Category Archives: Yahoo

Kisah Karyawan Yahoo Yang Dipaksa Bekerja Keras dan Melayani Hasrat Seks Direktrisnya

Yahoo bersiap membela salah satu eksekutifnya yang digugat karena pelecehan seks. Eksekutif bernama Maria Zhang itu diseret ke ranah hukum oleh mantan karyawan perempuannya, Nan Shi. Seperti apa cerita versi Nan Shi soal pelecehan seks tersebut? Yahoo sendiri sangat yakin, Zhang yang menjabat sebagai Senior Director of Engineering Yahoo ini tidak bersalah dan tuduhan Nan Shi tidak ada buktinya. Tapi Nan Shi mengklaim Zhang benar-benar melecehkannya.

“Zhang mengatakan Shi akan punya karir cemerlang di Yahoo jika dia mau berhubungan intim dengannya. Zhang juga mengatakan dia bisa mengambil semuanya dari Shi, termasuk pekerjaannya, sahamnya dan masa depannya jika tidak mau memenuhi keinginannya,” demikian tertera dalam dokumen pengadilan.

Dalam wawancara dengan San Jose Mercury News, Nan Shi mengisahkan semuanya berawal pada suatu malam di mana dia dipaksa melayani keinginan Zhang. Keduanya memang pernah tinggal bersama di perumahan Yahoo, tapi untuk alasan saling membantu dalam pekerjaan. “Aku sedang tidur lelap suatu pagi, di sofa karena dia tidur di kasurku, ketika dia tiba tiba datang dalam kondisi tanpa busana, membangunkan dan menciumku,” klaim Nan Shi.

“Aku terbangun dan ketakutan. Dia berkata bahwa dia menyukaiku sejak lama. Aku pun mengatakan kami hanyalah teman, bukan pacar,” lanjutnya lagi. Nan Shi menyatakan dia terpaksa beberapa kali memenuhi tuntutan Zhang, misalnya melakukan oral seks. Selain itu, kadang juga diminta bekerja terlalu keras

“Zhang memaksanya bekerja berjam-jam dan menulis email pekerjaan pada akhir pekan di apartemen, kadang-kadang sesudah melakukan seks,” demikian tertera dalam dokumen gugatan.

Lama kelamaan, Nan Shi tidak tahan dan menolak kemauan Zhang. Zhang pun marah dan memberi penilaian buruk soal kinerjanya. Nan Shi mengklaim, dia sudah coba melapor tindakan atasannya itu pada Yahoo, tapi tak dipedulikan. Ia malah diberhentikan dari Yahoo. Nan Shi yang merasa diperlakukan sewenang-wenang pun langsung mengajukan gugatan hukum. Dia mengatakan sebenarnya ingin melapor sejak lama, tapi khawatir dipecat. Kini dia sudah diberhentikan sehingga tidak ragu lagi menuntut mantan bosnya.

Di pihak lain, Yahoo berniat membela Zhang habis-habisan dari tuduhan pelecehan seks yang baru saja menimpanya. Yahoo sangat yakin Maria tidak bersalah. “Sama sekali tidak ada dasar atau kebenaran dalam tuduhan terhadap Maria Zhang. Maria adalah eksekutif teladan Yahoo dan kami berniat membersihkan namanya,” kata perwakilan Yahoo.

Advertisements

Eksekutif Wanita Yahoo Digugat karena Pelecehan Seksual

Seorang eksekutif wanita Yahoo Inc digugat oleh mantan bawahannya untuk kasus pelecehan seksual. Maria Zhang, direktur senior teknik di Yahoo Mobile, digugat oleh Nan Shi yang bekerja sebagai insinyur perangkat lunak utama di Yahoo dari Februari 2013. Gugatan diajukan pada tanggal 8 Juli di pengadilan Santa Clara, California.

Dalam gugatannya, Nan menuduh Zhang memaksanya secara lisan dan digital berhubungan intim dengannya pada beberapa kesempatan di Sunnyvale, California. Ia dijanjikan akan memiliki “masa depan yang cerah” di Yahoo jika berhubungan intim dengan Zhang. Dalam gugatannya, Nan juga menyebut Yahoo sebagai tergugat kedua.

Zhang mendirikan perusahaan ponsel sendiri, Alike, sebelum diakuisisi oleh Yahoo pada tahun 2013. Menurut profil LinkedIn-nya, dia juga bekerja di Microsoft dan Zillow sebelum bergabung dengan Yahoo.

Dalam pengaduan tersebut, Shi menuduh Zhang menilai kinerjanya buruk untuk kuartal kedua dan ketiga 2013. Dalam gugatan itu, ia menuduh bagian sumber daya manusia Yahoo lalai untuk tidak melakukan investigasi atas keluhannya.

Mengomentari gugatan itu, perwakilan Yahoo menyebut apa yang dikatakan Nan sama sekali tak berdasar. “Tuduhan atas Maria Zhang sama sekali tak benar. Maria adalah seorang eksekutif Yahoo teladan, dan kami akan berjuang keras untuk membersihkan namanya,” katanya.

Ribuan Username dan Password Yahoo DIbobol Heartbleed

Lubang Heartbleed yang baru ditemukan menyita banyak perhatian. Sebab, celah tersebut memungkinkan peretas untuk membajak username dan password pengguna.

Celah pada sistem enkripsi OpenSSL itu sudah memakan korban, sebut saja Yahoo. Seorang peretas mengklaim bisa mengintip data pengguna layanan Yahoo hanya dalam waktu 5 menit.

“Dengan bug Heartbleed, saya bisa mengungkap username dan password Yahoo,” kicau Ronald Prins pakar keamanan internet dari lembaga Fox-IT.

“Hanya tinggal menjalankan script Heartbleed, saya bisa membongkar 200 akun email Yahoo,” tambahnya, sembari menyertakan bukti temuan yang sudah disensor.

Yahoo mengakui hal ini. Celah Heartbleed telah menodai sistem proteksi yang mereka bangun untuk layanan seperti Yahoo Homepage, Yahoo Search, Yahoo Mail, Yahoo Finance, Yahoo Sports, Yahoo Food, Yahoo Tech, Flickr, dan Tumblr.

Namun dengan sigap, para pengelola layanan Yahoo langsung memperbaiki kerentanan tersebut.

“Sesaat setelah mendengar informasi itu, kami langsung memperbaikinya,” tulis keterangan Yahoo

Yahoo! Diakses Oleh Lebih Dari 800 Juta Pengguna

Data Yahoo! menunjukkan lebih dari 800 juta penggunanya di seluruh dunia mengakses Yahoo! lewat komputer per bulan pada 2013. Angka tersebut dicapai menyusul adanya pertumbuhan sebanyak 20 persen dalam 15 bulan. “Secara umum, pageview lebih besar di komputer karena orang senang mengakses situs di layar yang lebih besar,” ujar Country Editor and Head of Audience Yahoo! Indonesia, Dodi Ibnu Rusydi, di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2014.

Menurut dia, perangkat yang dipilih untuk mengakses Yahoo! tergantung pada kebiasaan penggunanya. Faktor lain adalah tipe konten yang dipilih. Misalnya, konten hiburan dianggap lebih nyaman diakses lewat perangkat bergerak. Dodi mengatakan konten yang paling disukai pengunjung Yahoo! Indonesia sepanjang 2013 adalah berita, hiburan, dan current affair. Dalam menyediakan konten informasi, Yahoo! Indonesia menggandeng sekitar 30 mitra. “Sebisa mungkin kami menghadirkan konten dari semua kategori,” ujarnya.

Adapun jumlah pengguna yang mengakses Yahoo! lewat perangkat bergerak di seluruh dunia mencapai 400 juta per bulan pada 2013. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan ponsel pintar dan sabak digital secara global. Meningkatnya jumlah kunjungan ke situs Yahoo! ditunjang oleh beragam pengembangan. Salah satu yang baru mereka hadirkan yaitu penyegaran pada homepage atau laman utamanya. Lewat penampilan barunya, Yahoo! membebaskan pengguna untuk mengatur konten sesuai dengan selera dan kebutuhan.

Dodi mengatakan tampilan yang personal membuat pengguna Yahoo! merasa seperti memasuki rumah sendiri. Unsur personal dinilai memenuhi kebutuhan sosial pengguna, yakni mengatur laman akun berita sesuai dengan selera pribadinya. Yahoo! Indonesia memperbarui homepage atau laman utamanya dengan format yang lebih personal. Melalui penampilan baru Yahoo!, Anda bisa mengatur konten berita sesuai selera dan kebutuhan. Tampilan baru ini sudah bisa dinikmati mulai Senin, 23 Februari 2014.

“Kami ingin menyegarkan pengalaman pengguna agar lebih menghibur,” ujar Country Editor and Head of Audience Yahoo! Indonesia, Dodi Ibnu Rusydi, di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2014.

Dodi mengatakan tampilan yang personal membuat pengguna Yahoo! merasa seperti memasuki rumahnya sendiri. Unsur personal dinilai memenuhi kebutuhan sosial pengguna, yakni mengatur laman akun berita sesuai dengan selera pribadinya. Adapun dalam soal konten iklan, Yahoo! memastikan tidak menghadirkan iklan dalam bentuk pop-up yang muncul sewaktu-waktu. “Kami tidak akan menghadirkan iklan yang mengganggu pengguna Yahoo!,” ujar Dodi.

Untuk bisa mengatur laman utama agar sesuai dengan keinginan, Anda harus log in terlebih dahulu lewat akun Yahoo! Mail. Anda cukup mengarahkan kursor tetikus ke bagian pojok kanan atas berita yang muncul di laman utama. Jika Anda tidak ingin melihat berita yang muncul, cukup klik pilihan “Hapus”. Berita yang dihapus dapat ditampilkan kembali dengan memilih tulisan “Tidak Jadi”.

Ada juga pilihan untuk menyimpan berita. Caranya, dengan mengeklik tanda “Y”. Cara ini digunakan jika sewaktu-waktu Anda ingin membacanya kembali. Secara otomatis, berita akan tersimpan di tempat penyimpanan pribadi. Yahoo! juga memudahkan Anda untuk mengetahui berita mana saja yang sudah dibaca. Judul berita yang sudah dibaca akan muncul dengan warna yang berbeda dengan berita yang belum dibaca.

Hadirnya tampilan baru ini diharapkan memacu tingkat pertumbuhan pengguna Yahoo! dan total page view atau kunjungan ke situsnya di Indonesia. Namun Dodi enggan menyebutkan berapa target yang diharapkan. Tampilan baru Yahoo! sudah lebih dulu meluncur di negara asalnya, Amerika Serikat, yakni sejak awal Februari 2013. Dodi mengatakan jeda waktu yang cukup lama dengan peluncurannya di Indonesia disebabkan oleh keinginan perusahaan itu untuk melihat sejauh mana tanggapan pengguna Yahoo! terhadap laman utama barunya. “Sebab, Amerika Serikat merupakan pasar terbesar bagi Yahoo!.”

Cara Menyelamatkan Email Yahoo Yang Dihack

Yahoo! mengumumkan adanya peretasan terhadap username dan password sebagian pengguna akun Yahoo!Mail, layanan surat elektronik mereka. Tidak disebutkan berapa jumlah pengguna yang menjadi korban. Belum diungkapkan secara detail siapa yang berada di balik peretasan tersebut. “Pihak ketiga sementara ini dianggap bersalah,” ujar seorang sumber yang dikutip Forbes, Jumat 31 Januari 2014.

Meski penyedia keamanan digital berlomba-lomba mengklaim mampu memberikan proteksi maksimal, namun kendali ada di tangan pengguna. Berikut tips mencegah dan melindungi akun pribadi di dunia maya yang dirangkum Forbes. Hindari penggunaan satu password sama.

Banyak orang malas memikirkan kombinasi angka atau huruf untuk membuka akun mereka. Akibatnya, mereka hanya mengandalkan satu password di berbagai layanan. Padahal cara ini bisa menjadi peluang bagi peretas untuk mencuri data pribadi.

Pilih password dengan kombinasi yang sulit ditebak
Urutan angka 123456 menjadi yang kata kunci terpopuler di dunia. Buatlah kombinasi angka, huruf, dan karakter untuk meminimalkan peluang bagi pencuri data. Jika kesulitan mengingat susunan password, seimbangkanlah komposisi angka, huruf, serta karakter lainnya.

Perbarui password secara berkala
Meski tidak perlu rutin secara periodik, sebaiknya jangan gunakan satu password untuk waktu yang lama. Perbarui juga kalimat pertanyaan untuk membuat password. Pertanyaan mudah seperti “Di mana Anda dilahirkan?”, merupakan peluang terjadinya pencurian data pribadi.

Gunakan fitur pengaturan password
Fitur pengaturan atau password manager dapat memberikan alternatif pilihan kombinasi yang unik dan tahan terhadap ancaman peretasan lewat database. Cara ini juga baik digunakan bagi pengguna yang tidak cukup memiliki kekuatan memori mengingat kombinasi password.

Mendaftar ke jasa perlindungan dunia maya
Kini banyak jasa yang menawarkan informasi mengenai username dan password yang riskan terhadap pencurian data. Meski tidak seluruhnya ditampilkan, setidaknya pengguna bisa memperoleh referensi untuk melindungi akun mereka. Jasa semacam ini juga akan memberikan notifikasi mengenai kapan sebaiknya pengguna memperbarui username dan password.

Tidak hanya Yahoo!, pencurian data pribadi juga menimpa pengguna media sosial Snapchat. Akhir 2013 lalu, sebanyak 4,6 juta username dan nomor telepon pengguna Snapchat dibobol dan kemudian dibocorkan oleh peretas anonim.

Lagi …. Email Yahoo Diretas Oleh Hacker

Yahoo! mengakui bahwa username dan kata sandi (password) pengguna layanan email telah dicuri dan digunakan oleh peretas untuk masuk ke sejumlah akun atau situs lain. Namun Yahoo! menolak memberitahukan berapa banyak jumlah username dan password pengguna layanan Yahoo! Mail yang berhasil dicuri.

Yahoo! adalah layanan email terbesar kedua di seluruh dunia setelah Gmail milik Google. Menurut perusahaan riset comScore, setidaknya ada 273 juta akun email Yahoo! di seluruh dunia, dan 81 juta di antaranya berada di Amerika Serikat. Perusahaan asal California, Amerika Serikat, itu menduga username dan password yang dicuri bukan berasal dari sistem Yahoo! sendiri, tapi dari basis data pihak ketiga.

Dalam blog resmi Yahoo! yang dikutip dari laman Mail Online, Jumat 31 Januari 2014, perusahaan sedang mengganti ulang password dan akun yang diretas dan mengupayakan “langkah-langkah tambahan untuk memblokir serangan lebih lanjut”. “Berdasarkan penelusuruan kami, daftar username dan password yang digunakan untuk mengeksekusi serangan itu kemungkinan dikumpulkan dari database pihak ketiga,” kata Yahoo! dalam pernyataan blognya. Mereka, lanjutnya, tak menemukan bukti bahwa data-data yang dicuri berasal langsung dari sistem milik Yahoo!.

“Kami menyesal hal ini terjadi dan ingin meyakinkan kepada para pengguna bahwa kami mengamankan data mereka dengan sangat serius,” tulis Yahoo!.

Dengan mencuri nama asli dari folder yang telah terkirim (sent folder), peretas membuat pesan palsu agar tampak lebih meyakinkan bagi penerima. Bahaya yang lebih besar lagi adalah ketika akses ke akun email digunakan untuk mencuri informasi dari situs seperti perbankan. Sebab, kebanyakan situs online menggunakan alamat email untuk mengganti password. Peretas akan mencoba masuk ke situs-situs tertentu dengan menggunakan alamat email Yahoo!, dan meminta pengingat password dikirimkan lewat email.

Pihak Yahoo! sendiri mengaku saat ini sudah bekerja sama dengan pemerintah federal setempat untuk menyelidiki pelanggaran tersebut. Perusahaan juga akan menghubungi pengguna yang datanya dicuri, namun belum mau mengungkapkan berapa banyak yang dianggap berisiko. “Kami mengganti ulang password dan akun yang terkena dampak, dan kami menggunakan verifikasi sign-in kedua agar pengguna dapat mengamankan akun mereka,” kata Yahoo! dalam sebuah pernyataan. Untuk mengantisipasi terjadinya kebocoran serupa, pihak Yahoo! meminta pengguna layanan email untuk segera mengganti password mereka.

Berkat CEO Cantik Kini Yahoo Bisa Kalahkan Google Di Amerika Serikat

Berbagai terobosan yang dilakukan oleh CEO Yahoo yang berparas cantik, Marissa Mayer, akhirnya membuahkan hasil.

Untuk pertama kalinya dalam lima tahun terakhir, Yahoo berhasil mendominasi lalu lintas internet di Amerika Serikat yang selama ini dikuasai oleh Google.

Google, sejak April 2008, selalu menduduki peringkat teratas jumlah kunjungan ke situs-situs web AS. Sementara, Yahoo hanya dapat menempel di posisi kedua atau ketiga Tak sekalipun, Yahoo berhasil mengalahkan Google.

Kabar mengejutkan ini dirilis oleh ComScore di laporan bulanan “Top 50 Internet AS”, Rabu (21/8/2013), seperti dikutip dari Cnet.

ComScore mencatat pada bulan Juli lalu, Yahoo berhasil menjadi nomor satu dengan capaian 196.564.000 kunjungan. Sedangkan Google yang terdepak ke posisi kedua dengan capaian 192.251.000 kunjungan.

Keberhasilan Yahoo ini, disebut Marketing Land, tak lain disumbang oleh situs blogging Tumblr, yang dibeli Yahoo pada bulan Mei lalu. ComScore sendiri sebenarnya masih menghitung trafik Tumblr sebagai situs web terpisah. Tumblr sendiri berada di peringkat ke-38 dengan 38.367.000 kunjungan.

Meski trafiknya dihitung terpisah, Tumblr ternyata telah menyumbang jumlah kunjungan untuk Yahoo. Ini terungkap dari catatan ComScore untuk Tumblr, yang menyebutkan “beberapa bagian dari trafik (Tumblr) telah dibagikan ke entitas situs lainnya”.

Hasil positif dari berbagai gebrakan Marissa Mayer ini tentu akan membuat pemegang saham dan karyawan Yahoo tersenyum. Pencaplokan beberapa perusahaan startup oleh Yahoo yang awalnya diragukan ternyata berbuah manis.