Teknologi Digital Yang Terus Berinovasi

Kita merasakan ada hal penting akan berubah ketika Nokia, Intel, dan Universitas Oulu di Finlandia merencanakan menggarap proyek aplikasi tiga dimensi (3D) untuk digunakan pada perangkat bergerak seperti ponsel. Aplikasi ini akan berbasis pada sistem operasi MeeGoo yang diluncurkan awal tahun ini.

Kita menyimak terjadi perubahan besar akan terjadi pada dominasi industri teknologi komunikasi informasi, terkikisnya dominasi dan hegemoni perusahaan-perusahaan besar seperti Nokia, Intel, dan Microsoft yang selama dua dekade terakhir menguasai pangsa pasar global.

Ketika Apple memperkenalkan iPod yang diikuti oleh berbagai produk futuristik lain seperti iPhone dan iPad, satu hal yang pasti. Ada pemain baru yang secara pasti mulai menggeser perhatian konsumen di mana-mana di dunia.

Pada sisi perangkat keras, kemajuan teknologi komunikasi informasi sudah menjadi seperti komoditas yang dibuat oleh perusahaan apa pun untuk meraih selisih margin keuntungan dari skala ekonomi yang dikembangkan sebagai perusahaan global.

Gagasan untuk mengembangkan aplikasi 3D pada ponsel atau perangkat bergerak (mobile) akan difokuskan pada pengembangan perangkat lunak berbasis sumber terbuka (open source) seperti MeeGoo yang akan melengkapi produk-produk prosesor dan cip buatan Intel.

Kita melihat aplikasi perangkat lunak dan sistem operasi menjadi krusial dalam 10 tahun mendatang sebagai sumber penting untuk menghadirkan berbagai produk futuristik. Kehadiran iPhone, iPad, dan ponsel berbagai merek berbasis Android, misalnya, telah mengubah jalannya bisnis teknologi komunikasi informasi.

Kita merasakan ada kepanikan di Nokia. Menurunnya pangsa pasar, terbatasnya terobosan untuk bersaing di pasaran global, serta kehadiran berbagai pemain baru tidak hanya perusahaan, tetapi individu-individu genius (seperti yang membuat Facebook atau Twitter) mengejutkan siapa saja di industri.

Intel sendiri terus berjuang ke luar untuk mampu menghadirkan terobosan penting di bidang komputasi, tidak lagi terkungkung pada tuntutan prosesor seri Atom yang laku seperti kacang goreng, tapi menjadi komoditas massal yang menyeret keseluruhan produk ke tingkat harga jual yang semakin rendah.

Apakah dalam kurun 30 tahun ke depan kita membutuhkan ponsel canggih dengan tampilan 3D dan berkomunikasi seperti di film Star Trek adalah pertanyaan yang menggelitik. Kalaupun mampu dihadirkan jenis komunikasi tiga dimensi, dunia yang bergerak sekarang condong menggunakan teks sebagai basis jejaring sosial berkomunikasi satu sama lain.

Satu hal yang pasti, teknologi komunikasi informasi adalah bidang yang tidak pernah berhenti inovasi. Selalu ada antitesa baru yang mencoba menjawab kebutuhan digitalisasi kita.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s