Monthly Archives: March 2012

Google Segera Luncurkan Lemari Virtual GDrive

Google berencana meluncurkan GDrive, sebuah penyimpanan online atau “lemari” virtual tempat menaruh data.

“Rencananya, layanan itu akan dirilis pekan pertama, April nanti,” kata blogger Om Malik, mengutip sumbernya di Google.

Seperti dilansir Dailymail, Kamis, 29 Maret 2012, jenis data yang dapat disimpan dalam Google Drive seperti video, dokumen, dan musik. Selama ini, raksasa mesin pencari itu baru menyediakan Google Documents dengan kapasitas sebesar 1 gigabita.

Dengan layanan ini, pengguna gadget apa pun bisa menyimpan dan mengambil data yang mereka letakkan di “lemari” virtual, kapan dan di mana saja, asalkan terkoneksi ke Internet.

Di samping Google, Apple dan Microsoft sudah menyediakan layanan sejenis bernama iCloud dan Office 365. Begitu juga dengan Dropbox.

Dikonfirmasi terkait GDrive, Google menolak berkomentar.

Advertisements

Pemerintah Meminta Google Buka Data Center Di Indonesia Karena Penyedia Layanan Komunikasi Indonesia Sudah Menyerah Hadapi Lonjakan Data Ke Luar Negeri

Pemerintah meminta Google untuk membangun data center di Indonesia. Penyataan itu diungkapkan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Perdagangan Kementerian Perdagangan Bachrul Chairi saat acara seremonial pembukaan kantor perwakilan Google di Indonesia.

Dengan Google membangun data center di Indonesia, biaya koneksi Internet bagi perusahaan telekomunikasi Indonesia bisa menjadi jauh lebih murah dan akan meningkatkan keuntungan bagi pemain telekomunikasi Indonesia. Sedangkan bagi pemakai internet, keuntungan yang didapat hanya berupa kecepatan membuka halaman utama google makin cepat.

Infrastruktur didalam Indonesia dianggap sudah mampu untuk mendukung pembangunan data center. Kementerian Perdagangan juga sudah meminta secara langsung agar Google membangun data center di Indonesia. Sedangkan untuk membangun infrastruktur jaringan keluar negeri memerlukan biaya tinggi dan keuntungan yang kecil apalagi banyak industri telekomunkasi terbiasa mengambil untung besar dan tidak efisien dalam mengelola teknologi.

Bachrul mengatakan Indonesia merupakan pasar yang menarik bagi pelaku usaha global, tidak terkecuali Google. Dengan jumlah penduduk 240 juta, pertumbuhan Internet 30 persen per tahun serta pertumbuhan ekonomi yang positif menjadi ‘pesona’ bagi pebisnis global meski tingkat belanjanya masih rendah.

Menanggapi permintaan Menteri Gita tersebut, Country Head Google Indonesia Rudy Ramawy mengatakan Google sudah membangun data center di Singapura, Taiwan, dan Hong Kong. “Itu untuk melayani kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia,” katanya.

Rudy mengatakan, dengan pembangunan data center di tiga negara itu, akan meningkatkan pengalaman ber-Internet pengguna di kawasan Asia Pasifik. “Menjadi lebih baik dan lebih cepat dalam menggunakan informasi yang disajikan Google,” katanya.

Daftar Lowongan Pekerjaan Di Google Indonesia

Raksasa mesin pencari, Google Indonesia, membuka lowongan untuk pembukaan kantor baru di Indonesia. Dalam siaran pers yang diterima Tempo, Jumat, 30 Maret 2012, Google Indonesia membuka sejumlah posisi untuk kantor Jakarta.

Keterangan lengkap bisa dilihat di alamat http://www.google.co.id/jobs. Di kawasan Asia Tenggara, ini adalah kantor keempat Google. Perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergei Brin itu telah menancapkan kekuatannya di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Di Indonesia, Google Inc menunjuk Rudy Ramawy sebagai Country Head. Rudy adalah mantan Direktur Programming dan Produksi di RCTI.

Rudy pernah juga bekerja untuk Procter & Gamble, Sony Music Entertainment, Warner Music, dan Axis Telecom Indonesia.

Pembukaan kantor Google dijadwalkan akan dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Namun, ternyata dua orang menteri itu batal hadir.

Google resmi mengumumkan kehadirannya di Indonesia pada hari ini, Jumat (30/3/2012). Pembukaan kantor tersebut menandai keseriusan Google untuk berinvestasi di Tanah Air.

Google hadir di Indonesia adalah agar Google bisa lebih dekat dengan mitra-mitranya di Indonesia, seperti developer, pengiklan, dan operator. Selain itu, Google juga menawarkan layanan internet yang membuat kegiatan sehari-hari para pengguna di Indonesia menjadi lebih mudah.

“Sebetulnya Google masuk Indonesia sudah sejak lama, yakni sejak diresmikannya Google.co.id. Peresmian tim Google Indonesia merupakan strategi lanjutan dari apa yang sudah dilakukan Google untuk Indonesia, untuk menambah pengalaman berinternet masyarakat Indonesia,” ujar Rudy Ramawy, Country Head Google Indonesia, dalam jumpa pers di Gedung Cyber 2, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Layanan berbahasa Indonesia yang telah dimiliki Google adalah Google Maps Indonesia, Google Terjemahan, dan juga toko Chrome Web Store yang diluncurkan bulan Februari 2012 lalu. Dalam Web Store ini, Google telah merangkul developer-developer lokal untuk mengembangkan aplikasi buatannya.

Google Akan Buka Toko Online Khusus Tablet

Google Inc berencana untuk membuka sebuah toko online untuk menjual tablet PC langsung kepada konsumen. Demikian laporan di The Wall Street Journal pada Kamis.

Toko online akan menawarkan tablet yang dibuat oleh Samsung Electronics Co dan Asustek Computer Inc berbasis perangkat lunak Android, menurut laporan, yang mengutip sumber anonim. Google menolak memberikan komentar.

Google secara singkat sukses menjual smartphone Android yang didesain khusus – Nexus One – langsung ke konsumen pada tahun 2010. Namun toko itu ditutup setelah beroperasi selama empat bulan, dengan alasan tidak sesuai harapan.

Google sekarang bergantung pada mitra ritel dan operator untuk menjual smartphone Android yang dibuat oleh berbagai produsen handset. Android telah menjadi nomor satu dalam sistem operasi untuk smartphone, menyusul iPhone buatan Apple Inc. Namun Apple masih mendominasi pasar untuk layar sentuh komputer tablet dengan iPad sebagai andalannya.

Google berancang-ancang untuk melakukan co-branding dengan beberapa merek tablet untuk dijual di toko mereka. Dengan begitu, mereka akan bisa menyajikan harga yang kompetitif, paling tidak dibanding Kindle Fire yang saat ini dipasarkan hanya seharga USD 199 saja.

Acer Luncurkan Tablet Quad Core Harga Murah

Acer tak gentar dengan ingar-bingar peluncuran tablet teranyar Apple, New iPad. Vendor yang berbasis di Taiwan itu meluncurkan Iconia Tab A510, tablet quad core pertamanya, Kamis, 22 Maret 2012.

Dikutip dari PC World, tablet Android 4.0 ini menggunakan prosesor Tegra 3 quad core milik Nvidia, yang memiliki CPU Cortex-A9. Dengan kemunculan tablet ini Acer telah mengikuti langkah Lenovo dan Asus yang telah lebih dulu meluncurkan tablet Android berotak empat.

Iconia Tab A510 memiliki bentang layar 10,1 inci dan resolusi 1280 x 800 piksel, yang dapat menampilkan gambar atau video dengan resolusi hingga 720 piksel.

Acer menyatakan tablet ini didesain terutama untuk aktivitas menonton video dan bermain game. Dua aktivitas ini membutuhkan daya tahan baterai yang kuat dan Acer mengklaim tablet ini mampu bertahan hingga 12 jam ketika menonton video.

Tablet ini juga telah dilengkapi dengan port micro-HDMI dan micro-USB 2.0, card reader microSD, RAM sebesar 1 GB dan kapasitas penyimpanan 32 GB. Kamera depan 1 megapiksel dan kamera belakang 5 megapiksel juga telah ditanamkan dalam perangkat ini.

Acer membuka pendaftaran pre-sale Iconia Tab A510 untuk wilayah Amerika dan Kanada dengan harga US$ 449,99, atau sekitar Rp 4,1 juta. Namun Acer belum memberikan informasi apakah tablet ini akan dipasarkan untuk belahan dunia lain.

Daftar 23 Antivirus Terbaik Untuk Android

Pengujian ulang terhadap 41 aplikasi anti-virus di platform Android menunjukkan hanya 23 aplikasi yang secara efektif menghambat laju ancaman virus ataupun perangkat lunak berbahaya (malware).

“Beberapa bagian dalam laporan dan metodologi tes kami dianggap tidak tepat atau cacat oleh pihak pengembang,” kata Andreas Marx, Pemimpin AV-Test–salah satu lembaga penguji keamanan teknologi informasi independen di Jerman.

Pengujian yang dilakukan AV-Test terfokus pada kemampuan aplikasi untuk menahan jaringan malware dibanding serangan per satuan.

Dalam laporan yang dipublikasikan 15 Maret, AV-Test menyebut 10 perusahaan penyedia antivirus terbaik yang mampu mendeteksi lebih 90 persen malware di platform Android.

Kesepuluh perusahaan itu adalah Avast, Dr. Web, F-Secure, Ikarus, Kaspersky, Lookout, McAfee, MYAndroid (MYMobile Security), NQ Mobile/NetQin, dan Zoner.

Sisanya, sebanyak 13 produk mampu mendeteksi 65 hingga 90 persen malware yaitu AegisLab, AVG Mobilation, Bitdefender, BullGuard, Comodo, ESET, Norton/Symantec, QuickHeal, Super Security, Total Defense, Trend Micro, Vipre/GFI, dan Webroot.

“Produk-produk itu (13 produk di atas) berpotensi menjadi produk terbaik. Mereka hanya gagal mendeteksi satu atau dua jaringa malware yang mungkin tidak bisa dicegah pada kondisi tertentu,” tulis AV-Test dalam laporannya.

Cara Melakukan Bedah Forensik Sebuah Website

Polisi mengaku butuh waktu panjang untuk menguji forensik secara digital situs pembunuh bayaran, apakah memiliki muatan pidana atau tidak. “Kami akan minta saksi ahli untuk membuka situs ini dengan jelas,” kata juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, Rabu, 14 Maret 2012.

Pemeriksaan oleh saksi ahli tersebut juga untuk mencari keterlibatan tersangka S dalam situs tersebut. Salah satunya dengan menelusuri rekam jejak akun surat elektronik (e-mail) dan provider telepon yang digunakan tersangka.

Saud mengatakan proses tersebut tak semudah yang dibayangkan. Sebab cukup sulit untuk membaca bukti-bukti forensik secara digital. “Jadi tidak seperti baca laporan bisa,” ujarnya.

Tapi, dalam jejak rekam kartu provider ponsel yang digunakan tersangka, ditemukan bukti keterlibatannya, maka polisi akan segera menindak tegas. “Sebab, kalau sudah terbukti, tersangka tidak bisa mengelak lagi,” ujarnya.

Sebelumnya tim Forensik Cyber Crime Mabes Polri tengah membedah isi informasi dalam laptop dan sim card ponsel tersangka pembuat situs atau blog pembunuh bayaran. Penyelidikan ini merupakan langkah pembuktian keterlibatan tersangka berinisial S, yang hingga saat ini terus menyangkal perannya dalam kejahatan ini.

Menurut Saud, polisi kesulitan menemukan peran dari tersangka yang saat ini sudah diamankan di Polrestabes Bandung. Selain penyangkalan tersangka, dalam dunia maya, peran tersangka tidak terlihat jelas karena penggunaan akun yang menggunakan id, nama samaran, atau kode. “Sulit, karena tidak langsung menunjuk pada nama asli,” kata Saud.

Polisi, kata Saud, tidak akan bertopang pada bantahan dan pengakuan tersangka. Kepolisian akan tetap berpegang pada alat bukti dan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap peran dan keterkaitannya dengan fakta lainnya.

Tersangka S sendiri, menurut Saud, diamankan kepolisian berdasarkan penelusuran sejumlah data dalam blog pembunuh bayaran tersebut, yang secara kuat dan meyakinkan mengarah pada pegawai di sebuah perusahaan swasta PT SPU itu.

Sebelumnya tim khusus Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Polrestabes Bandung telah berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga pembuat blog pembunuh bayaran. Kepolisian, berdasarkan penelusuran nomor telepon dan e-mail yang tercatat dalam situs, berhasil mengamankan seseorang yang diduga pemilik kedua data tersebut. Pria dengan inisial S ini diduga sebagai orang yang membuat situs pembunuh bayaran, yang aktif sejak 2008 hingga saat ini.

Tim Forensik Cyber Crime Mabes Polri tengah membedah isi informasi dalam laptop dan Sim Card ponsel tersangka pembuat situs atau blog pembunuh bayaran. Penyelidikan ini merupakan langkah pembuktian keterlibatan tersangka berinisial S yang hingga saat ini terus menyangkal perannya dalam kejahatan ini. “Tim Cyber Crime sedang memeriksa komputer, Sim Card, dan barang bukti lainnya,” kata juru bicara Polri Inspektur Jenderal Saud Usman Nasution, Senin 12 Maret 2012. “Nantinya kita akan dapat menemukan status dari tersangka S ini.” Menurut Saut, polisi kesulitan menemukan peran dari tersangka yang saat ini sudah diamankan di Polrestabes Bandung. Selain penyangkalan tersangka, dalam dunia maya peran tersangka tidak terlihat jelas karena penggunaan akun yang menggunakan id, nama samaran, atau kode. “Sulit karena tidak langsung menunjuk pada nama asli,” kata Saud.

Polisi, kata Saud, tidak akan bertopang pada bantahan dan pengakuan tersangka. Kepolisian akan tetap berpegang pada alat bukti dan terus melakukan penyidikan untuk mengungkap peran dan keterkaitannya dengan fakta lainnya.

Tersangka S sendiri, menurut Saud, diamankan kepolisian berdasarkan penelusuran sejumlah data dalam blog pembunuh bayaran tersebut yang secara kuat dan menyakinkan mengarah pada pegawai di sebuah perusahaan swasta PT SPU ini.

Sebelumnya Tim khusus Kepolisian Daerah Jawa Barat dan Polrestabes Bandung telah berhasil menangkap seorang pelaku yang diduga pembuat blog pembunuh bayaran. Kepolisian, berdasarkan penelusuran nomor telepon dan email yang tercatat dalam situs, berhasil mengamankan seorang yang diduga pemilik kedua data tersebut. Pria dengan inisial S ini diduga sebagai orang yang membuat situs pembunuh bayaran yang aktif sejak 2008 hingga saat ini.

Penangkapan ini adalah hasil kerja sama antara Kepolisian Daerah Jawa Barat, Kepolisian Daerah Metro Jaya, dan Divisi Cyber Crime Bareskrim Polri menyelidiki dua situs pembunuh bayaran. Dua situs atau blog yang dimaksud adalah Indonetasia.com dan hitmanindonesia.wordpress.com.

Dalam penanganan kasus ini kepolisian akan berpedoman pada pelanggaran hukum yang secara jelas diatur dalam KUHP. Bila praktek pembunuhan bayaran ini masih dalam tahap perencanaan, menurut Saud, pelaku akan dijerat Pasal 338 mengenai pembunuhan berencana. Kepolisian juga akan melihat pasal dalam Undang-Undang IT untuk melihat kemungkinan jerat pidana dalam kasus ini.