Monthly Archives: November 2010

Diaspora Kini Hadir Sebagai Penganti Facebook

Diaspora, sebuah situs pertemanan muncul dan digadang-gadang akan menjadi lawan berat Facebook. Situs ini muncul sebagai penyeimbang dari Facebook yang mengalami masalah kerahasiaan pengguna.

Dalam rilis yang dirilis September lalu, ini merupakan versi lain dari Facebook yang sudah rilis pada pekan ini.

Semua cerita belakang Diaspora dimulai dengan ide dari empat mahasiswa Universitas New York setelah Facebook diterpa isu krisis kerahasiaan pengguna, pada musim panas.

Tim Diaspora kemudian mencoba sesuatu yang baru. Dengan menggunakan Kickstarter, tim berharap bisa memulai proyek mereka pada musim panas agar bisa mendapatkan pendanaan sekitar 10 ribu dollar AS ( Rp 90 juta). Namun, ternyata mereka bisa menghasilkan uang senilai 200 ribu dollar AS ( Rp 1,8 miliar).

Diaspora mungkin terlihat seperti situs pertemanan sosial yang lain. Namun, ini menjadi catatan penting jika seluruh fokus adalah membuat data menjadi lebih portabel, terenskripsi, dan terpilih. Anda bisa mengunduh data langsung dari profil atau semua foto. Bahkan, bisa menutup akun tanpa harus seribet ketika akan menutup akun di Facebook.

Advertisements

Facebook Kini Menggandeng Skype Sebagai Partner Melawan Google

acebook benar-benar merajalela. Setelah menampik tawaran pertemanan dari Twitter dan berseteru dengan si raja mesin pencari di dunia maya alias si Google, situs pertemanan ini dengan enteng menggaet si jawara video call, Skype.

Usai Google melarang Facebook mengakses daftar kontak di Gmail kalau tak ada barter, Facebook melirik teman lain. Di halaman homepage Facebook, Sabtu (27/11/2010),muncul tulisan find your friends on Skype. untuk mengakses ini, Anda memasukkan nama Anda di Skype dan juga kata sandi. Facebook memberikan jaminan jika pihak perusahaan akan merahasiakan kata sandi tersebut.

Facebook sepertinya tahu rivalitas antara Skype dan Gmail setelah Google memasukkan fitur telepon ke Gmail dan si pengguna bebas menelpon gratis ke AS hingga akhir Desember. Menelepon ini tak masuk ke wilayah seperti Guam, Hawaii, dan Puerto Rico yang dibedakan dari AS. Namun, biar bagaimanapun biaya menelpon lebih murah ketimbang provider lain bahkan Skype sendiri.

Sebagai perbandingan, menelepon ke wilayah Guam (Amerika Serikat) dengan menggunakan kode 01017 dari sebuah provider selular di Indonesia untuk waktu bicara selama 25 detik kena biaya Rp 2.000. Sementara, menggunakan layanan telepon di Gmail, menelepon ke Guam dari Indonesia hanya dikenai biaya 0,02 sen atau sekitar Rp 197,- per menit. Suaranya pun sangat bening.

Seperti dilansir Sydney Morning Herald, para analis menilai ini akan menjadi ancaman bagi sejumlah layanan seperti Skype dan sejumlah layanan perusahaan telepon konservatif. Bisa jadi Skype ingin memberikan balasan ke Google yang berusaha mengambil kue pasaran telepon VoIP yang selama ini memberikan fulus.

Skype, Google, dan banyak layanan lainnya juga menawarkan tawaran gratis untuk panggilan dari PC to PC namun Google kini berusaha mengambil pasar Skype.

“Ini sebuah risiko besar bagi Skype. Kompetitor (Google)memiliki nama yang bagus dan dipercaya, “kata Todd Rethemeier dari Hudson Square, sebuah lembaga analis.

Lima Gaya Foto Di Facebook Yang Membuat Orang Lain Muak

Bermacam-macam pose saat mengambil foto dan dijadikan foto profil. Dan ya, Facebook memulai komunitas sejumlah anak-anak kuliah melihat gadis-gadis remaja di foto profil. Lalu, bagaimana makna dari foto profil Anda di Facebook?

Gaya MySpace
Gaya ini di mana para pria berpose di depan cermin dengan kamera ponsel dan perempuan berpose dengan memperlihatkan payudara. Banyak yang mengira mereka terlihat seksi namun sebenarnya ini makin menunjukkan jika mereka samasekali tidak punya teman. Ini merupakan gaya narsis dan menunjukkan tak ada yang mau berada di dekat Anda, mengidap depresi. Menariknya, gaya motret sendiri dengan ponsel di situs kencan OK Cupid menjadi cara jitu mendapatkan banyak perhatian dan pesan. Tapi ini tak berlaku di Facebook.

Menggunakan foto obyek, bayi, dan hewan peliharaan
Mungkin terlihat cute namun pada faktanya itu bukan Anda. Saat melihat foto profil seperti itu akan membuat teman-teman Anda berpikir mungkin saja Anda tidak tampan, gendut, tak percaya diri, atau cacat tubuh sehingga tak ingin menampilkan foto itu di Facebook. Malah, memilih foto yang cute seperti bayi atau peliharaan.

Berfoto sambil minum
Mungkin Anda sedang berfoto minum segelas anggur atau bir. Namun, foto seperti iitu akan membuat Anda seperti seorang pemabuk dan orang-orang tak ingin berteman dengan Anda. Foto ini juga seperti Anda seorang bintang iklan padahal ini merugikan Anda. Sudah mempromosikan bir eh tidak mendapatkan bayaran apapun.

Berfoto Ramai-ramai
Ini salah satu gaya berfoto yang paling banyak digemari di Facebook. Padahal foto ini bisa membuat Anda dinilai tak percaya diri karena memilih foto beramai-ramai. Menurut hasil survei, setelah bertemu dengan seseorang maka 79 persen dari kelompok usia 16-21 tahun akan melihat teman-teman dari orang bersangkutan. Terdengar tak masuk akal namun sebagian orang menilai kepribadian seseorang melalui foto profil

Foto pernikahan atau liburan
Anda masih memasang foto pernikahan Anda, bahkan berbulan-bulan setelah menikah. Memang sungguh menyenangkan memasang foto pernikahan atau liburan setelah berbulan-bulan berlalu akan membuat teman Anda bosan. Anda malah dikira sengaja pamer kepada teman-teman Anda yang masih melajang. Foto liburan membuat Anda akan dijauhi teman-teman karena rekan kerja sangat ingin berlibur seperti Anda namun tak memiliki kemampuan. Cemburu suatu hal yang lumrah!

Facebook Adalah Sebuah Ancaman Berbahaya

Pendiri penjelajahan di dunia maya, world wide web (www), Sir Tim Berners-Lee mengatakan bahwa sejumlah situs pertemanan seperti Facebook, LinkedIn serta beberapa situs pertemanan adalah sebuah ancaman.

Dikutip dari Sydney Morning Herald, Rabu (24/11/2010), sejumlah situs itu sukses besar seperti Facebook dan perusahaan telekomunikasi terbesar mulai menjauh dari prinsip awal pendirian world wide web.

“Sejumlah situs pertemanan itu tak memberikan keleluasaan kepada penggunanya untuk memilih informasi dan membuat web menjadi sesuatu yang masuk ke dalam pulau-pulau terpisah,” ujarnya. Google menyalahkan Facebook membuat 500 juta penggunanya tak bisa berbuat apa-apa dengan kontak data serta informasi personal yang pada akhirnya akan menimbulkan kesan terperangkap.

“Web mengalami evolusi yang sudah luar biasa dan alat yang bisa digunakan untuk membangun kesetaraan prinsip,” jelasnya meski ia mengakui web kini mengalami ancaman besar dalam banyak jalan yang berbeda.

“Semakin Anda masuk,semakin membuat Anda terkunci di dalam. Situs pertemanan sosial menjadi pusat platform dan tidak memberikan Anda kekuatan untuk mengontrol informasi tersebut,” ujarnya.

Sir Tim mengkhawatirkan jika Facebook menjadi sangat besar maka akan memonopoli informasi yang membatasi sebuah inovasi.

The Jester Menghack Situs WikiLeaks

Seorang hacker komputer yang menamakan dirinya The Jester mengaku bertanggung jawab atas serangan yang dilakukan ke situs WikiLeaks pada Minggu (28/11/2010), sesaat sebelum ratusan ribu dokumen rahasia AS di-posting di situs tersebut.

Dilansir CNN, Selasa (30/11/2010), sang hacker bernama The Jester mengaku meng-hacking situs itu demi kebaikan karena apa yang dilakukan WikiLeaks membahayakan tentara AS, aset, dan serta hubungan luar negeri negara itu.

Si hacker ini bisanya menyerang situs Islam dan mengumumkan di akun Twitter-nya “TANGO DOWN” jika ia berhasil menyerang situs tersebut. TANGO DOWN adalah jargon kata yang digunakan Pasukan Khusus AS untuk mengeliminasi jaringan teroris.

Dalam beberapa hari terakhir The Jester menyerang sejumlah situs yang meminta kaum muda Islam melakukan jihad, mendistribusikan instruksi material, dan juga mendorong sikap radikal kaum muda Muslim di AS dan Eropa.

“Saya pernah (terlibat) dengan Pasukan Khusus dan bertugas di sejumlah tempat di Afganistan dan beberapa tempat lainnya,” demikian disampaikannya di situs threatchaos.com, awal tahun ini.

Lenovo Tambah Distributor Untuk Melakukan Ekspansi Pasar

Walaupun pasar komputer jinjing atau laptop di Indonesia sangat besar, persaingan bisnis perkakas canggih ini sangat sengit. Masing-masing produsen terus mencari cara meningkatkan pasar mereka. Salah satunya lewat penambahan distributor. Itulah yang dilakukan oleh Lenovo, pabrik komputer asal China.

Rabu (24/11/2010) kemarin, Lenovo menggandeng PT ECS Indo Jaya dan menjadikannya sebagai distributor kelima di Indonesia. Sebelumnya, Lenovo telah menggandeng empat distributor, Metrodata, Avnet, Ingrem, dan Parakom.

Melalui kerjasama dengan para distributor tersebut, Lenovo berharap pangsa pasar di Indonesia akan bertambah 10 persen tahun depan. “Kami percaya, ECS punya positioning dan coverage yang luas di tanah air sehingga distribusi kami bisa merata,” kata Irene Santosa, Country Manager, Home and Small Medium Business Lenovo Indonesia.

Ia bilang, pangsa pasar Lenovo pada November ini sudah mencapai 6,2 persen, sehingga berada di peringkat empat besar setelah Acer, Hewlett-Packard (HP), dan Asus.

Leonny Kosasih, Business Develompent Director ECS bilang, perusahaannya bermitra dengan Lenovo karena track record penjualan Lenovo semakin baik.

Mengutip data dari International Data Corporation (IDC), ia bilang, penjualan Lenovo hingga kuartal III 2010 naik 26 persen dari kuartal III 2009, persisnya sebanyak 65.000 unit.

“Sebagai awalan, kami akan menjadi distributor bagi produk Lenovo IdeaPad V series, yakni seri V360 dan V460,” kata dia. Notebook yang dibanderol di harga Rp 5 juta – Rp 12 juta per unit tersebut ditujukan khusus untuk segmen usaha kecil dan menengah (UKM).

Lenovo memang giat membidik segmen UKM yang juga terus tumbuh di negeri ini. Pasalnya, hingga November 2010, separuh penjualan Lenovo terserap untuk segmen ini. Dari jumlah tersebut, 60 persen penjualan berada di Jakarta. Sisanya, di Surabaya, Medan, Yogyakarta dan beberapa kota besar lain.

Menurut Irene, salah satu penyebab notebook Lenovo cukup laku di pasaran adalah fiturnya yang sangat dibutuhkan oleh pebisnis kecil dan menengah

Gadis Yang Belum Menikah Di India Dilarang Menggunakan Ponsel

Sebuah desa di Uttar Pradesh, India, memberlakukan aturan yang bisa dibilang diskriminatif. Bagaimana tidak, di Desa Baliyan tersebut kini terdapat sebuah peraturan adat bahwa gadis yang belum menikah dilarang menggunakan ponsel.

“Semua orangtua diminta menjaga agar anak-anak perempuan yang belum kawin tidak menggunakan ponsel. Anak laki-laki masih boleh, tetapi harus dengan pengawasan orangtua,” ujar Satish Tyagi, juru bicara Dewan Adat Desa Baliyan, seperti dilansir Calcutta Telegraph, Rabu (24/11/2010).

Aturan tersebut dibuat dengan alasan bahwa banyak gadis desa yang minggat dan kawin lari sejak ponsel masuk ke sana. Tak kurang ada 23 gadis yang melawan nasihat orangtuanya sejak mengenal ponsel. Dengan larangan itu, warga berharap hubungan gelap melalui ponsel bisa dihindari.

“Dewan adat meyakini bahwa pasangan-pasangan tersebut merencanakan kawin lari lewat komunikasi melalui ponselnya,” ujar tetua adat Jatin Raghuvanshi. Padahal, salah satu alasan di balik maraknya kawin lari ini tak lepas dari penerapan kasta di kalangan masyarakat pedesaan.

Di India, kasta memang sudah dilarang secara hukum. Namun, dalam kenyataannya, penduduk, terutama di desa-desa, masih menerapkan hal itu. Perkawinan antarkasta dilarang sehingga pelaku sering kali mendapat hukuman sosial dan tak dianggap lagi oleh kastanya.