Monthly Archives: February 2014

BootKit Android Pertama Ditemukan Di Rusia

Malware berjenis bootkit mulai berekspansi. Apabila pada awalnya, Bootkit banyak beredar di PC, kini malware tersebut sudah mulai terdeteksi di perangkat berbasis Android.

Ancaman tersebut terdeteksi dengan nama “Android.Oldboot.1” oleh perusahaan keamanan jaringan asal Rusia, Doctor Web. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa program jahat ini merupakan bootkit pertama pada perangkat Android.

Bootkit sendiri adalah sebuah varian dari rootkit yang dapat menginfeksi kode startup, atau saat pengguna menyalakan perangkat. Nantinya, kode yang telah terinfeksi tersebut dapat digunakan untuk menyerang sistem enkripsi perangkat. Ia pun akan sulit dihilangkan karena malware tersebut terletak di dalam sistem file perangkat.

Untungnya, seperti dikutip dari The Next Web, Sabtu (8/2/2014), cara penyebaran Android.Oldboot.1 tidaklah sama dengan program jahat lain. Program ini tidak menyebar melalui situs web, attachment, atau pun aplikasi berbahaya. Kemungkinan besar, malware jenis itu dimasukkan secara sengaja melalui akses ke ponsel atau tablet Android.

Doctor Web menjelaskan, seseorang dapat menginfeksi perangkat Android dengan menempatkan salah satu komponen trojan ke partisi boot dari sistem file dan memodifikasi file tertentu. Saat pengguna menyalakan perangkat, file yang telah dimodifikasi tersebut akan mulai menyebarkan trojan ke beberapa folder tertentu.

Setelah terinjeksi ke sistem, Android.Oldboot.1 dapat digunakan oleh si penjahat cyber untuk menghubungkan perangkat tersebut ke sebuah remote server. Melalui server ini, penjahat tersebut dapat memerintahkan perangkat untuk mengunduh, menginstalasi, atau menghapus aplikasi apapun dari jarak jauh.

Sampai saat ini, belum ada laporan yang menyatakan bahwa bootkit tersebut telah menyebar di Indonesia. Di seluruh dunia, sudah ada 350.000 perangkat Android yang terinfeksi, termasuk dari negara Spanyol, Italia, Jerman, Rusia, Brasil, AS, dan beberapa negara di Asia Tenggara. Sebagian besar dari kasus ini, sekitar 92 persen, ditemukan di China.

Google Akui Bahwa Android Memang Dirancang Tidak Tahan Malware

Dalam presentasinya di ajang Mobile World Congress (MWC) 2014, Sundar Pichai, Google Head of Android mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan. Saat berdiskusi soal banyaknya malware di Android, petinggi Google tersebut mengakui bahwa platform Android memang tidak aman, karena didesain terbuka untuk semua.

“Kami tidak menjamin bahwa Android itu aman, format ini dibuat untuk memberikan kebebasan lebih, jika orang-orang banyak yang mengeluh 90 persen aplikasi Android mengandung malware, maka mereka juga harus sadar bahwa Android adalah sistem operasi mobile paling populer di dunia,” terang Pichai.

Kepopuleran Android memang menarik banyak pihak, termasuk pembuat malware yang mencoba menyusupkan pesan tertentu dalam aplikasi Android. Malware tersebut biasanya terdapat dalam aplikasi pihak ketiga, bukan dari Play Store Google.

“Jika saya punya perusahaan pembuat malware, saya pun pasti akan menyerang Android” imbuhnya. Pichai seolah memberitahukan bahwa Google tidak bisa menjamin bahwa Android itu aman, sama halnya dengan perusahaan lain yang tidak bisa menjamin 100 persen keamanannya.

Google telah bekerja maksimal dalam memerangi malware. Banyak hal dilakukan, seperti pemindaian di Google Play Store dan perangkat dengan layanan Verify Apps. Berkat kombinasi layanan tersebut, kemungkinan malware bisa lolos ke Play Store hanya 0,001 persen.

Pernyataan Pichai di atas juga bisa dianggap sebagai himbauan agar pengguna Android menggunakan aplikasi resmi yang ada di Play Store. Android yang sifatnya terbuka memang bisa diakses siapa saja, namun tidak begitu dengan layanan Google Play.

Sundar Pichai ditunjuk oleh Larry Page sebagai Kepala divisi Android menggantikan Bapak Android, Andy Rubin. Pichai dianggap mampu melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan eksekutif Google lainnya.

Semenjak Pichai memimpin divisi Android, banyak hal baru dibuat untuk layanan Google, seperti update layanan Google Play yang lebih sering, lebih banyak aplikasi Google yang menjadi aplikasi stok Android, serta aturan baru yang mewajibkan pabrikan smartphone menggunakan Android versi terbaru, dan merilis update-nya lebih cepat.

LinkedIn Kini Sediakan Fitur Untuk Block Sesama Pengguna

Media sosial yang penggunanya para profesional, LinkedIn, telah menambahkan satu fitur baru yang memungkinkan pengguna memblokir pengguna lain, disebut “member blocking”. LinkedIn mengatakan fitur itu telah lama diminta oleh para pengguna bersemangat, untuk mewujudkan hubungan profesional yang tidak melintasi batas-batas etika.

“Kami buat fitur ini bukan hanya karena adanya permintaan pengguna kami, tapi karena kami juga tahu ini hal yang benar untuk dilakukan,” kata kepala unit Trust & Safety di LinkedIn, Paul Rockwell, dalam pernyataan di blog resmi LinkedIn.

Untuk memblokir pengguna lain (mungkin yang terkoneksi dengan Anda), buka profile LinkedIn orang dimaksud dan pilih “Block atau report” dari menu drop-down kemudian ke tombol “Connect” and “Send InMail”. Tapi sebelum ke profile pengguna yang ingin diblok, LinkedIn akan menganjurkan agar Anda mengaktifkan fitur “anonymous profile-viewing feature”, yang memungkinkan Anda melihat profil orang lain tanpa mereka mengetahuinya.

Memblokir seorang pengguna akan membuat Anda dan dia tidak bisa melihat profil masing-masing, dan jika Anda terhubung maka secara otomatis akan terhenti. Anda juga tidak bisa saling berkirim pesan, sementara semua dukungan dan rekomendasi akan dihapus. Orang yang diblokir tidak akan diberitahu bahwa ia telah dijauhi, dan Anda bisa memblokir hingga 50 pengguna sekaligus.

LinkedIn mengingatkan, bahwa bagaimanapun, semua informasi publik masih tetap bisa dilihat–seperti informasi profil publik untuk Anda, dan komentar Anda untuk umum. Jika berubah pikiran, Anda juga bisa membuka blokir seseorang, tetapi tidak bisa memblokir lagi orang yang sama dalam waktu 48 jam.

Langkah LinkedIn ini merupakan kemajuan baru tentang usaha mengedepankan privasi seseorang di media sosial.

OS Sailfish Bisa Didownload Di Android

Pengembang smartphone dan sistem operasi Sailfish, Jolla, mengumumkan ketersediaan Sailfish versi 1.0 yang siap didistribusikan ke seluruh dunia. Jolla juga mengumumkan ketersediaan pengalaman OS Sailfish sebagai perangkat lunak yang bisa diunduh untuk perangkat yang menjalankan OS Android, kata Jolla dalam blog resminya Jumat (Sabtu pagi WIB).

Ponsel pertama Jolla telah dipasarkan via operator di Finlandia November tahun lalu. Setelah ketersediaan terbatas smartphone Jolla dengan Sailfish OS beta, Jolla telah merilis tiga pembaruan signifikan pada software-nya. Pembaruan keempat, kata Jolla, akan dirilis pada Maret, setelah perangkat lunak itu akan siap dikomersialisasikan ke seluruh dunia.

“Kami sangat senang untuk mengumumkan ini. …..Kami percaya bahwa Jolla sekarang menawarkan pilihan yang benar-benar layak untuk semua pengguna smartphone. Tentu kami tidak berhenti di sini….,” kata co-founder dan COO Jolla, Marc Dillon. Jolla mengklaim OS berbasis-gesture itu menawarkan navigasi dan multitasking mudah, memberi pengguna kendali penuh ke kehidupan digital mereka. OS tersebut mendukung baik untuk aplikasi Sailfish maupun Android.

“Pelanggan sekarang bisa meng-install aplikasi Android yang disukai, dan memilih ratusan dari ribuan aplikasi Android yang tersedia. Dan, komunitas OS Sailfish aktif dan bergairah siap mengembangkan aplikasi-aplikasi media sosial utama, termasuk Facebook, Twitter, Whatsapp, dan Foursqure, asli untuk OS Sailfish,” kata Dillon.

Sekarang smartphone Jolla tersedia untuk dipesan online melalui shop.jolla.com pada harga 399 euro untuk konsumen di semua negara Uni Eropa, Swiss, dan Norwegia, selain di Finlandia sendiri. Jolla mengaku sedang bernegoisasi dengan mitra-mitra di sejumlah negera, termasuk Rusia, India, dan Hong Kong dimana Jolla akan membuka penjualan online dalam waktu dekat.

Sebuah perusahaan baru di Finlandia, Jolla, meluncurkan smartphone pertamanya yang menjalankan satu platform baru, sistem operasi Sailfish, menurut BBC dalam laporannya belum lama ini.Sailfish merupakan sistem operasi mengembangan dari MeeGo, platform yang dikembangkan Nokia, namun ditinggalkan sejak perusahaan itu mengadopsi sistem Windows Phone.Jolla dalam laman resminya menyebutkan bahwa Sailfish merupakan sistem operasi mobile terbuka yang juga bisa menjalankan banyak aplikasi Android.

Pada 13 November lalu, Jolla mengeluarkan rilis pers dan mengatakan OS Sailfish telah terintegrasi dengan aplikasi peta Nokia HERE selain ribuan aplikasi Android yang disediakan oleh Yandex Store, sebuah toko aplikasi untuk Android.Smartphone Jolla pertama menggunakan desain asli Finlandia, dengan tanpa tombol di bagian depan. Ponsel berlayar 4,5 inci IPS qHD Gorilla 2 Glass itu dilengkapi kamera 8MP pada bagian belakang dan 2MP kamera depan.

Kinerjanya ditunjang dengan 16GB RAM, 16GB kapasitas penyimpanan, dan baterai dengan daya cukup untuk 9 – 10 jam waktu bicara. Ponsel itu memiliki dimensi tinggi 131mm, lebar 68mm, ketebalan 9,9mm, dan berat hanya 141 gram. Jolla didirikan pada 2011 dan berkantor pusat di Finlandia. Laporan menyebut Jolla didirikan oleh para mantan pegawai Nokia.

Produsen piranti lunak Jolla mulai menjual ponsel pintar bersistem operasi Sailfish dengan layar 4,5 inci. Sekilas, tampilan ponsel pintar Jolla seakan terbagi dua bagian yaitu sisi depan hitam dan sisi penutup belakang yang dapat diganti warnanya. Salah satu pencipta Jolla (diucapkan Yol-la), Marc Dillon seperti dikutip Engadget, menyebut bagian depan berisi komponen prosesor dual-core, layar sentuh, dan kamera depan.

Di bagian belakang ponsel atau disebut other half terdapat kamera delapan inci dan penutup berwarna yang akan menyesuaikan dengan warna pengguna antar-muka (user interface). “Bagian lain ini adalah semua tentang jenis konten media dan fitur ponsel,” kata Dillon tentang ponsel seharga 399 euro itu (sekitar Rp5 juta).

Mantan pegawai Nokia itu mengatakan tidak ada tombol fisik lain di ponsel asal Finlandia itu selain tombol utama (power key) dan tombol pengatur suara (volume keys). Ponsel yang akan didistribusikan mulai akhir 2013 dan hanya dijual melalui saluran dalam jaringan (online) itu juga mendukung jaringan 4G dan aplikasi-aplikasi yang beroperasi di Android.

Seorang pendiri lain Jolla, Antti Saarnio seperti dikutip BBC, mengharapkan Nokia akan menggunakan sistem operasi Sailfish untuk perangkat-perangkat terbaru mereka. “Kami sebenarnya cukup terbuka. Kami menawarkan sistem operasi ini untuk digunakan produsen ponsel pintar lain,” kata Saarnio yang pernah mengembangkan sistem operasi MeeGo di Nokia N9-00 itu.

Pembuat sistem operasi ponsel pintar, Jolla, merilis software development kit yang memungkinkan pengembang berbasis Linux, Mac, maupun Windows 32 bit dan 64 bit membuat aplikasi-aplikasi untuk OS Sailfish. Jolla, dalam situs resmi Sailfish, menjelaskan sistem operasi Sailfish itu dioptimalkan untuk ponsel karena punya fleksibilitas, ada di mana-mana, dan stabil dari intisari Linux. “Kami percaya ada kebutuhan akan sistem operasi perangkat mobile yang modern dan independen sehingga menciptakan kompetisi dan inovasi terbuka, tanpa kontrol utama dari satu pemain. OS Sailfish diciptakan untuk menjadi alternatif (sistem operasi) yang nyata,” sebut Tim Jolla tentang Sailfish.

Jolla, perusahaan industri piranti lunak dari Finlandia yang pernah mengembangkan sistem operasi MeeGo untuk Nokia, telah mengenalkan sistem operasi Sailfish pada ajang Mobile World Congress lalu. Strategi Jolla terkait Sailfish, seperti disebut TechCrunch, meliputi pemberian lisensi sistem operasi itu untuk para produsen perangkat mobile dan menciptakan kekhususan varian piranti lunak untuk pengembang ketiga.

Namun, Jolla juga berencana memproduksi ponsel dengan merek sendiri yang menggunakan OS Sailfish. Jolla juga menginginkan aplikasi-aplikasi dasarnya berasal dari kombinasi sistem operasi Android, Qt, dan HTML5 untuk membangun ekosistem piranti lunak yang sepenuhnya matang.

Macam Macam ALat Sadap Beserta Fungsi Dan Harganya

Produk-produk alat penyadapan banyak dijual di Pusat Penjualan Elektronika, Glodok, Jakarta Barat. Umumnya yang dijual, jenis alat sadap sederhana dengan harga sangat terjangkau. Berdasarkan pantauan Minggu (23/2/2014), sepanjang pertokoan Glodok, banyak yang menjual alat penyadap. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau antara Rp 300.000-Rp 450.000 per alat.

Seorang penjual alat sadap, bernama Ade (25) menjual alat penyadap sederhana berbagai jenis seperti perekam suara dan gambar tersembunyi dalam berbagai bentuk. “Beda-beda harganya kalau bentuk pulpen Rp 450.000, bentuk gantungan kunci Rp 350.000, bentuk kancing Rp 300.000,” ujar Ade.

Ade menyebutkan, ada berbagai macam alat penyadap yang dijual dan beserta fungsinya. Misalnya alat penyadap yang bisa diselipkan di baju layaknya kancing baju. Cara menggunakannya pun mudah. Hanya dengan menekan tombol record kemudian posisikan bagian kamera di depan. Kamera ini bisa langsung merekam segala aktivitas yang terpancar sinar sensor. Alat ini bisa merekam gambar dan suara.

Alat penyadap sederhana berbentuk kancing ini mampu merekam hingga 1 jam. Selain itu, memiliki keunggulan karena tidak perlu menggunakan baterai cukup dengan di-charge. Memorinya pun bisa disesuaikan dengan keinginan sesuai dengan kapasitas kartu memori yang dipakai.

“Ini banyak dipakai,” ujar Ade.

Sementara itu, untuk alat penyadap berbentuk pulpen dibanderol dengan harga Rp 450.000 per buah, cara kerjanya juga sama dengan bentuk kancing. Namun alat ini dijual lebih mahal karena bentuknya dianggap lebih menarik.

“Yang pulpen juga banyak yang beli soalnya katanya gampang dipakai dan nggak ketahuan, kayak pakai pulpen saja,” ungkapnya. Ada juga alat penyadap berbentuk gantungan kunci. Harganya sekitar Rp 350.000 per buah, cara kerja dan penggunannya sama dengan alat yang berbentuk kancing dan pulpen.

Selain itu, ada alat penyadap model kacamata hitam. Seseorang bisa merekam segala aktivitas dengan hanya menggunakan kacamata. Keunikannya yaitu, tak ada yang menyangka jika kacamata bisa digunakan untuk penyadapan. Harganya sekitar Rp 350.000 per buah.

Alat penyadap model jam tangan juga dijual bebas di Glodok dengan harga Rp 300.000 per buah. Cara kerjanya tak jauh berbeda dari beberapa model di atas, cukup menekan tombol rekam semua bisa terekam sejauh sinar sensor terpancar.

“Tapi nggak kelihatan sinarnya,” katanya. Pedagang Glodok lainnya bernama Rusdi, ia mengatakan kawasan pertokoan elektronika Glodok banyak menjual alat sadap. “Banyak yang jual, lumayan laku,” terangnya. Sedangkan pedagang lainnya, yang tidak mau disebut namanya mengatakan alat penyadap mudah diperoleh di kawasan emperan pertokoan Glodok. “Kalau di sini ya bisa dicari, sepanjang jalan sini. Coba kalau di toko-toko kan nggak boleh dijual, ini hanya orang-orang tertentu saja, nggak sembarangan,” katanya.

Temuan alat sadap di kediaman Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) membuat pertanyaan soal peredaran alat ini. Kenyataannya, alat sadap dijual bebas di masyarakat dan menjadi salah satu bisnis. Sebut saja seorang penjual alat sadap bernama Anto, ia mengungkapkan alat sadap sampai saat ini dijual bebas. Cara membelinya bisa melalui online maupun lewat telepon dan bisa dikirim ke pembeli. Bagi konsumen yang mau tatap muka bisa langsung datang ke tokonya di kawasan Ciledug, Tangerang.

“Alat sadap? ada ini barangnya,” ujar Anto kepada detikFinance, Minggu (23/2/2014). Anto mengungkapkan, alat sadap yang ukurannya setengah dari ukuran ponsel pada umumnya ini mudah didapatkan di toko-toko elektronika. “Di jual bebas, tidak ada yang dilarang. Mungkin penggunaannya saja untuk apa, karena menyangkut privasi seseorang,” ucap Anto.

Anto menambahkan, alat sadap yang di jualnya bebasis GSM. Jadi selama ada sinyal GSM maka alat sadap itu dapat berfungsi mendengar percakapan dalam satu ruangan. Si pihak penyadap bisa memantau percakapan seseorang di lokasi lain atau dari jarak jauh. “Alat sadapnya berbasis sinyal GSM, jadi ada kartu GSM yang ditanamkan di alat sadap ini. Menggunakan baterai lithium bisa di-charge ulang yang dapat bertahan selama 10 hari,” katanya.

Ia mengatakan cara penggunaannya sangat mudah dan sederhana. Si penyadap bisa melakukan dengan alat bantu telepon seluler (ponsel). “Alat sadap ini bisa diletakkan di bawah kursi sofa atau di bawah jok mobil, dan sangat mudah menggunakannya. Tinggal telepon saja ke nomor telepon yang ada di alat sadap, alat sadapnya sendiri tidak akan mengeluarkan suara, ketika ditelepon ke nomor yang ada di alat sadap otomatis dari kejauhan kita bisa mendengar setiap percakapan di ruangan yang diletakkan alat sadap ini,” katanya.

Harga alat sadap yang ia jual hanya Rp 600.000 per rangkaian. Produk ini diimpor langsung dari Taiwan. Anto mengungkapkan, alat sadap dengan harga Rp 600.000 tersebut sudah dapat mampu mendengar percakapan orang yang disadap dalam jarak jauh. “Bahkan kita bisa dengar percakapan orang walau kita ada di luar negeri sekalipun,” ucapnya.

Berbagai macam alat untuk penyadapan dijual bebas di pusat elektronika Glodok, Jakarta Barat dengan harga mulai Rp 300.000 hingga jutaan per buah. Alat-alat ini ternyata banyak dicari orang kantoran. Lena, seorang penjual alat sadap di Glodok mengungkapkan, alat sadap biasanya dicari oleh orang kantoran. Kebanyakan mereka membeli alat sadap karena tempat kerjanya mengalami pencurian brankas.

“Orang-orang kantoran biasanya yang nyari. Mereka biasanya brankasnya dicuri, dibobol,” kata Lena, Minggu (23/2/2014). Ia menjelaskan, permintaan alat sadap memang tak setinggi permintaan peralatan elektronika lainnya. Selain orang kantoran, konsumen yang membeli alat sadap biasanya orang-orang tertentu saja. “Nggak banyak ya karena kan tidak semua orang cari hanya tertentu saja,” ujarnya.

Berbeda dengan Lena, penjual alat sadap di emperan pertokoan Glodok yang bernama Rusdi justru mengaku produk ini banyak permintaannya. Dalam sehari, Rusdi mengaku bisa menjual hingga 10 buah alat sadap. “Banyak yang cari ya karena kan di toko-toko jarang yang jual, paling yang gampang dicari ya sekitaran Glodok sini, bisa 5-10 kejual kalau ramai,” katanya.

Sementara itu, pedagang lain bernama Ade mengatakan dalam sehari bisa menjual 2-3 buah. “Sehari ya ada saja yang nyari bisa 2-3. Mereka yang sering beli sih orang-orang Arab tapi ya banyak juga yang beli selain Arab, cewek cowok muda ya beda-beda,” tandasnya.

Ragam Alat Sadap
Berbagai alat sadap dijual di emperan maupun pertokoan kawasan Pusat Elektronika Glodok, Jakarta Pusat. Harganya pun bervariasi mulai dari Rp 300.000 hingga Rp 1,4 juta untuk alat sadap yang bisa tembus ruang. Lena menambahkan dirinya menjual alat sadap berbagai jenis mulai dari yang biasa sampai yang ‘tembus’ ruangan.

“Ada yang cuma bisa nyadap saja. Jadi kita taruh alat penyadapnya di satu ruangan misal di bawah meja atau di ruang tamu atau di tempat tidur terus kalau sudah ya diambil. Ada juga yang bisa dipantau dari jauh jadi alat penyadapnya taruh di kamar misalnya terus kita pantau dari luar,” terangnya.

Pertama, alat penyadap mirip CCTV, namun fungsinya lebih banyak tak hanya sekedar merekam gambar. Alat penyadap ini dilengkapi perekam suara. Alat ini terdiri dari kamera dengan harga Rp 450.000, microphone Rp 600.000, hard disk sesuai kebutuhan, dan Rp 1,2 juta untuk DVR, yaitu alat perekam suara yang bisa dipantau dari jarak jauh.

“Jadi kamera ditaruh di ruang tamu misalnya sama mic juga terus DVR taruh di tempat terpisah misal di tempat tidur atau di luar, sambungannya pakai kabel. Jadi bisa dipantau dari tempat jauh. Ini gambar, suara jelas,” paparnya. Kedua, alat sadap yang teknologinya lebih sederhana hanya bisa merekam dengan jarak dekat dan dalam satu ruangan, dibanderol dengan harga Rp 1,4 juta per buah.

Cara menggunakan alat ini cukup sederhana, hanya ditaruh di tempat yang diinginkan, kemudian tekan tombol rekam. Alat tersebut akan merekam secar otomatis. Alat ini bisa menampung kapasitas yang lebih besar dari alat sadap yang dijual lebih murah. Bentuknya seperti USB, kelebihannya, tingkat sensitivitasnya lebih tinggi. Hasil kualitas suara dan gambar bisa lebih jelas.

“Ini bisa di ruangan 3×3 misalnya. Itu jelas banget. Atau ruang kantor juga bisa, suara jelas,” terangnya. Ketiga, jenis alat penyadap yang dijual lebih murah dan sederhana berfungsi sebagai alat perekam saja. Kemampuannya terbatas karena tidak ‘tembus’ ruang hanya bisa merekam sejauh sinar sensor mengenai objek.

Cara Install BBM Resmi Di Android Gingerbread

BlackBerry hari ini mengumumkan ketersediaan aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android Gingerbread. “Sekarang, kami senang untuk berbagi bahwa itu telah siap dan akan tersedia mulai hari ini,” kata BlackBerry dalam pernyataan resmi di blog resminya.

Itu artinya, pengguna Android Gingerbread dapat mulai menikmati kedekatan, privasi, dan kontrol BBM untuk chatting serta berbagai dengan teman-teman, keluarga, dan orang-orang yang bekerja bersamanya. Bagi pengguna BBM yang sudah ada selama ini, ketersediaan BBM untuk Android Gingerbread berarti akan ada lebih banyak teman yang bisa diajaknya berinteraksi via BBM, katanya.

Dengan 21 persen pengguna Gingerbread dari basis pengguna Android di seluruh dunia, BlackBerry mengaku senang bisa menyambut banyak pengguna baru ke dalam komunitas BBM. BBM untuk Android Gingerbread sudah bisa diunduh melalui Google Play atau mengunjungi BBM dot com dari smartphone Android Gingerbread mereka. Sebelumnya, BBM untuk Android hanya bisa diunduh untuk Android versi Ice Cream Sandwich (IC) ke atas.

Untuk menginstal dan mengatifkan BBM untuk Android Gingerbread tidak berbeda dengan untuk ICS in caranya :

BBM untuk Android secara resmi sudah diluncurkan pada Selasa dini hari WIB. Sebagian sudah bisa mengaktifkannya, sementara sebagian lainnya masih harus bersabar. Untuk mengunduh BBM untuk Android ataupun iPhone, menurut blog resmi BB, maka lebih baik dan mudah jika mengunjungi alamat bbm dot com dari perangkat smartphone Android atau iPhone. Selanjutnya Anda diarahkan menuju Google Play dan mengunduhnya.

Jika perangkat Anda tidak kompatibel dengan aplikasi BBM maka tidak bisa mengunduhnya. Namun jika kompatibel bisa mengunduhnya. Setelah berhasil membuka dan menginstal (unduh) maka akan ada pengumuman yang intinya pihak BB berterima kasih Anda mengunduh BBM untuk Android atau di iPhone.

Disebutkan, sehubungan dengan tingginya permintaan untuk menggunakan BBM, Anda akan diminta memasukkan alamat email. Jika Anda sebelumnya pernah mendaftar (dengan memasukan alamat email) ke bbm dot com, maka segera setelah memasukkan alamat email Anda pun bisa langsung mengikuti langkah selanjutnya.

Namun jika belum pernah mendaftar dan baru akan mendaftar maka Anda terpaksa harus menunggu antrian. Anda belum bisa melanjutkan langkah berikutnya jika belum mendapat email konfirmasi dari BB. Lamanya menunggu bisa berjam-jam, bahkan satu hari karena banyaknya antrian. (Update: saat ini sudah tidak perlu mengantre lagi)

Dalam pengumuman sebelumnya, disebutkan bahwa yang sudah mendaftarkan alamat email untuk memperoleh pemberitahuan mengenai “BBM for All” (istilah BBM untuk Android dan iPhone) mencapai enam juta pendaftar. Jika sudah mendapat konfirmasi, selanjutnya muncul tampilan “Its time to Start using BBM”, yang berisi informasi untuk mendapatkan BlackBerry ID (BB ID). Tekan saja “Next” (lanjutkan).

Halaman berikutnya, jika Anda sudah mempunyai BB ID maka pilih “Sign In” namun jika belum atau ingin membuat BB ID baru maka pilih “Create a BlackBerry ID” dan ikuti saja langkah-langkahnya. Jika sudah memiliki BB ID (biasanya diperoleh saat mendaftar dari perangkat BlackBerry sebelumnya), maka masukan “Username” dan “Password”. Lalu tekan “Sign In” di kanan bawah. Tapi jangan lupa centang terlebih dahulu pernyataan bahwa “Anda sudah membaca, mengerti dan setuju dengan syarat dan ketentuan mengenai BBM”.

Jika benar, maka tampilannya berikutnya adalah “Complete your BBM Profile”, yang artinya Anda sudah menyelesaikan profil BBM Anda, dan tercantum “Nama’ dan “PIN BBM” Anda. Tekan “Continue” dan ikuti langkah-langkah selanjutnya.

Anda pun sudah bisa mengundang teman-teman Anda untuk masuk dalam “Daftar Kontak” dan berkirim pesan.

Kartu Grafis Radeon R290X Jadi Alat Cepat Untuk Mendapatkan BitCoin Gratis

Stok kartu grafis seri tRadeon R290X sedang menipis. Produk andalan dari AMD ini, menurut laporan dari VR-Zone, bahkan ludes terjual di Amerika Serikat dan menjadi barang langka.

Lucunya, sebagian besar pembeli justru bukan berasal dari kalangan gamer yang menjadi target market kartu grafis tersebut, melainkan para penambang cryptocurrency.

Mengapa bisa begitu? Kartu grafis Radeon diketahui memiliki performa “penambangan” cryptocurrency yang lebih tinggi dibandingkan pesaingnya, GeForce dari Nvidia.

Bersamaan dengan naik daunnya Litecoin sebagai alternatif Bitcoin, Radeon R290X yang mengusung kinerja tertinggi dibandingkan seri Radeon lainnya pun menjadi buruan para “penambang”.

Proses “penambangan” itu sendiri tak lain merupakan pengerjaan algoritma matematika yang kemudian menghasilkan mata uang virtual.

Proses ini bisa dikerjakan dengan lebih cepat melalui parallel computation oleh chip pengolah gambar (GPU) pada kartu grafis, dibandingkan CPU.

Lalu, seberapa cepat Radeon R290X bisa menambang mata uang virtual?

Dengan kinerja komputasi mencapai 879 kilo hash per detik dan kemampuan menjalankan 32765 thread secara bersamaan, diperkirakan seorang penambang Litecoin bersenjatakan Radeon R290X yang berharga 600 dollar AS bisa balik modal dalam waktu 100 hari.

Radeon R290X sendiri dibanderol 550 dollar AS ketika pertama kali diluncurkan, tapi harganya kemudian naik ke kisaran 700 dollar AS. Langkanya pasokan kartu grafis ini membuat para penambang melirik model lain di bawahnya, Radeon R290 tanpa embel-embel “X”.

Harga Radeon R290 pun dilaporkan naik hingga mencapai 600 dollar AS atau 100 dollar AS lebih tinggi dari banderol resminya.