Monthly Archives: February 2012

Yahoo! Akan Tuntut Facebook Karena Memakai Program Iklan Tanpa Bayar Royalti

Yahoo meminta Facebook membayar lisensi atas sejumlah teknologi mereka yang digunakan raksasa jejaring sosial tersebut. Jika tidak, Yahoo mengancam akan menindak Facebook.

Disebutkan Yahoo, web maupun perusahaan teknologi lain membayar lisensi kepada mereka. Maka Facebook pun tak luput dari kewajiban tersebut. Namun Yahoo tidak merinci, teknologi apa yang dimaksud.

Langkah ini dinilai pengamat bisa memposisikan Yahoo dalam konflik bisnis dengan Facebook. Padahal saat ini, keduanya telah memiliki hubungan yang saling menguntungkan, terutama untuk urusan integrasi Yahoo News dengan Facebook.

Dilansir Reuters Selasa (28/2/2012), mengutip data developer Facebook, traffic Yahoo News mobile dari Facebook Mobile meningkat tiga setengah kali sejak 14 Februari ke angka 1,6 juta pengunjung sehari.

“Yahoo memiliki tanggung jawab kepada para pemegang saham, pegawai, dan pemangku kepentingan lainnya untuk melindungi properti intelektual. Kami telah berinvestasi untuk berbagai inovasi ini,” demikian pernyataan Yahoo secara tertulis.

Laporan lain yang dilansir The New York Times menyebutkan, Yahoo tengah berupaya memaksa Facebook melisensi 10 hingga 20 paten yang berkaitan dengan teknologi periklanan, personalisasi web, jejaring sosial dan messaging.

Permintaan Yahoo kepada Facebook menjadi persengketaan properti intelektual terbaru antara perusahaan teknologi di Amerika Serikat (AS). Seperti diketahui, masalah properti intelektual terjadi juga pada perusahaan teknologi papan atas asal AS seperti Google, Oracle, Motorola Mobility dan Apple.

Ronald Wayne Pendiri Apple Yang Saham Di Ambil Paksa Oleh Steve Jobs

Bicara Apple, orang pasti langsung mengingat almarhum Steve Jobs. Setelah berpikir lebih lama, mungkin selanjutnya teringat Steve satunya lagi, Steve Wozniak.

Namun pendiri ketiga perusahaan ini, Ronald Wayne, nyaris tidak pernah disebut dalam sejarah Apple.
Mungkin ini karena Wayne meninggalkan Apple 12 hari setelah perusahaan tersebut didirikan.

Mengingat Apple sekarang merupakan salah satu perusahaan terkaya di muka bumi ini, mungkin banyak orang yang menduga Wayne merasa sangat menyesal dengan keputusan yang dulu diambilnya. Namun dalam postingan yang ditulis pria 77 tahun ini di Facebook, ia mengaku sama sekali tidak menyesali keputusannya itu.

“Aku tidak kehilangan miliaran dolar seperti yang banyak diberitakan media,” ujarnya, seperti dikutip dari PC Mag, Jumat, 24 Februari 2012. “Aku mungkin kehilangan beberapa juta dolar. Dan sejujurnya, antara kau dan aku saja, itu adalah pembentukan karakter,” ujarnya.

Ironisnya, ia juga mengatakan bila dulu ia tahu bahwa empat tahun setelah pendiriannya Apple akan mengadakan penawaran saham perdana yang bisa membuatnya menjadi miliuner, ia akan bertahan di perusahaan itu selama empat tahun tersebut. “Namun setelah itu aku akan tetap mengundurkan diri,” ujarnya.

Ia mengatakan alasannya meninggalkan Apple adalah karena ia memandang perusahaan itu bukanlah tempat yang cocok untuknya mengembangkan diri di sisa hidupnya.

“Steve dan Steve punya proyek untuk diri mereka sendiri. Mereka ingin mengubah dunia dengan cara mereka. Dan aku ingin mengubah dunia dengan caraku sendiri,” katanya menambahkan.

Ronald Wayne merupakan rekan sekerja Apple di Atari dan memegang saham Apple sebesar 10 persen.

Ia mendirikan Apple bersama duo Steve pada 1 April 1976, dan merancang logo pertama Apple yang menggambarkan Newton duduk di bawah pohon buah itu.

Setelah keluar dari Apple dan melepas sahamnya, ia bekerja di laboratorium nasional Lawrence Livermore dan menjalankan sebuah toko perangko di Milpats, California.

Daftar Merek Online Pemenang Indonesia Brand Champion Award 2012

MarkPlus Insight dan Marketeers hari ini, Kamis ( 23/2/2012 ), mengadakan “Indonesia Brand Champion Award 2012 .” Pemilihan pemenang dilakukan melalui survei yang berlangsung tanggal 10-14 Februari 2012 .

Chief Business Officer MarkPlus Inc, Taufik, mengatakan, merek-merek yang terpilih sebagai pemenang memang kurang lebih sama seperti tahun-tahun lalu.

Namun, kata dia, yang patut dicermati adalah bagaimana merek seperti Nokia ataupun Blackberry yang cukup menurun kinerja secara global tetap bertahan sebagai merek yang banyak dipilih di Indonesia.

“Di tingkat global, Nokia sedang turun. Tapi masih kuat di lokal,” ujar Taufik kepada Kompas.com, usai acara Indonesia Brand Champion Award 2012 , di Jakarta, Kamis.

Survei dilakukan terhadap 635 responden melalui telepon dan internet, di enam kota besar yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, dan Makassar.

Survei juga dilakukan sebagai bagian dari studi pasar mengenai ” Merek dalam Persaingan Berebut Kue Netizen dan Mobile Market Indonesia.”

Detil pemenang di setiap kategori sebagai berikut:

  • Brand Champion of Telecomunication Most Widely Used of Global Brand Mobile Phone: Nokia, Blackberry, Samsung, Sony Ericcson, dan LG
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Local Brand Mobile Phone: Esia, Nexian, CrossX, Flexi, dan CSL Blueberry
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of GSM Operator Brand: Simpati, IM3, XL, 3, dan Axis
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of CDMA Operator Brand: Flexi, Esia, dan Smartfren
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Mobile GSM Internet Provider Brand: Telkomsel Flash, XL, IM3, 3, dan Axis
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Mobile CDMA Internet Provider Brand: Smartfren, Flexi, Esia, StarOne, dan Ceria
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Cable Internet Provider Brand: Speedy, Fastnet, Indonet, dan Radnet
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Notebook Brand: Acer, Toshiba, Asus, Hawlett Packard, dan Axioo
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Netbook Brand: Acer, Hewlett Packard, Asus, Lenovo, dan Advan.
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Tablet PC Brand: Samsung, Apple, dan Acer
  • Brand Champion of Content Provider Most Popular Online Shop Brand: Tokobagus.com, Kaskus.us, Bhinneka.com, Bekas.com, dan Rakuten.co.id.
  • Brand Champion of Conten Provider Most Popular Online News Provider Brand: Detik.com, Kompas.com, Vivanews.com, Yahoo.co.id, dan Okezone.com.

Apple Dituntut Karena Membajak Nama iPad Dari Perusahaan Teknologi China

Apple menghadapi masalah hukum pelik di China terkait nama komputer tablet iPad yang dituding melanggar hak cipta perusahaan Proview Technology. Pihak Proview yang merasa di atas angin, meminta otoritas melarang ekspor dan impor iPad di negeri itu.

Namun, meskipun Apple mungkin akhirnya terbukti bersalah, sulit bagi otoritas China melarang peredaran iPad di negeri itu. Sebab besarnya pasar iPad dan popularitasnya yang menjulang di China membuat langkah pemblokiran sukar diterapkan.

“Pihak bea cukai memberitahu kami akan sulit mengimplementasikan larangan karena banyak orang China cinta dengan produk Apple. Ukuran pasarnya juga sangat besar,” ucap Yang Long San dari Proview Technology yang detikINET kutip dari Reuters, Kamis (16/2/2012).

Jika benar-benar terjadi, tentu saja larangan ekspor dan impor iPad di China adalah masalah besar bagi Apple. Sebab basis produksi iPad berlokasi di Negeri Tirai Bambu ini. Pihak Proview berupaya mulai meminta pemerintah lokal di China melarang penjualan iPad.

Pihak Proview Technology telah meminta kompensasi ganti rugi sekitar 14 triliun pada Apple. Beberapa pihak menilai tuntutan sebesar itu berkaitan dengan kondisi finansial Proview Technology Shenzen yang sedang sempoyongan.

Namun Yang membantah anggapan seperti itu. Mereka merasa disepelekan oleh Apple sehingga terpaksa mengajukan tuntutan ke ranah hukum. Mereka berhasil menang pada proses hukum di pengadilan Shenzen, meski Apple mengajukan banding.

Dalam tanggapannya, Apple mengklaim telah membeli hak cipta nama iPad di 10 negara beberapa tahun lampau dari pihak Proview. Namun pihak Proview Technology Shenzen menyatakan pembelian hak cipta Apple tersebut tidak berlaku di daratan China, di mana hak cipta atas nama iPad masih milik mereka.

80 Persen Remaja Memakai Smartphone Untuk Kegiatan Seksual dan Mencari Pasangan Seksual

Kemudahan berkomunikasi via internet disinyalir membuat angka hubungan seks di kalangan remaja meningkat. Berawal dari komunikasi via dunia maya, kemudian berlanjut pada hubungan intim di dunia nyata.

Survei di Inggris oleh Profesor Andy Phippen dari University of Plymouth menyebutkan, cukup banyak remaja melakukan hubungan seks dengan kenalan online. Bermula dari saling berkirim foto atau pesan porno pada kenalannya tersebut

Survei ini dilakukan pada responden berusia 16 sampai 24 tahun. Sejumlah 10% responden mengakui mengenal seseorang di dunia maya dan mau saja diajak melakukan hubungan intim dengannya di dunia nyata.

Riset ini mengungkap pula bahwa 80% remaja memakai smartphone untuk kegiatan yang terkait dengan seks. Misalnya saja sexting, berkirim foto atau SMS mesum melalui perangkat genggam.

Andy pun menilai banyak dampak negatif dari fenomena tersebut. Misalnya saja kemungkinan dicelakakan oleh pasangan yang belum begitu dikenalnya.

“Mereka masih cukup muda, mungkin saja naif dan mungkin tidak waspada,” kata sang profesor yang kutip dari DailyMail, Selasa (17/1/2012).

Namun demikian, para responden menilai teknologi seperti internet tetap sangat penting dalam menjaga hubungan. “Anak muda merasa teknologi punya pengaruh positif dalam hubungan mereka,” pungkas sang profesor.

Microsoft dan Apple Dukung Standar Hak Paten FRAND

Microsoft mengumumkan komitmen untuk mengikuti standar paten teknologi nirkabel (wireless). Standar tersebut akan menjamin Microsoft tidak akan memblokir penjualan produk lain karena masalah paten. Pendekatan ini, sebelumnya telah disetujui Apple dan Cisco. Google diperkirakan akan menyusul.

Standar Paten tersebut bernama FRAND (Fair, Reasonable, and Non-Discriminatory). Standar ini menjaga perusahaan untuk melakukan pengecekan dan menghindari penyalahgunaan paten. Dengan FRAND ini, diharapkan perseteruan mengenai paten bisa lebih terarah.

FRAND bisa menghindarkan perusahaan dari monopoli karena kepemilikan Hak Intelektual Properti. Dengan FRAND, perusahaan pemegang paten pertama harus membuat agar produknya bisa digunakan oleh perusahaan manapun. Artinya, sebuah produk bisa dibeli patennya dan dikembangkan oleh perusahaan lain, menjadi produk baru.

Dave Heiner, Vice President dan Deputy General Counsel, Corporate Standars Group and Anitrust Group Microsoft menuliskan dalam blog-nya mengenai hal ini.

“Standar dalam industri TI sangat penting untuk perkembangan internet pada perangkat bergerak. Konsumen dan industri akan menderita jika perusahaan saling memblokir perusahaan lain karena masalah standar paten yang esensial,” jelasnya.

Apple, minggu lalu merasakan pemblokiran akibat masalah paten di Jerman. Apple terpaksa menghapus beberapa produknya dari toko online karena masih terbentur masalah paten dengan Motorola.

Hal ini mendorong Apple menuliskan surat kepada European Telecommunications Standards Institute (ETSI) agar Eropa juga mengikuti standar FRAND.

Microsoft dalam beberapa bulan terakhir juga telah berbicara dengan ETSI untuk penerapan standar FRAND ini. Microsoft telah manawarkan pandangan bahwa pemegang paten pertama harus membuat paten standar dengan persyaratan yang layak dan tidak diskriminatif bagi perusahaan lain.

Video Paling Lucu Di YouTube Menurut Komputer Google

Para peneliti di Google berjuang keras untuk membuat sebuah formula demi menghasilkan video mana yang paling lucu di YouTube.

Seperti dilansir Daily Mail, Sabtu (12/2/2012), algoritma Google berhasil menemukan jika video berjudul “No No No No Cat” adalah yang paling lucu. Meski, video ini hanya memiliki 1,186,620 hit dan masih kalah dibanding video lucu lainnya tetapi, Google lebih memilih bagaimana user memberikan komentar sehingga video tersebut memiliki nilai komedi.

Menurut peneliti Google, Sanketh Shetty, kunci formulanya adalah bagaimana orang-orang memberikan komentar.

“Kami memperhatikan para penonton memberikan reaksi video lucu dalam beberapa level yaitu “LOL” dengan huruf besar, “loooooool”, pengulangan “lolololol”, pernyataan “lolllll!!!!!”, atau kombinasi di antaranya,” jelas Shetty.

Lalu bagaimana mempertimbangkan ‘loooooool’ versus ‘loool’? Shetty mengatakan mereka telah mendesain sebuah fitur yang memberikan kuantitas level dari kata-kata yang dibuat para user.

Inilah video lucu yang dipilih oleh algoritma Google tersebut: