Category Archives: Games

Games Dukung KPK Muncul Di Google Play

Dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK terus mengalir. Tidak sebatas aksi turun ke jalan yang dilakukan masyarakat sipil dan pegiat antikorupsi, dukungan buat komisi antirasuah itu juga hadir melalui video game berbasis Android.

Game bertajuk “Kriminalisasi” itu dikembangkan Madfal Studio sebagai bentuk dukungan terhadap KPK. Madfal Studio menuliskan mengenai kriminalisasi yang didalangi para koruptor untuk menghancurkan KPK. “Dukung KPK selalu, jaga dari kriminalisasi #saveKPK”.

Tokoh utama game Kriminalisasi adalah Abraham Samad, ketua KPK nonaktif. Game ini sendiri cukup mudah dimainkan. Misi tokoh utama dalam permainan ini adalah menjaga kantor KPK yang diserang para koruptor dari tiga sisi alias jalur.

Serangan para koruptor itu dianalogikan dengan tikus yang berusaha memasuki kantor KPK. Selain itu, serangan itu juga berupa gratifikasi yang ditampilkan dalam bentuk uang, berlian, dan lain-lain. Game Kriminalisasi ini mendapat respons cukup baik dari masyarakat.

Hal itu terlihat dari rating game Kriminalisasi yang cukup tinggi yakni 4,8 dari skala 5. Itu berdasarkan hasil penilaian dari 241 orang yang telah mengunduh game itu hingga Kamis, 19 Februari, pukul 10.30 Wita. Mayoritas pengunduh game ini menyuarakan dukungannya buat KPK.

Beberapa di antara pengunduh game mobile itu misalnya, Windra 69 menuliskan “Savekpk. Mantab.. Sikat bersih tikus koruptor”. Lalu, ada pula Fajar Kopties yang menyebut “Savekpk. Kpk lg diguncang tpi kita harus dukung kpk.”

Serangan terhadap KPK memang amat massif belakangan terakhir. Hal itu terlihat dari penetapan tersangka dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjoyanto, yang kini sudah dinonaktifkan. Tak hanya pimpinan KPK, para penyidik komisi antirasuah juga terancam terjerat kasus hukum yang diusut kepolisian.

5 Buah Game Android Sukses Karena Mencontek dan Tidak Kreatif

Pembajakan konsep pada industri game seringkali dianggap lumrah. Selain bukan karena hukum hak cipta yang lemah tetapi kebanyakan pengembang game juga enggan membawa persoalan ini ke ranah hukum. Menurut Gregory Boyd, ketua departemen hiburan interaktif di firma hukum Frankfurt Kurnit Klein and Selz, New York, perkara ini sulit karena distribusi dan pembajakan konsep game berskala internasional. Sedangkan, hukum tiap negara berbeda.

Berikut 5 contoh game sukses yang konsepnya serupa dan dapat diunduh di toko aplikasi Google maupun Apple.
1. Threes dan 2048
“Threes” mengajak pemain untuk bermain dengan angka dan hitungan. Dirilis di toko aplikasi sejak Februari 2014, game ini menyajikan kolom 4×4, di mana tiap gerakan akan menghasilkan penambahan jumlah angka. Jika kotak-kota itu penuh karena tak ada angka serupa yang menyatu, maka pemain dinyatakan kalah. Game berbayar ini langsung mendulang sukses dalam waktu singkat di toko aplikasi Apple. Namun, kurang dari sebulan setelahnya, game serupa bertajuk “2048” dirilis secara gratis. Tak tanggung-tanggung game kloning itu pun masuk daftar game terpopuler di toko aplikasi.

2. Ridiculous Fisihing dan Ninja Fishing
Pada 2010, “Ridiculous Fishing” hanya tersedia di sebuah situs. Kemudian, muncul game serupa di toko aplikasi, yakni “Ninja Fishing”. Hal ini membuat pengembang “Ridiculous Fishing” berang, namun tak bisa menuntut apa-apa. Akhirnya “Ridiculous Fishing” dirilis di toko aplikasi pada 2013 dan tetap mendulang sukses. Kedua game menempatkan pemain sebagai nelayan yang menenggelamkan pancingnya ke samudera lalu bangkit ke permukaan sambil menangkap ikan-ikan di samudera itu. Nelayan harus menangkap ikan sebanyak mungkin agar memenangkan game ini.

3. Monument Valley dan Skyward
Pemenang penghargaan untuk desain game terbaik dari Apple tahun 2014, “Monument Valley”, tak luput dari pembajakan konsep oleh game bertajuk “Skyward”. Keduanya merupakan game berbasis puzzle dengan latar belakang istana. Dalam game ini, pemain harus membantu seorang putri mencari jalan keluar dengan berbagai tantangan.

4. Donkey Kong Country dan Banana Kong
Secara tampilan, kedua game ini berbeda. Tak heran karena “Donkey Kong Country” adalah game yang tersemat pada Nintendo, sedangkan “Banana Kong” tersedia di toko aplikasi pada smartphone. Walau begitu, keduanya memiliki kemiripan konsep, baik dari cerita maupun peran pemain. Di kedua game, akan ada seekor gorila yang berlari mengumpulkan pisang. Gorila itu dapat bergerak leluasa, melompat, menggantung, dan melakukan aksi-aksi lain. Yang berbeda, pada “Banana Kong”, sang gorila berlari lebih kencang dan lihai.

5. Flappy Bird dan Splashy Fish
Kepopuleran “Flappy Bird” tak dapat dipungkiri. Sejak pertama kali dirilis tahun 2013, game ini sukses di pasaran. Bahkan pembuat game ini, Dong Nguyen, sempat menghapus game buatannya karena merasa bersalah. Pasalnya, banyak pemain yang merasa ketagihan secara berlebihan karena game ini. Namun hingga sekarang, kloning “Flappy Bird” sangat banyak berserakan di toko aplikasi Google maupun Apple. Salah satu yang paling sukses adalah “Splashy Fish”, game buatan Massimo Guareschi dari Itali. Yang berbeda, sesuai namanya, tokoh pada “Flappy Bird” adalah burung dan tokoh pada “Splashy Fish” adalah ikan.

Daftar Game Paling Laris 2015

Bagi Anda pencinta game, bersiaplah menyambut berbagai permainan yang akan diluncurkan tahun depan. Sebagian game ditujukan bagi perangkat konsol populer, seperti PlayStation dan Xbox. Berikut game paling dinanti yang dirangkum situs teknologi CNET.

Star Wars Battlefront
Sebagian penggemar film Star Wars tentu ingin merasakan langsung serunya petualangan perang bintang dengan memainkan game ini. “Jalan ceritanya masih misterius, namun ini bakal menjadi game seru di 2015,” tulis CNET, Kamis, 25 Desember 2014. Pencinta game yang tidak memiliki konsol tetap dapat menikmati Battlefront lewat komputer.

Final Fantasy XV
Penggemar game ini sudah menunggu cukup lama, namun tidak mengurangi rasa penasaran untuk memainkannya. Seperti Battlefront, Final Fantasy XV belum banyak diketahui alur ceritanya. Game ini dapat dimainkan di PlayStation 4 dan Xbox One.

Batman Arkham Knight
Arkham disebut-sebut menjadi seri paling seru di antara petualangan Batman terdahulu. CNET menyebutkan, game ini diluncurkan secara resmi pada 2 Juni 2015. Selain dimainkan di PlayStation 4 dan Xbox One, ini dapat diakses lewat komputer.

The Legend of Zelda
Nintendo boleh jadi terlambat bersaing mempromosikan game dibandingkan konsol lain. Konsol buatan Jepang ini pun tengah berjuang dengan platform andalan, Wii U. Lewat platform itu, Nintendo mengunggulkan permainan The Legend of Zelda. “Jika Anda penggemar Wii U, The Legend of Zelda merupakan pilihan yang tepat,” kata CNET.

Titan Souls
Game dengan visual klasik tidak kalah meramaikan tahun 2015. Anda yang rindu memainkan PlayStation 2 dapat merasakannya lewat Titan Souls. Permainan ini dapat dinikmati lewat PlayStation 4 dan di komputer dengan platform Linux serta Mac.

Sejumlah game lain yang diprediksi menjadi favorit adalah Persona 5, Bloodborne, Halo 5 : The Guardians, Below, serta No Man’s Sky. Game yang ada di perangkat bergerak boleh jadi tengah naik daun, namun permainan untuk konsol tetap digemari.

Game Kim Kardashian Mampu Raup 700.000 Dollar Per Hari

Selebritis Hollywood, Kim Kardashian, dikenal di seluruh dunia dan menjadi kaya raya meski tidak pernah “bekerja”. Kini ia bisa menghasilkan uang sekitar US$ 700 ribu per hari hanya dari aplikasi mengenai dirinya, Kim Kardashian: Hollywood. Aplikasi game ini dikembangkan oleh Glu Mobile dan bisa diunduh secara gratis. Dalam game ini pengguna dapat menciptakan avatar mereka sendiri dan bisa menjadi selebritis seperti yang mereka inginkan. Pengguna, melalui avatarnya, dapat mengenakan baju-baju mahal, melakukan sesi foto, dan hang-out dengan selebriti lain yang terdapat dalam daftar. Para pengguna diminta untuk menaikkan status selebriti mereka dari E-List menjadi A-List.

Orang mungkin bertanya-tanya darimana Kim bisa meraup US$ 700 ribu karena game ini diunduh gratis. Pendapatan itu muncul karena pengguna game ini harus membayar jika ingin menggunakan item tertentu bagi avatarnya. Misalnya, pengguna game ingin mengenakan gaun seksi atau mendapatkan potongan rambut terbaru, maka mereka harus membeli item tersebut dengan membayar tunai.

Game ini menggambarkan keseharian Kim sebagai selebritis Hollywood. Para analis game memprediksi bahwa game bisa bisa meraup keuntungan US$ 200 juta pada tahun pertamanya. Jika gagal pun, game ini diprediksi akan mendunia seperti Candy Crush. Sejak diluncurkan pada Juni lalu, saham Glu Mobile selaku pengembang game ini sudah melonjak lebih dari 30 persen. Penjualan pun naik 51 persen pada kuartal kedua tahun ini. Game Kim Kardashian ini menjadi pendorong utamanya.

Analis lain menilai bahwa game ini harus memiliki beberapa fitur baru jika ingin terus digemari. Menurut mereka, lama-kelamaan fitur seperti membeli baju mahal atau hang-out dengan selebriti akan menjadi suatu hal yang membosankan.Kanye West, suami Kim Kardashian, berjanji akan membuat game Kardashian: Hollywood dalam bentuk seri. Ini disebabkan antusiasme penggemar pencinta game semakin banyak.

“Saya suka bahwa fan terus-menerus mengatakan bahwa game Kardashian: Hollywood menjadi favorit mereka di media sosial. Mereka juga merekomendasikan game ini untuk dimainkan,” kata West mengenai game yang terdapat pada Android ini. Dilansir Femalefirst, Selasa, 15 Juli 2014, Kanye akan menambahkan aplikasi dalam game Kardashian tersebut. “Ke depannya akan ada karakter baru dan lokasi yang eksotis serta tempat liburan favorit di dalam permainan,” West melanjutkan.

Kim Kardashian: Hollywood merupakan game yang menggambarkan kehidupan Kim Kardashian. Game ini juga menyoroti kehidupan artis-artis dunia yang lain.Dalam permainannya, pengguna bisa memilih karakter selebriti yang ingin mereka mainkan. Karakter ini harus dibawa berkeliling sekitar Hollywood untuk mendapatkan poin “ketenaran”, menghadiri acara penting, hingga ikut dalam pemotretan dan jatuh cinta.

Kim hadir dalam game ini untuk memberikan bantuan dan nasihat kepada karakter selebritas yang dipilih pemain dalam menentukan benda yang bagus untuk dibeli, gaya untuk berpesta, dan rekomendasi lainnya. Selain mendapatkan keuntungan dari proyek game ini, West mengakui game ini memberinya pengalaman luar biasa. “Proyek ini menjadi pengalaman luar biasa. Saya senang melihat banyak orang menikmati permainannya,” kata Kanye.

Angka Penjualan Playstation 4 Tembus 7 Juta Unit

Optimisme Sony bahwa penjualan PlayStation 4 akan meroket ternyata terbukti. Lewat akun resmi PlayStation di Twitter, perusahaan mengumumkan bahwa konsol game itu terjual lebih dari 7 juta unit. “Terima kasih, penjualan PS4 sudah melebihi 7 juta unit di seluruh dunia,” kicau akun @PlayStation, Kamis, 17 April 2014.

Angka itu merupakan prestasi yang sangat baik untuk Sony. Dalam waktu lima bulan saja, konsol game yang dirilis November itu terjual sangat cepat. Selain itu, lebih dari 20,5 juta kopi game PS4 juga sudah terjual, termasuk lewat distributor resmi dan dari unduhan di Play Store.

“Atas nama seluruh anggota PlayStation di seluruh dunia, saya ingin mengucapkan terima kasih atas dukungan Anda kepada PS4 sebagai konsol game pilihan. Kami tak akan bisa melakukannya tanpa dukungan dan umpan balik dari Anda. Kami mendengarkan,” kata manajer media sosial PlayStation, Sid Shuman, lewat blog resmi PlayStation.

Sejak awal, banyak analis yang memperkirakan penjualan PS4 akan terus tumbuh. Angka ini juga membuktikan bahwa PS4 berhasil meninggalkan penjualan Xbox One milik Microsoft yang diluncurkan hampir bersamaan.

Flappy Bird Games Untuk Meningkatkan Rasa Stress

Game seharusnya membuat pemainnya menjadi senang dan tidak jenuh. Namun game bernama Flappy Bird ini justru membuat pemainnya kesal, bahkan stres, tapi bikin ketagihan.

Game ini meminta Anda untuk membantu seekor burung melewati tiang-tiang dengan berbagai ukuran. Burung kuning atau biru itu harus dibantu terbang dengan cara mengetuk-ngetukkan jari Anda sesuai dengan kebutuhan si burung untuk terbang. Jika menabrak, burung akan langsung jatuh dan permainan berakhir.

Di media sosial Twitter dan Facebook, sejumlah pengguna membandingkan skor yang berhasil dicapai dengan tangkapan layar. Ada yang 13, 20, tapi ada juga yang hanya tiga. Bahkan beberapa pengguna juga mengumpat dan marah pada si burung mungil ini saking sulit menerbangkannya.

Game yang dikembangkan oleh Gear Studio ini sebenarnya sangat sederhana. Tampilannya memang masih dua dimensi dan pikselnya kasar, tapi grafiknya sangat halus dan berjalan baik.

Sejauh ini, game yang sudah meluncur sejak Maret 2013 ini berada pada posisi teratas di App Store dan Google Play, serta sudah diunduh lebih dari 10 juta pengguna. Sedangkan untuk ponsel Windows akan segera meluncur dalam waktu dekat.

Oculus Rift Kacamata Virtual Reality untuk Gamers Diluncurkan

Virtual reality terdengar hampir kuno di zaman OLEDs, 4K, Kinect, glasses-free 3-D dan semua cara menakjubkan lainnya yang ada saat ini untuk berinteraksi dengan game. Namun, virtual reality bakal kembali dalam cara yang sangat menakjubkan dengan kehadiran Oculus Rift, perangkat yang diperkenalkan di Consumer Electronics Show, Las Vegas, Nevada, 7-10 Januari lalu.

Oculus Rift tampak seperti sepasang kacamata ski. Di dalamnya terdapat dua lensa, satu untuk setiap mata, yang mengarah pada layar LCD tunggal. Layar akhir akan menjadi 7 inci, sedang prototipe yang diuji 5,6 inci. Layar itu memberikan dua gambar terpisah, satu untuk masing-masing mata, sehingga pengguna mendapatkan stereoscopic 3-D.

Inilah yang menakjubkan, yakni sensor di accelerometer dan gyroscope yang masuk ke dalam game PC. Ketika pengguna memutar kepala, pandangannya bergerak hampir sempurna dengan alat ini, 360 derajat, serta pandangan ke atas dan ke bawah.”Hal ini pengalaman interaktif yang paling mendalam yang pernah saya lihat,” ujar Dan Nosowitz dari Popular Science. Situs Oculus mengatakan Rift menggunakan teknologi pelacakan khusus yang membuat latency pelacakan kepala 360 derajat sangat rendah sehingga memungkinkan pengguna secara mulus melewati dunia maya seperti di kehidupan nyata. Setiap gerakan halus kepala pengguna dilacak secara real time sehingga menciptakan pengalaman alami dan intuitif.

Perangkat canggih ini bekerja seperti sebuah peripheral. Anda menghubungkan ke komputer Anda dan bermain game PC dengannya. Ia membutuhkan sebuah PC gaming berkemampuan besar pada saat ini. Oculus Rift dimulai sebagai proyek hobi Palmer Luckey. Pria ini mengawali idenya dengan membongkar smartphone dan lantas membuatnya sebagai pendahulu Oculus Rift. Luckey menulis proyeknya di sebuah forum, tempat dia bertemu John Carmack, seorang legenda game pencipta Doom, Quake, Wolfenstein 3D dan banyak lagi. Carmack meminta Luckey melakukan pengujian produk. Ia menyukainya dan menjadi pendukung terbesarnya.

Carmack juga membawa Luckey ke atas panggung di konvensi game E3 dan bahkan membantunya dalam proses pengembangan. Kemudian proyek itu digarap Kickstarter, sebuah platform pendanaan terbesar di dunia untuk proyek-proyek kreatif. Ketika menguji layar prototipe Oculus Rift, Nosowitz mengakui tim pengembang telah bekerja sangat keras untuk menghilangkan latency yang terjadi. Desainnya juga sedikit berbeda. “Tapi apa yang begitu mengejutkan dan mengesankan tentang Oculus Rift adalah bahwa ia benar-benar bekerja,” kata Nosowitz, Rabu, 5 Februari 2014.

Pengguna yang memakai Oculus Rift akan masuk ke dunia yang sama sekali baru. Gerakan tubuh mereka bakal merespons seperti di dunia nyata. Sangat nyaman dan alatnya tidak terlalu berat, hanya 369 gram. Benar-benar seperti kacamata ski. Rift menyediakan sudut pandang sekitar 110 derajat. Kombinasi sudut pandang lebar dengan pelacakan kepala dan stereoscopic 3D inilah yang diklaim pengembangnya menciptakan pengalaman virtual reality masa depan.

Satu-satunya masalah yang ditemukan Nosowitz adalah kecenderungan untuk memindahkan seluruh tubuhnya dan bukan hanya headset. Jika Anda bersandar untuk melihat sekitar sudut, misalnya, headset tidak dapat menerjemahkannya ke dalam gerakan dalam game. Selain itu, ada masalah mabuk, istilah yang ditolak Oculus. Mereka lebih suka menyebutnya “disorientasi”, meskipun itu hal yang sama. Nosowitz mengaku agak sulit untuk mengetahui apakah penyebab mualnya karena Rift atau terlalu lama bermain. Namun, hal itu bukan sesuatu yang bisa dianggap enteng. Beberapa orang mungkin akan bereaksi lebih buruk daripada yang lain.

Development Kit diharapkan keluar bulan Maret dan perusahaan berharap versi consumer product dapat dirilis tidak terlalu lama pada tahun ini. Oculus mengatakan harganya sekitar US$ 300. Menurut Nosowitz, produk Rift ini merupakan salah satu hal yang paling menakjubkan di CES tahun ini. Kacamata pintar atau smart glass tampaknya kini menarik perhatian perusahaan teknologi besar. Setelah Google berhasil merilis smart glass Google Glass, kini giliran Microsoft. Meskipun baru pengajuan paten, kacamata pintar Microsoft memiliki fungsi yang sedikit berbeda dari Google Glass.

Perusahaan teknologi besutan Bill Gates itu telah mengajukan paten teknologi smart glass berbasis Augmented Reality (AR) pada November 2012 dan telah disetujui oleh lembaga paten dan merek dagang Amerika Serikat belum lama ini, seperti dilansir situs Engadget. Konsep teknologi smart glass Microsoft yang dipatenkan meliputi teknologi informasi eye tracking depth, pengenal wajah, perangkat layar potential player head mounted, dan data suara potential player.

Jika Google Glass memiliki fungsi yang nyaris sama dengan smartphone, Microsoft mendesain kacamatanya khusus untuk penggila games. Rencananya, kacamata pintar yang belum memiliki nama ini juga akan berfungsi sebagai kontroler game Xbox One. Para pengembang teknologi berharap teknologi AR pada smart glass yang dibawa Microsoft dapat menyempurnakan perangkat navigasi Kinect yang ada sehingga mampu menjadi kontroler Xbox One yang canggih.

Meskipun paten smart glass Microsoft telah dipublikasikan, Microsoft masih belum mau memberikan detil lanjut pengembangan produknya itu.