broadband ADSL maupun penggunaan jejaring serat optik.

Kenyataan ini mendorong juga terjadinya persaingan yang ketat penjualan perangkat keras untuk bisa mengakses akses seluler yang sering disebut sebagai koneksi 3G (atau 3,5G) yang mampu untuk menghadirkan kecepatan download sampai dengan 7,2 Mbps dan kecepatan upload sampai dengan 5,76 Mbps.

Perangkat yang sering disebut sebagai modem USB ini menjadi tuntutan konsumen di mana-mana karena memang pada kenyataannya mengakses jejaring internet kecepatan tinggi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Setiap bulannya, penjualan modem USB diperkirakan mencapai lebih dari 100.000 unit dari berbagai macam merek, termasuk merek lokal melalui jasa OEM (original equipment manufacturing).

Tiga tahun

Di tengah persaingan ini, MLW Telecom, yang memiliki jaringan kerja sama dengan berbagai operator seluler di Indonesia dan memperdagangkan modem USB dengan merek SpeedUp, secara berani mendorong produk-produknya ke pasaran dengan jaminan garansi selama 36 bulan, termasuk pergantian produk 1-to-1.

Ada tujuh jenis modem USB SpeedUp yang dijamin garansi 36 bulan, yakni SpeedUp SU-8650U, SU-8000U, SU-8600U, SU-9000U, SU-9500U, SU-9300U, dan SU-9000U seri Tadashi Shoji. Modem USB dengan garansi paling lama yang dilakukan bersama operator seluler ini dijual dengan harga mulai dari Rp 499.000 sampai Rp 799.000.

Modem USB SpeedUp termasuk yang paling mudah untuk digunakan karena pengguna hanya perlu memasukkan SIM card, memasukkannya ke rongga USB pada komputer, dan secara otomatis koneksi akses seluler kecepatan tinggi bisa segera dilakukan.

Kecepatan akses maksimal akan sangat tergantung dari pengaturan yang dilakukan operator seluler karena umumnya modem USB jarang sekali memiliki masalah dalam akses koneksi jejaring internet. Dan, koneksi juga akan sangat tergantung dari layanan kualitas koneksi yang disediakan operator pada daerah tertentu, termasuk juga kapasitas yang tersedia di sekitarnya.

Desain gaya hidup

Selain garansi selama 36 bulan, salah satu modem USB SpeedUp yang menarik adalah rancang desain pada seri Tadashi Shoji yang secara khusus merancang SU-9000U dengan warna hijau dan merah. Tadashi adalah desainer ternama kelahiran Jepang yang memiliki rumah fashion Tadashi di Los Angeles, AS.

Menurut Rahmat Wijaya Sakti, Direktur Produk dan Pemasaran PT MLW Telecom, SU-9000U seri Tadashi Shoji dirancang sendiri oleh Tadashi dan mendapat inspirasi ketika berada di Kamboja dan menghasilkan pola alur alamiah dan geometris yang diilhami oleh pohon beringin yang tersebar di banyak negara Asia.

Gagasan memperkenalkan seri ini menjadi menarik karena memang tidak terhindari, kemajuan teknologi komunikasi informasi yang menjadi komoditas harus mampu memberikan diferensiasi dan mengangkat gaya hidup penggunanya.

Ini penting untuk menjadikan kolaborasi antara kemajuan teknologi komunikasi informasi dan sektor lain seperti industri desain, menjadi kesatuan menarik untuk berkembang bersama. Mungkin para operator seluler dan perangkat lunak modem USB juga mulai memikirkan untuk menghadirkan rancangan desainer Indonesia yang juga tidak kalah menarik

Teknologi Digital Yang Terus Berinovasi

Kita merasakan ada hal penting akan berubah ketika Nokia, Intel, dan Universitas Oulu di Finlandia merencanakan menggarap proyek aplikasi tiga dimensi (3D) untuk digunakan pada perangkat bergerak seperti ponsel. Aplikasi ini akan berbasis pada sistem operasi MeeGoo yang diluncurkan awal tahun ini.

Kita menyimak terjadi perubahan besar akan terjadi pada dominasi industri teknologi komunikasi informasi, terkikisnya dominasi dan hegemoni perusahaan-perusahaan besar seperti Nokia, Intel, dan Microsoft yang selama dua dekade terakhir menguasai pangsa pasar global.

Ketika Apple memperkenalkan iPod yang diikuti oleh berbagai produk futuristik lain seperti iPhone dan iPad, satu hal yang pasti. Ada pemain baru yang secara pasti mulai menggeser perhatian konsumen di mana-mana di dunia.

Pada sisi perangkat keras, kemajuan teknologi komunikasi informasi sudah menjadi seperti komoditas yang dibuat oleh perusahaan apa pun untuk meraih selisih margin keuntungan dari skala ekonomi yang dikembangkan sebagai perusahaan global.

Gagasan untuk mengembangkan aplikasi 3D pada ponsel atau perangkat bergerak (mobile) akan difokuskan pada pengembangan perangkat lunak berbasis sumber terbuka (open source) seperti MeeGoo yang akan melengkapi produk-produk prosesor dan cip buatan Intel.

Kita melihat aplikasi perangkat lunak dan sistem operasi menjadi krusial dalam 10 tahun mendatang sebagai sumber penting untuk menghadirkan berbagai produk futuristik. Kehadiran iPhone, iPad, dan ponsel berbagai merek berbasis Android, misalnya, telah mengubah jalannya bisnis teknologi komunikasi informasi.

Kita merasakan ada kepanikan di Nokia. Menurunnya pangsa pasar, terbatasnya terobosan untuk bersaing di pasaran global, serta kehadiran berbagai pemain baru tidak hanya perusahaan, tetapi individu-individu genius (seperti yang membuat Facebook atau Twitter) mengejutkan siapa saja di industri.

Intel sendiri terus berjuang ke luar untuk mampu menghadirkan terobosan penting di bidang komputasi, tidak lagi terkungkung pada tuntutan prosesor seri Atom yang laku seperti kacang goreng, tapi menjadi komoditas massal yang menyeret keseluruhan produk ke tingkat harga jual yang semakin rendah.

Apakah dalam kurun 30 tahun ke depan kita membutuhkan ponsel canggih dengan tampilan 3D dan berkomunikasi seperti di film Star Trek adalah pertanyaan yang menggelitik. Kalaupun mampu dihadirkan jenis komunikasi tiga dimensi, dunia yang bergerak sekarang condong menggunakan teks sebagai basis jejaring sosial berkomunikasi satu sama lain.

Satu hal yang pasti, teknologi komunikasi informasi adalah bidang yang tidak pernah berhenti inovasi. Selalu ada antitesa baru yang mencoba menjawab kebutuhan digitalisasi kita.

Komputer Bekas dan Bahayanya Bagi Lingkungan

Dalam diskusi di milis, ada topik yang mengutarakan dibukanya kembali impor komputer bekas karena dapat dimanfaatkan kalangan pendidikan yang dinilai belum mampu membeli komputer. Berbagai tindakan pencegahan impor komputer bekas dilakukan oleh pengurus Apkomindo sejak awal tahun 2000-an. Impor komputer bekas dinilai bisa membawa Indonesia menjadi tempat pembuangan limbah elektronik dan bila terus dibiarkan bisa merusak lingkungan Indonesia.

Apkomindo mendukung kebijakan Kementerian Perindustrian melakukan pelarangan impor komputer bekas dengan alasan apa pun. Terutama tindak pelarangan dengan alasan agar Indonesia jangan menjadi sasaran limbah elektronik, seperti yang terjadi di China, India, dan negara-negara Afrika. Karena terbukti, pada kandungan produk elektronik dan komputer mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Beberapa tahun yang lalu, impor komputer bekas pernah diizinkan melalui proses pengondisian terlebih dulu maupun langsung ditumpuk dalam peti kemas. Tindakan impor komputer bekas semula didukung tujuan mulia untuk mencerdaskan anak bangsa dan hanya digunakan di kalangan pendidikan. Kenyataannya terbukti nyaris dua per tiga total komputer bekas yang diizinkan masuk tidak dapat digunakan lagi.

Yang lebih menyakitkan lagi, komputer bekas dalam kondisi baik malahan ada yang masuk ke pasar, meleset dari tujuan semula. Dijual sebagai komputer bekas atau digunakan beberapa komponen pendukung secara diam-diam pada komputer rakitan yang dipasarkan sebagai komputer baru.

Komputer bekas biasanya dihibahkan atau dijual dengan harga murah untuk sekolah-sekolah di kota-kota kecil di Jawa maupun berbagai kota menengah di luar Pulau Jawa. Namun, setelah masa pakai komputer bekas berakhir, terjadi penumpukan limbah elektronik di kota-kota tersebut. Bukan hanya itu, sekolah-sekolah bahkan tidak menyadari telah menyimpan limbah elektronik yang tergolong B3.

Bekas dalam negeri

Sikap melunak Apkomindo terhadap pelarangan impor komputer bekas adalah tetap menyetujui penghibahan komputer bekas asal perusahaan-perusahaan dalam negeri ke sekolah-sekolah. Bahkan, beberapa tahun terakhir ini, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) sangat berpotensi melakukan pendistribusian hibah komputer bekas dari perusahaan-perusahaan di Indonesia dibagikan ke sekolah-sekolah untuk pendidikan anak didiknya.

Sama halnya dengan komputer bekas impor, hibah komputer bekas perusahaan-perusahaan di Indonesia ke sekolah-sekolah juga akan menimbulkan limbah elektronik bila masa pakainya berakhir. Hal ini yang belum pernah terpikirkan oleh perusahaan yang melakukan proses hibah maupun oleh Apkomindo dan AOSI.

Padahal, setiap produsen produk elektronik sudah selayaknya menerapkan program EPR (extended producer responsibility) dari hulu sampai hilir, menggunakan komponen yang ramah lingkungan dan wajib melakukan penarikan produk elektronik yang telah dipasarkannya untuk dikelola dengan baik dan benar.

Setiap kantor perwakilan pemegang merek di Indonesia umumnya hanya dibekali tanggung jawab bidang sales-marketing dan masalah pra-purnajual saja. Urusan limbah elektronik biasanya menjadi program principal negara asalnya. Alasannya, tidak ada dana EPR diberikan kepada kantor di Indonesia.

Nota kesepahaman

Pengimpor komputer bekas yang menyasar sekolah-sekolah wajib memikirkan dampak limbah elektronik. Bila ada perusahaan atau institusi bermaksud mengimpor komputer bekas, mereka selain memperhitungkan biaya impor dan pengapalan, wajib menganggarkan dana pengelolaan limbah elektronik.

Setiap upaya impor komputer bekas wajib melibatkan berbagai kementerian, mulai Kementerian Diknas, Perindustrian, Perdagangan, Keuangan, dan Lingkungan Hidup. Harus ada nota kesepahaman antara institusi pengimpor, kelima kementerian, dan perusahaan lingkungan yang telah memiliki fasilitas pengolahan limbah elektronik.

Hal sama perlu dilakukan perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berniat menghibahkan komputer bekas ke sekolah-sekolah, perlu menyisihkan anggaran ongkos angkut limbah elektronik dari sekolah-sekolah ke lokasi perusahaan lingkungan yang telah memiliki fasilitas pengolahan limbah elektronik yang baik dan benar.

Ini harus menjadi tanggung jawab pengimpor maupun perusahaan yang melakukan hibah sambil menunggu kesadaran produsen atau para pemegang merek produk elektronik dan komputer menerapkan program EPR dengan konsekuen.

Seharusnya pemerintah menjalankan peran melindungi masyarakat dan lingkungan dari limbah elektronik. Pemerintah tidak boleh membiarkan satu masyarakat pun terkena dampak pengelolaan limbah elektronik yang tidak benar. Pemerintah harus melindungi semua warga masyarakat untuk bisa selamat dari dampak limbah elektronik yang tergolong B3.

Sutiono Gunadi Pengurus Apkomindo dan AOSI

Telkom Flexi Luncurkan Android CDMA Pertama Di Indonesia

PT Telkom Indonesia Tbk melalui Divisi Flexi meluncurkan layanan internet untuk ponsel cerdas berbasis sistem operasi operasi Google Android.

“Flexi menjadi operator fixed wireless access (FWA) berbasis teknologi Code Division Multiple Access (CDMA) pertama di Indonesia yang meluncurkan layanan berbasis Android,” kata Deputy Commerce Telkom Flexi, Judi Achmadi, dalam siaran pers di Jakarta, Minggu.

Menurut Judi, untuk tahap awal program bundling akan dilakukan dengan penyedia ponsel IVIO. Setelah itu, Flexi juga segera menambah empat mitra lainnya, yaitu Hisense, Haier Mobile, ZTE, dan TiPhone.

“Hingga akhir tahun ini (2010), kami menargetkan bisa meraih 100.000 pelanggan baru Flexi dari bundling ponsel Android ini,” ujar Judi.

Ponsel cerdas Android IVIO DE80 difasilitasi, yaitu Marvel 624 Mhz CPU, CDMA 800Mhz (RUIM), High Resolution 3.2? 480 X 320 TFT LCD, Resistive Touch Screen, support stylus writing, Qualcomm 6085, EVDO Rev A, DL up to 3.1 mbps, UL up to 1.8Mbps.

IVIO juga dibekali 256 Flash ROM and 128Mb DRAM, WIFI, Bluetooth EDR 2.1, AGPS, G-Sensor, Android OS 1.5 dapat diupgrade menjadi Androud 2.1.

Pada gadget ini juga dibenamkan built-in kamera 3.2 MP, built-in Track Ball, dan Micro SD slot hingga 16GB, serta kapasitas baterai berkapasitas 1300Mah, dengan waktu bicara hingga empat jam, ddan 140 jam kondisi standby.

Judi menambahkan, peluncuran Flexi Android untuk memenuhi gaya hidup pelanggan, karena Android memiliki kelebihan sebagai Realtime Operating System dan mendukung ragam aplikasi yang dapat diunduh gratis lebih dari 100.000 aplikasi.

Judi optimistis layanan data Flexi Android bisa mencapai harapan jumlah pelanggan.

Mengingat layanan data Flexinet sudah menembus 1 juta pengguna aktif.

“Ini menandakan era data sudah benar-benar terjadi. Jika dulu era mulut dan telinga, sekarang eranya mata dan jari,” tegasnya.

Untuk menyemarakkan layanan Android, Telkom Flexi menggandeng 150 mitra penyedia konten untuk mengembangkan aplikasi Flexi di Google Android Market.

Aplikasi Flexi Market ini dijadwalkan hadir September mendatang dengan metode pembayaran lewat FlexiCash.

Saat ini Telkom Flexi telah melayani 16,2 juta pelanggan yang ditunjang oleh 5.800 unit infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) berbasis CDMA yang tersebar di seluruh Indonesia.

Judi menjelaskan, layanan Android yang disediakan Flexi mampu berjalan baik melalui teknologi CDMA 1X dengan kecepatan akses 153 Kbps.

Untuk pengembangan ke masa depan, Flexi akan mengupgrade teknologi jaringannya menjadi Evolution Data Only (EVDO) dengan memanfaatkan satu carrier di pita 800 MHz.

“Kami terus mengembangkan infrastruktur CDMA dengan teknologi lanjutan EVDO yang bisa menyediakan akses data hingga 3 Mbps. Akhir tahun nanti, layanan EVDO akan resmi kami hadirkan secara komersil di enam kota besar di Indonesia. Tunggu saja,” ujarnya.

Google Mengeluarkan Real Time Search Terbaru Untuk Twitter dan Facebook

Google kini punya layanan pencarian ‘real time’ dengan menampilkan hasil pencarian yang aktual, misalnya ‘postingan’ di Twitter atau jejaring sosial lainnya.

Google adalah mesin pencari yang digunakan oleh hampir semua orang untuk menemukan hampir semua topik.

Tetapi, seperti yang dikutip The New York Times, dengan berkembangnya situs berlayanan ‘real time‘, maka Bing dan Twitter Search menjadi lebih berguna untuk mereka yang ingin informasi cepat.

Ambil gempa bumi sebagai contoh. Untuk belajar tentang gempa bumi atau melihat rekaman tentang gempa bumi banyak orang yang akan mengunjungi Google.

Tetapi ketika sedang duduk di sofa dan tiba-tiba merasakan goncangan, sebagian besar dari mereka akan pergi ke Twitter untuk melihat apakah ada yang merasakan hal yang sama.

Dengan mengunjungi google.com/realtime, orang bisa menelusuri kejadian atau postingan yang dilaporkan beberapa detik yang lalu melalui Twitter, Facebook, Buzz, Friendfeed, MySpace, Jaiku, dan Identi.ca.

Teknologi baru google itu hadir setahun setelah Google diizinkan mengakses aliran data Twitter. Baik Google maupun Bing sejak Oktober 2009 telah membayar untuk data dari Twitter.

Bing menayangkan hasil penelusuran ‘real time’-nya dengan cepat di laman bing.com/social. Sementara Google perlu lebih banyak waktu untuk menayangkan hasil pencariannya dan memasukannya ke halaman utamanya hanya ketika topik itu memiliki elemen ‘real time’.

Misalnya, jika melakukan pencarian tentang topik Tiger Woods hari ini mungkin akan ditemukan banyak ‘postingan’ tentang turnamen maupun perceraiannya. Tetapi silakan coba lagi di lain waktu, mungkin tidak akan ditemukan hasil pencarian yang ‘real time‘.

Menurut Dylan Casey, manajer produk Google, orang akan menggunakan google.com/realtime ketika mereka ingin mencari topik tertentu yang sedang hangat dibicarakan atau saja baru terjadi.

“Fokus kami selalu pada menyediakan jawaban yang paling tepat dan kadang kala jawaban yang tepat datang dari indeks pencarian real time,” Casey menjelaskan.

“Tetapi kadangkala para pengguna tahu betul apa yang mereka cari dan menginginkan hasil ‘real time’,” sambung Casey.

Hasil pencarian bisa disaring dengan lokasi dan mendaftar untuk mendapat pemberitahuan melalui akun email. Dalam beberapa kasus mereka bisa melihat obrolan antara beberapa pengguna Twitter, sesuatu yang sulit dilakukan di situs Twitter sendiri.

Hasil pencarian real time Google berdasarkan banyak elemen seperti berapa banyak ‘follower’ atau teman dari pemilik akun itu, seberapa sering topik itu ditulis, dan berapa kali orang memposting kembali tulisannya.

“Kami mencoba untuk menyeimbangkan kekinian dalam arti menyediakan hasil pencarian real time yang terkini dan juga yang berkualitas,” pungkas Casey.

Symantec Rilis Symantec Anti Virus Protection Suites Terbaru

Symantec Corp merilis solusi Symantec Protection Suites terbaru untuk menyatukan manajemen keamanan informasi di seluruh infrastruktur Endpoint, Gateway dan Server dan memberikan perlindungan terfokus untuk lingkungan Enterprise.

“Symantec Protection Suites terbaru sangat cocok untuk para pelanggan enterprise yang harus melindungi infrastruktur dan informasi mereka secara efektif,” kata Wade Wyant, president ITS Partners.

Dalam pers rilisnya, Symantec Protection Center akan menyederhanakan manajemen informasi keamanan dengan akses yang terkonsolidasi terhadap ancaman, keamanan dan operasional, dan pelaporan.

“Akses terpadu ke manajemen infrastruktur keamanan dan pelaporan dalam Protection Center, serta kemampuan drop and drag workflow membuat para klien kami dapat dengan cepat mengintegrasikan solusi tersebut ke dalam lingkungan mereka.”

Selain itu, terdapat dua opsi tambahan untuk hosting keamanan email dan Web dari Symantec Hosted Services yang menghadirkan kekuatan komputasi awan bagi para pengguna Symantec Protection Suite.

Rencana paket software keamanan baru tersebut termasuk dibawah ini, Symantec Protection Suite Enterprise Edition for Endpoints membuat TI dapat secara efektif mengelola resiko TI bisnis dengan mengurangi profil resiko advanced persistent threats (APT), seperti Hydraq.

Paket software ini fokus pada keperluan-keperluan khusus administrator desktop, dengan menyediakan manajemen inventaris aset, keamanan endpoint, kerahasiaan data dan perlindungan kehilangan data serta mengelola manajemen.

Symantec Protection Suite Enterprise Edition for Gateway menjaga kerahasiaan data dan produktivitas karyawan dengan menciptakan suatu lingkungan pengiriman pesan, Web dan jaringan yang terlindungi.

“Dengan pendekatan terhadap paket software perlindungan ini para pelanggan dapat merealisasikan nilai penuh dari kemampuan perlindungan yang ditawarkan dalam setiap paket software, sehingga mereka lebih mudah menyelesaikan permasalahan keamanan,” kata Eric Lam, Sales Director, Enterprise, Endpoint Security Group, APJ Specialist Sales, Symantec.

Symantec Protection Suite Enterprise Edition for Servers memberikan perlindungan lengkap dengan performa tinggi di manapun TI membutuhkannya. Paket software ini merupakan solusi lengkap untuk administrator server dan aplikasi dan menerapkan banyak teknologi perlindungan untuk mengamankan berbagai jenis server, meliputi platform dengan virtualisasi, Windows, Linux, dan Unix.

“Paket software enterprise terbaru Symantec untuk Endpoint, Gateway, dan Server menawarkan perlindungan mendalam yang dibuat khusus untuk area-area spesifik dalam infrastruktur TI tersebut,” kata Lam.

Symantec adalah pemimpin global di bidang penyediaan solusi keamanan, penyimpanan dan pengelolaan sistem untuk membantu konsumer dan perusahaan dalam mengamankan dan mengelola dunia mereka yang dikendalikan oleh informasi.

Perangkat lunak dan layanan kami melindungi dari lebih banyak resiko di lebih banyak titik, secara lebih lengkap dan efisien, sehingga memberi rasa percaya diri di manapun informasi digunakan atau disimpan.