Monthly Archives: December 2011

Steve Jobs Jilati Ludah Sendiri Dengan Mencontek Habis Habisan BlackBerry Dengan iMessage

Selama ini banyak orang berpikir bahwa kelebihan BlackBerry ketimbang smartphone lainnya adalah platform chat di BlackBerry Messenger yang eksklusif dan menyenangkan. Model interaksi di ruang chatting seperti itu kini juga bakal hadir secara eksklusif di produk perangkat mobile buatan Apple.

Dalam pembukaan World Wide Developers Conference (WWDC) 2011, di Moscone Center, San Francisco, California, AS, Senin (6/6/2011), ajang tahunan yang dihadiri ribuan para pengembang software, Apple mengumumkan kehadiran iMessage sebagai salah satu fitur baru dalam iOS 5. Layanan chat ini dapat dipakai untuk berkomunikasi antarpemilik iPhone, iPod Touch, dan iPad.

Seperti halnya BBM, iMessage bisa juga dipakai untuk chatting beramai-ramai alias group chatting dan ada notifikasi kalau ada pesan masuk, tanda kalau pesan telah terkirim dan diterima, serta tanda kalau lawan chat sedang mengetik. Layanan ini bisa digunakan baik lewat jaringan WiFi maupun jaringan seluler 3G. Tidak hanya untuk saling berkirim teks, tapi juga foto dan video.

Apple memang sering menjadi trendsetter produk maupun teknologi yang kemudian diikuti para kompetitornya. Namun, kali ini Steve Jobs kelihatannya harus berani menjilati ludahnya sendiri bahwa ia pun tidak mentabukan copycat dengan meniru kesuksesan BlackBerry Messenger meskipun saat peluncuran ia menyuruh bawahannya untuk presentasi sedangkan ia duduk menonton. Persaingan kedua platform bakal makin sengit.

Virus Jenis Baru Mulai Menyebar Lewat Facebook Chat

Jangan sekali-sekali menge-klik link yang dikirim teman lewat layanan Facebook Chat jika belum jelas sumbernya. Bisa jadi, link tersebut adalah jebakan virus yang disebar lewat akun teman yang sudah dibajak. Sekali terjebak, Anda kesulitan untuk mengatasinya.

Kenapa patut diwaspadai? Pembuat virus ini rupanya tahu kelemahan Facebook sehingga membuat jebakan bukan lewat aplikasi sehingga sulit diblokir administrator Facebook. Menurut laporan Vaksincom, serangan ini menyebar sejak pertengahan Agustus 2011. Hingga saat ini banyak pengguna komputer yang sudah terinfeksi oleh serangan jenis worm/rootkit yang dikenal dengan nama W32/Kolab.xx oleh Norman Security Suite. Virus ini juga disebut Click1.

Tercatat, sudah puluhan varian sejak Agustus yang disebarkan oleh pembuat virus ini. Hebatnya, pada saat awal kemunculannya selama 2 minggu pertama mayoritas antivirus bahkan tidak dapat mendeteksi worm/rootkit tersebut sampai dengan awal September 2011.

Kolab disebarkan lewat layanan Facebook Chat. Umumnya hanya pesan singkat, misalnya iming-iming video lucu atau video porno disertai link-nya. Begitu link tersebut di-klik, komputer akan mengunduh file virus secara otomatis yang akun Facebook terbajak.

Namun, hebatnya akun Facebook yang menjadi korban tidak akan mengalami perubahan apapun. Pembuat virus akan memanfaatkan akun-akun tersebut untuk menyebarkan lebih banyak link jebakan ke jaringan pertemanan tersebut. Hebatnya, saat akun korban mengirim link jebakan secara otomatis, tidak muncul jendela poup sehingga pengguan facebook tak sadar akunnya sedang dimanfaatkan.

Masih Sulit Dibasmi

Satu-satunya cara efektif menghadapi serangan semacam ini adalah dengan mengantisipasi sejak awal. Layaknya situs phising, jangan mudah tergoda untuk membuka link yang dikirimkan orang lain meski dengan iming-iming menarik. Apalagi serangan macam Kolab termasuk jenis serangan yang sulit dibasmi. Vaksincom bahkan masih belum menemukan cara efektiof membasminya.

“Vaksinis sedang melakukan test ekstensif pada virus ini di laboratorium virus Vaksincom. Nantikan artikel berikut yang akan menggali lebih dalam tentang virus ini serta cara membasminya,” tulis Ad Sap, dari Vaksincom dalam emailnya, Jumat (9/9/2011).

Kolab/Click1 tidak berjalan pada proses Windows sehingga sulit menemukan dan mematikan keberadaan worm/rootkit ini. Tetapi, worm ini justru mendompleng atau menumpang pada file Svchost.exe milik Windows, sehingga Anda akan sulit mematikannya. Jika Anda memaksa mematikan file Svchost.exe, komputer akan mengalami blue screen of death/BSOD. Termasuk jika Anda mencoba melakukan scan menggunakan tools tertentu seperti GMER, tools yang biasa digunakan untuk mendeteksi rootkit.

Walaupun tidak berjalan pada proses atau services Windows, Kolab/Click1 memanfaatkan file Svchost.exe Windows, untuk melakukan broadcast pada IP-IP tertentu. Agar dapat berjalan bebas tanpa hambatan, Kolab/Click1 mendaftarkan programnya pada Windows Firewall, sehingga diperbolehkan untuk melakukan koneksi dan broadcast.

Nah, sebelum Anda terjebak, catat tips hindari Kolab/Click1. Berikut beberapa tips bagi Anda jika tidak ingin terinfeksi dan menjadi korban dari worm/rootkit ini:

1. Hindari melakukan klik pada link yang dikirim pada Anda, baik melalui pesan chat FB atau status.

2. Beritahukan pada teman Anda, bahwa komputer tersebut telah terinfeksi virus, dan segera lakukan update dan scan komputer dengan antivirus yang terupdate.

3. Jangan melakukan copy link atau melakukan pemberitahuan disertai link tersebut, karena dengan begitu Anda justru ikut menyebarkan link yang mengandung virus tersebut.

4. Jangan meninggalkan FB Anda dalam keadaan aktif/login, sebaiknya Anda logout dahulu hingga Anda kembali.

5. Gunakan Secure HTTP / HTTPS pada saat Login FB, hal ini agar FB Anda tidak mudah diakses oleh orang lain disekitar Anda.

Cara Memakai Facebook Chat Lewat BlackBerry, iPhone, Symbian, dan Android

Banyak yang bertanya tentang bagaimana cara buka Facebook Chat di handphone, kalo biasanya Facebook Chat hanya bisa dibuka di komputer/ PC sedangkan Facebook sendiri dapat dibuka secara mobile via handphone atau aplikasi lain di BlackBerry atau iPhone. Kali ini akan dibahas tentang aplikasi yang dapat digunakan untuk chatting khususnya Facebook Chat melalui BlackBerry.

Aplikasi bernama Palringo merupakan salah satu aplikasi instant messenger multiprotokol yang dapat digunakan untuk chatting via mobile atau via desktop dan menangani berbagai layanan instant messenger, tercatat ada sekitar 11 layanan mulai dari Yahoo!Messenger sampai dengan Facebook Chat termasuk Palringo Chat. Untuk instalasi aplikasi ini dapat digunakan untuk perangkat mobile dengan platform seperti Java, Windows Mobile, Symbian/ S60, Aplle iPhone/ iPod Touch, BlackBerry bahkan untuk Android. Untuk perangkat komputer/ PC tersedia juga untuk Windows PC dan Mac OS X, cukup lengkap kan? Jadi gak hanya menangani BlackBerry dan iPhone aja tetapi dapat juga untuk handphone Java atau Symbian.

Kali ini dibahas pemakaian untuk perangkat BlackBerry, untuk perangkat lain tidak berbeda jauh.

1. Pertama download aplikasi Palringo via browser PC di http://www.palringo.com/en/gb/download atau download OTA via perangkat Blackberry di alamat http://modept.mobi/download/palringo/app pilih jenis handphone dan tipe OS yang ada. Setelah terinstal buka aplikasi Palringo.

2. Pertama kali daftar dulu account Palringgo menggunakan alamat email, setelah aktif klik “Service” pada tulisan “Not Connected” klik dua kali untuk “Sign In” menggunakan account yang sudah dibuat tadi. Setelah tersambung dengan account Palringo, tambahkan account Chat/ IM dari layanan yang lain antara lain terdapat MSN/ Windows Live Messenger, Yahoo! Messenger, AIM/ AOL Instant Messenger, Tancent QQ, Gadu-Gadu, ICQ, XMPP/ Jabber, Facebook Chat,GTalk/ Google Talk, dan iChat.

3. Lalu, arahkan kursor pada account Palringo, klik logo BlackBerry di samping kiri trackball, klik “Service”, klik lagi “Add Service” sampai ditemukan logo layanan yang mau ditambahkan, kemudian isikan ID atau Username dan password-nya sampai terkoneksi, account layanan ini akan muncul di bawah account Palringo.

Di bagian atas layar ada dua menu, satu dengan logo Palringgo huruf “P” dan menu “Contacts”. Menu pertama untuk mengatur tentang “Service” atau layanan yang akan diaktifkan, “Active Chats” atau pesan yang masuk, “Location” untuk menunjukkan lokasi/ daerah kita Online dan menu “Help” untuk bantuan.

4. Untuk mengetahui teman yang sedang online atau bahkan yang offline, arahkan kursor trackball ke “Contacts”. Untuk Chat dengan teman ini cukup arahkan kursor ke nama teman terus klik trackball untuk “Private Chat” atau klik “properties” untuk melihat info tentang teman ini.

Yang unik dari Palringo adalah adanya “Location” yang menunjukkan lokasi pengguna, dapat diatur secara manual dengan menulis nama negara/ kota atau secara auto menggunakan GPS yang ada di BlackBerry atau diatur disable dan bahkan dapat diatur siapa aja yang dapat melihat data lokasi ini apakah semua orang atau tertentu aja.

Koprol Kenalkan Fitur Baru untuk Pengguna PC

Koprol, jejaring sosial berbasis lokasi buatan Indonesia yang kini dimiliki Yahoo, mengenalkan fitur baru di situsnya untuk pengguna PC. Fitur terbaru itu bisa diakses melalui situs Koprol.com.

Fitur terbaru Yahoo! Koprol meliputi ‘Interesting Streams’ untuk komentar sosial, ‘Onboarding’ untuk memudahkan check-in, ‘People Finder’ untuk berhubungan dengan orang sekitar dan ‘Hovercard’ yang memungkinkan pengguna untuk menemukan informasi profil pengguna lain tanpa harus mengunjungi halaman profil individu.

Fitur populer yang sudah tersedia pada ponsel seperti ‘Hot Tags’ yang mengonsolidasikan konten pada topik populer atau peristiwa akan tersedia juga di PC. Selain itu, ada Fitur ‘Koprol Stamp’ yang berfungsi bagai “hadiah” bagi para pengguna karena telah berhubungan dengan pengguna Koprol lain.

Ketersediaan fitur-fitur ini pada PC juga menyediakan saluran tambahan bagi pengusaha untuk menjangkau audiens di rumah-rumah dan memperluas ‘Koprol for Business’ sebagai alat pemasaran untuk mencapai basis konsumen yang lebih luas.

“Antarmuka PC baru Yahoo! Koprol ini bukan sekadar sebagai perombakan tampilan tapi menawarkan integrasi pengalaman dan fitur di ponsel dan desktop,” ujar Pontus Sonnerstedt, Country Manager Yahoo! Indonesia, dalam rilis yang diterima KOMPAS.com Rabu (30/11/2011).

Tahun ini, Yahoo! Koprol juga telah mengembangkan beberapa fitur yang membuat Yahoo! Koprol tersedia di ponsel Android dan BBM6. “Sekarang, kami telah melangkah lebih jauh untuk memberikan pengalaman yang konsisten bagi konsumen, baik yang menggunakan peranti bergerak atau yang sedang duduk di rumah di depan desktop,” tambah Satya Witoelar, Co-founder Yahoo! Koprol.

Hub Aplikasi Baru Dari Yahoo Untuk Saingi BlackBerry Messenger

Meski sudah punya Yahoo Messenger yang sangat populer tak menghalangi Yahoo untuk membuat aplikasi instant messaging lain. Aplikasi chat baru tersebut adalah Hub, yang tampilannya mirip BlackBerry Messenger besutan Research In Motion (RIM).

Sebagai sebuah aplikasi untuk ngobrol, pengguna Hub dapat saling berkirim pesan dengan pengguna Hub lain di seluruh dunia dengan gratis. Yang istimewa dari Hub adalah pengguna Hub tetap dapat mengirim pesan kepada rekannya yang tidak menggunakan atau meng-install aplikasi Hub di telepon pintarnya.

Syaratnya, nomor telepon orang yang dituju sudah tersimpan di daftar kontak (phonebook). Si penerima pesan pun dapat membalas pesan tersebut lewat layanan SMS, tetapi dikenai biaya oleh operator.

Fitur ‘balas pesan’ via SMS ini nantinya hanya bisa untuk pengguna Hub di Kanada, Indonesia, India, Kuwait, Malaysia, Filipina, Pakistan, Thailand, Amerika Serikat dan Vietnam.

Fitur Hub lainnya meliputi group messaging, mampu melihat dan menambahkan partisipan ke dalam thread, berbagi daftar kontak, serta notifikasi.

Untuk sementara, aplikasi Hub yang masih berstatus Beta ini hanya tersedia untuk pengguna ponsel pintar Android 2.1 Eclair atau versi di atasnya. Sayangnya, saat ini aplikasi Hub hanya bisa digunakan oleh pengguna di Amerika Serikat.

Facebook Messenger Diluncurkan Siap Saingi YM dan Live Messenger

Setelah meluncurkan aplikasi Facebook Chat untuk perangkat ponsel pintar, secara diam-diam Facebook kini tengah menguji coba fitur Facebook Messenger berbasis Windows. Aplikasi ini nantinya akan memudahkan pengguna untuk chatting dengan teman Facebook di komputer tanpa perlu membuka browser dan membuka situs Facebook.com.

Seperti dikutip dari TechCrunch, informasi ini “dibocorkan” oleh sebuah blog TechIT di Israel yang memberikan penjelasan mengenai metode chatting dengan beberapa orang di komputer tanpa perlu membuka browser dan situs Facebook. Uji coba ini ternyata sudah dilakukan sejak sebulan lalu.

Aplikasi ini akan menyasar pengguna Facebook di personal computer (PC) atau laptop. Sementara itu, aplikasi Facebook Chat hanya menyasar kalangan yang memiliki ponsel pintar.

Sebenarnya sudah banyak aplikasi dari pihak ketiga yang sudah menerapkan fitur seperti ini. Kebanyakan mereka adalah perusahaan layanan penyedia messenger seperti Digsby, Trillian, atau Instant Messenger. Perusahaan tersebut juga bisa terhubung dengan Facebook berkat aplikasi Facebook Chat.

Selain mendukung untuk chatting, aplikasi Facebook Messenger juga dapat digunakan untuk melihat notification, permintaan teman baru, bahkan masih bisa melihat update status ataupun aktivitas teman kita di Facebook. Jika teman tidak sedang online, kita juga bisa memberikan pesan secara offline.

Jika memang bisa diluncurkan, maka fitur ini berpotensi menyaingi Yahoo Messenger dan Windows Live Messenger.

Saat diuji coba, disebutkan bahwa fitur ini sudah berjalan baik, sama seperti chatting di Facebook. Daftar teman yang online pun juga bisa ditampilkan di bagian bawah. Sementara itu, fitur chatting-nya akan muncul di bagian tersendiri, yang muncul berupa tab-tab teman di bagian bawah.

Meski aplikasi ini belum resmi diluncurkan, di situs resmi Facebook ini sudah dipajang informasi soal messenger tersebut. Bahkan, instalasi file-nya sudah beredar di internet. Bagi Anda yang sudah tak sabar dan ingin mencobanya, silakan unduh instalasi file di link berikut ini.

Aplikasi ini dikembangkan sendiri oleh Facebook dan belum mendapat dukungan dari Microsoft, yang juga menjadi investor besar di Facebook. Belum secara jelas apakah Facebook akan menawarkan aplikasi ini ke Microsoft, termasuk dukungan ke Windows 7 atau mungkin jika berpindah ke Windows 8. Namun, Facebook menjanjikan kalau aplikasi ini berjalan mulus di Windows, maka akan ditawarkan juga ke Mac dan Linux.

Jasa Titip Menitip Online Yang Ternyata Mampu Memberikan Keuntungan Besar

Pernah dititipi orang sesuatu ketika berada di luar kota atau luar negeri? Mungkin yang terbayang adalah repot, berat, dan belum tentu orangnya mau membayar.

Apalagi yang menitip adalah keluarga atau sahabat dekat? Pernah terpikir aktivitas ‘titip-menitip’ bisa menjadi sumber penghasilan? Biztip.com akan menjawabnya.

Bistip.com sebagai Peer to Peer Courier Service merupakan situs yang memberikan kesempatan bagi pelawat (traveler) untuk menyampaikan kepada seluruh dunia bahwa dia sedang berada di suatu tempat dan akan kembali dalam kurun waktu tertentu, dan tentu saja siap dititipi membeli barang yang Anda inginkan.

Bagi siapapun yang ingin menitip sesuatu dari traveler ini, akan dikenakan biaya sesuai dengan keinginan traveler. Misalnya ada orang yang sedang berada di Singapura dan akan kembali ke Indonesia tiga bulan lagi, maka orang Indonesia yang mau menitip sesuatu seperti tas, sepatu, atau apapun bisa menginformasikan ke orang yang di Singapura tersebut.

Ketika orang yang di Singapura datang dan membawa barangnya, yang menitip harus membayar harga barang plus komisi sebesar yang diinginkan oleh traveler. Biasanya kesepakatan dilakukan di awal transaksi.

“Ada yang membayar sampai berkali-kali lipat karena saking senangnya mendapat barang yang diinginkan,” ujar William, pendiri Bistip.com, saat menjadi pembicara dalam Sparx Up Seminar “Gamification and Cnvergence” di International Design School, Jakarta, Jumat (23/12/2011).

William menambahkan, keberhasilan konsep yang ditawarkan Bistip.com telah membuat situs ini memiliki lebih dari 3600 anggota tersebar di 237 kota di 47 negara. Selain pembayaran di tempat, sistem pembayaran yang sudah bisa menggunakan BCA dan PayPal juga menjadi pendukung keberhasilan Bistip.com di berbagai negara.

Bistip.com yang dirintis pada Juli 2011 merupakan pemenang Sparx Up Awards 2011 untuk kategori Best User Generated Content dan mendapat gelar Most Promising Start Up 2011.

Kehadiran William di seminar Sparx Up yang disponsori oleh Kompas.com ini adalah untuk menginspirasi teman-teman lain yang belum mendirikan startup untuk berani memulai dan berani mengambil pangsa pasar internasional.

Konsep sederhana yang ditawarkan Bistip.com memberi contoh bahwa untuk “Go International” ternyata tidak sesulit yang disangka. Ajang SparxUp Award telah mencapai puncaknya, Jumat (21/10/2011) malam. Dua startup berhasil meraih penghargaan sebagai Best Most Promising Startup dan Best Rising Star, menggondol sejumlah hadiah berupa uang tunai, trophy serta kesempatan mendapatkan coaching dari para pakar dalam bisnis digital untuk membantu mengembangkan bisnis.

Gelar Best Most Promising Startup berhasil diraih oleh Bistip.com. Situs ini menyediakan layanan titip-menitip barang dan menyebutnya social marketplace. Lewat situs ini, satu pengguna bisa menitip barang pada pengguna lain yang sedang bepergian ke suatu tempat. Deal soal pembayaran, pengiriman dan sebagainya bisa diselesaikan sesuai cara pengguna.

Saat ini, Bistip.com sudah memiliki sekitar 2500 Bistiper, istilah yang dipakai untuk pengguna Bistip. Cukup banyak transaksi yang terjadi. Di setiap transaksi yang berjalan baik, penitip bisa member reputasi bagus pada si pembawa barang. Selain meraih Best Most Promising Startup, Bistip juga meraih Best Social Network dan Best User Generated Content dalam ajang SparxUp kali ini.

Sementara itu, gelar Best Rising Star diraih oleh Andtechnology.mobi, sebuah perusahaan penyedia solusi mobile. Andtechnology bisa mengembangkan solusi mobile untuk beragam aplikasi dan platform sistem operasi. Beberapa solusi yang telah dikembangkan saat ini mencakup bidang kesehatan dan minuman.

Dalam ajang SparxUp 2011, Andtechnology menang berkat produknya yang dinamai Blink Kontrol. Produk yang terdiri dari rangkaian hardware, smartphone Android, dan aplikasi ini memungkinkan penderita stroke untuk berkomunikasi dan melakukan aktivitas tertentu. Cukup mengedipkan mata, maka penderita stroke bisa mematikan AC misalnya.

Selain dua startup tersebut, sebanyak 23 startup lain juga menerima penghargaan SparxUp Award. Beberapa startup peraih itu adalah Ngaturduit.com, Ngomik.com, mobile game NyonNyonNyon dan Stack the Stuff, Bouncity, serta Inkuiri for BlackBerry.

Ajang SparxUp Award tahun ini telah memasuki tahun kedua di mana Kompas.com turut berperan sebagai penyelenggaranya. Tema “Innovate or Die” diusung dalam perlombaan tahun ini, menggarisbawahi pentingnya inovasi. Secara umum, produk-produk startup tahun ini sudah semakin orisinal dan menunjukkan inovasi.