Lenovo Luncurkan Android Golden Warrior Dengan Octa Core Seharga 1,5 Juta Rupiah

Lenovo sepertinya mengikuti tren smartphone Android murah dengan spesifikasi tinggi dengen berencana meluncurkan Golden Warrior S8. Smartphone ini memiliki prosesor 8 inti (octa-core) dengan banderol harga yang sangat murah, 130 dollar AS (sekitar Rp 1,5 juta).

Bocoran foto Lenovo Golden Warrior S8 tersebut muncul di Tiongkok, seperti diberitakan oleh GSM Arena, Jumat (11/4/2014). Situs berbahasa Cina, MTKSJ.com yang pertama kali memuat foto-foto S8 juga mengabarkan bahwa smartphone Octa Core milik Lenovo tersebut akan mengusung prosesor buatan MediaTek.

Untuk sebuah smartphone dengan harga 130 dolar AS, dan dirakit oleh pabrikan Tiongkok, S8 memiliki fitur yang tidak boleh dianggap remeh. Lenovo menyertakan layar 5,3 inci buatan Gorilla Glass yang anti-baret, dengan resolusi 720p.

Jika melihat bocoran foto S8, panel penutup baterai yang terbuka memperlihatkan slot kartu SIM yang jumlahnya ada dua di samping slot kartu MicroSD. Ini artinya S8 merupakan smartphone dual SIM.

Selain itu, situs berbahasa Italia, Webtrek.it juga membocorkan spesifikasi teknis S8 yang selain prosesor Octa-core MTK6592 1,4 GHz juga terdapat RAM 2 GB, penyimpanan internal 16 GB, kamera belakang 13 MP, dan kamera depan 5 MP, konektivitas 3G, dan kapasitas baterai 2.000 mAh.

Prosesor Octa-core yang diusung S8 juga disebut merupakan 8 core sejati (true octa core) buatan MediaTek, dimana delapan core chip bekerja secara bersamaan, alih-alih prosesor empat core yang bekerja secara simultan.

Sayangnya, Lenovo Golden Warrior S8 hanya dibekali dengan sistem operasi Android 4.2.2 (Jelly Bean). Namun, jika banderol harga yang ditawarkan benar (130 dollar AS), maka faktor sistem operasi bisa dikesampingkan.

Belum jelas apakah Lenovo bakal merilis Golden Warrior S8 tersebut di pasar Tiongkok saja atau juga berencana memasarkannya di luar. Namun yang pasti, varian smartphone murah buatan Lenovo sangat dinanti.

BRI Klaim Tidak Terpengaruh Heartbleed Bug

Sekretaris Perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Muhamad Ali mengatakan perusahaan menjamin keamanan perbankan yang dilakukan para nasabahnya dari ancaman Heartbleed Bug. Heartbleed merupakan bug yang terdapat dalam kriptografi OpenSSL.

Bug ini dapat membuka celah akses lalu lintas yang berjalan dari server kepada pengguna Internet. “Website BRI yang di-publish ke Internet tidak menggunakan OpenSSL sehingga serangan Heartbleed jadi tidak berdampak,” katanya dalam pesan pendek, Senin, 14 April 2014.

Para peneliti dari Google menemukan Heartbleed Bug yang menjadi salah satu kelemahan keamanan Internet yang paling serius dalam beberapa tahun belakangan ini. Sejumlah situs dan komputer pengguna terancam mengalami pembobolan keamanan.

Heartbleed menyerang standar enkripsi OpenSSL yang menyimpan sejumlah data dan informasi sensitif yang dilindungi dalam jangkauan luas. OpenSSL ini digunakan pada hampir pada semua situs besar di Internet, seperti Facebook, Google, Twitter, dan Yahoo.

Menurut laporan, bug yang menyerang komputer itu kabarnya sudah diketahui oleh National Agency Security (NSA) sejak dua tahun lalu. Bahkan, NSA dilaporkan meanfaatkan bug tersebut demi mendapatkan password dan informasi dasar untuk operasi peretasan. Namun, pihak NSA membantahnya.

“Laporan bahwa NSA atau intelijen lain dari pemerintah tahu tentang Heartbleed sebelum April 2014 itu tidak benar. Pemerintah menganggapi hal ini dengan serius dan akan membantu menjaga Internet agar tetap aman dan dapat dikendalikan,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Caitlin Hayden, seperti dilansir Reuters, Sabtu, 12 April 2014.

Jaringan Ngadat, Indosat Hanya Beri Bonus Pulsa Pada Pelanggan PraBayar

Jaringan seluler Indosat pada Kamis (3/4/2014) sempat mengalami gangguan selama lebih kurang 15 jam yang membuat penggunanya kesulitan berkomunikasi. Sebagai bentuk kompensasi, Indosat memberikan bonus pulsa kepada pelanggannya.

Pelanggan yang mengisi pulsa pertama pada 7 sampai 9 April 2014, akan mendapat bonus pulsa 50 persen dari nominal pengisian pulsa. Bonus ini berlaku di seluruh Indonesia, tetapi hanya ditujukan kepada pelanggan IM3 dan Mentari yang dapat dicek di *555*9#.

Bonus pulsa berlaku selama 3 hari setelah bonus diterima terhitung dari tanggal pengisian pulsa. Bonus itu dapat digunakan untuk panggilan telepon dan SMS ke semua operator telekomunikasi dalam negeri dan tidak dapat ditransfer ke nomor lain.

Dalam keterangan resmi, Senin (7/4/2014), Indosat mengatakan langkah ini merupakan wujud apresiasi terhadap pelanggan yang tetap setia memakai layanan Indosat saat kendala jaringan 3 April lalu.

“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada pelanggan setia yang terus bersama kami hingga layanan kembali normal di hari yang sama Kamis lalu. Kami berharap apresiasi ini memberikan manfaat, dan sekaligus menjadi bukti komitmen kami untuk senantiasa memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan,” kata President Director & CEO Indosat Alexander Rusli.

Gangguan jaringan yang terjadi pada minggu lalu ini disebutkan oleh Indosat akibat adanya anomali trafik berupa flooding traffic yang menyebabkan kelebihan beban (overload).

Sementara itu, bersamaan dengan layanan Indosat tumbang, firma internet BGPMon melaporkan Indosat telah “membajak” alamat IP prefix perusahaan-perusahaan di AS, salah satunya Apple.

“Pembajakan” IP prefix yang dimaksud di sini adalah alamat-alamat prefix internet milik beberapa perusahaan tersebut telah diarahkan ke alamat IP yang salah oleh Indosat. Contoh imbasnya, jika ada pengguna yang ingin mengakses jaringan/server milik Apple, maka akan bermasalah.

Praktisi telekomunikasi Johar Alam Rangkuti berpendapat, telah terjadi kesalahan konfigurasi BGP milik Indosat. BGP merupakan inti dari protokol routing internet yang menjadi backbone dari jaringan internet dunia.

Ia mengibaratkan BGP sebagai sebuah cara satu router berkomunikasi dengan router lainnya. Semua router di internet ini menganut prinsip “saling percaya” dan ada ratusan ribu BGP router yang juga “saling percaya”.

Jadi, ketika ada satu BGP yang mengatakan, “Hei, kalau kamu mau ke situs web Google harus lewat aku ya,” maka ratusan ribu router internet di dunia akan percaya dan melempar trafik ke router yang punya tujuan ke situs web Google.

Ia menarik kesimpulan bahwa gangguan ini adalah faktor human error dan bukan sesuatu yang disengaja.

Pihak Indosat sendiri melalui juru bicaranya telah membantah adanya pembajakan alamat IP perusahaan-perusahaan di atas.

Cara Menelpon Gratis Lewat Facebook Messenger Di Android

Facebook memberikan pembaruan untuk layanan pesan instannya, Facebook Messenger di platform Android pada Kamis (3/4/2014). Fitur baru yang layak diperhatikan adalah kemampuan melakukan panggilan telepon melalui koneksi Wi-Fi atau paket data internet.

Selain fitur panggilan telepon melalui internet, dikutip dari Android Authority (3/4/2014), beberapa pembaruan lain yang disertakan Facebook antara lain adalah fitur Groups, lewat fitur itu pengguna kini bisa membuat kelompok percakapan dengan beberapa pengguna.

Fitur Forwarding juga disediakan. Layaknya pesan SMS atau e-mail, pengguna bisa meneruskan percakapan atau foto kepada pengguna lain yang sedang tidak terlibat dalam percakapan.

Facebook juga memberikan shortcut untuk percakapan tertentu. Shortcut ini bisa ditaruh di home screen sehingga pengguna bisa mengakses percakapan tertentu dengan lebih cepat.

Update-update terbaru Facebook Messenger tersebut sudah bisa diunduh melalui Google Play Store.

Dengan kemampuan menelepon melalui koneksi Internet, maka kini Facebook Messenger bisa bersaing dengan layanan pesan instan BlackBerry Messenger (BBM).

Fitur panggilan telepon melalui koneksi internet juga sedang disiapkan oleh WhatsApp, seperti yang diungkap CEO Jan Koum di ajang MWC 2014 Februari lalu. Fitur dalam WhatsApp ini dijanjikan lebih hemat bandwidth.

Facebook sendiri masih malu-malu untuk menyebut berapa jumlah pengguna Messenger-nya. Data terakhir yang dirilis Facebook adalah pada September 2012 lalu: pengguna aktif layanan pesan instannya mencapai 56,7 juta per bulannya, 32,3 juta di antaranya menggunakan platform Android.

Namun, pada Januari 2014 lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan jumlah pengguna Facebook Messenger saat itu meningkat 70 persen dalam tiga bulan terakhir.

Dengan demikian, Facebook Messenger ditaksir setidaknya memiliki 50 hingga 75 juta pengguna aktif per bulannya.

Facebook Paksa Penggunanya Pakai Facebook Messenger

Facebook tak akan lagi membiarkan pengguna mengirim dan menerima pesan pribadi dari aplikasi mobile jejaring sosialnya. Perusahaan mengharuskan pengguna memasang aplikasi pesan instan Facebook Messenger di perangkat mobile untuk berkirim pesan pribadi layanan tersebut.

Facebook mulai memberitahukan hal tersebut kepada pengguna di Perancis, Inggris, dan beberapa negara Eropa lain, Rabu (9/4/2014). Pengguna diminta memakai aplikasi Facebook Messenger yang terpisah dari aplikasi jejaring sosial Facebook.

Juru bicara Facebook, Derick Mains mengatakan, hal ini akan berlaku juga kepada seluruh pengguna Facebook di belahan dunia lain.

Langkah ini bertujuan memberi pengalaman konsisten memakai aplikasi Facebook Messenger yang bekerja lebih cepat untuk berkirim pesan pribadi. Dengan aplikasi ini pengguna juga dimungkinkan melakukan panggilan telepon.

“Kami telah membangun pengalaman yang cepat dan andal melalui Messenger dan sekarang masuk akal bagi kita untuk memfokuskan semua energi dan sumber daya kita pada pengalaman itu,” kata Mains seperti dikutip dari Reuters.

Memaksa pengguna memakai aplikasi pesan pada ponsel pintar dapat mendongkrak popularitas Facebook Messenger di tengah ketatnya persaingan menghadapi Snapchat atau Line.

Di sisi lain, strategi ini dianggap mengganggu pengguna. Ketika mereka sedang mengakses aplikasi jejaring sosial Facebook, lalu mengklik notifikasi pesan pribadi, maka pengguna akan berpindah aplikasi ke Facebook Messenger.

Beberapa pengguna di Eropa mengeluhkan paksaan ini melalui media sosial Twitter. Sebagian berpendapat mereka sudah terlanjur nyaman memakai layanan pesan instan dalam aplikasi jejaring sosial Facebook dan tidak mau membebani memori ponsel dengan aplikasi Facebook Messenger.

Facebook sebenarnya telah memiliki aplikasi pesan instan paling populer di dunia, WhatsApp, setelah mengakuisisi perusahaan tersebut senilai 19 miliar dollar AS atau sekitar Rp 223 triliun pada Februari 2014. WhatsApp kini memiliki sekitar 450 juta pengguna aktif di seluruh dunia.

Aplikasi Facebook Untuk iOS Memakan Banyak Baterai

Baterai iPhone cepat habis? Pasang aplikasi Facebook untuk iOS? Boleh jadi, aplikasi jejaring sosial itulah biang keroknya. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang mantan pegawai Genius Bar Apple bernama Scott Loveless. Dalam posting blog yang dikutip oleh Forbes, Loveless menuturkan bahwa aplikasi Facebook kerap kali menyedot daya meskipun sedang tidak dipakai.

Penelusuran dengan tool developer Xcode yang bisa memantau program-program akif dan konsumsi sumberdaya pada iPhone menyimpulkan aplikasi Facebook seringkali secara tiba-tiba memakai resource dalam jumlah besar. Pemakaian sumberdaya yang mendadak naik secara berulang-ulang itu tentu menyita tenaga prosesor, yang pada akhirnya memboroskan baterai.

Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Ternyata cukup dengan dua langkah sederhana, yaitu mematikan Location Services dan Background App Refresh untuk Facebook yang bisa diakses dari menu Settings. Masing- masing terletak di sub menu Privacy dan General. “Yang terjadi berikutnya cukup luar biasa. Presentase sisa baterai pada ponsel saya naik dari 12 persen menjadi 17 persen,” tulis Loveless.

Untuk memastikan lebih lanjut, Loveless mencoba langkah serupa pada sejumlah iPhone lain. Ternyata hasilnya sama.

Ini bukan kali pertama aplikasi Facebook dituding menjadi biang keladi pemborosan baterai pada iPhone. Tahun lalu, developer iOS asal Jerman, Sebastian Duvel, juga pernah menyebutkan bahwa aplikasi Facebook berkali-kali aktif di latar belakang.

Di platform Android, aplikasi Facebook juga telah ketahuan memboroskan baterai. Mematikan layanan Lokasi dan Chat Head di aplikasi utama Facebook dan Facebook Messenger, misalnya, terbukti bisa menaikkan daya tahan perangkat berbasis OS tersebut.

Heartbleed Juga Ancam Android Jelly Bean

Bukan hanya web situs dan akun pengguna saja yang tidak aman dari serangan bug Heartbleed. Google melaporkan bahwa gangguan itu juga berisiko menyerang sistem operasi Android. Menurut laporan, sistem operasi Android 4.1.1 Jelly Bean adalah yang paling rentan pada serangan itu.

“Ada jutaan ponsel dan tablet yang berjalan dengan sistem operasi Android, termasuk yang berjalan dalam Samsung, HTC, dan sejumlah perangkat lainnya,” kata juru bicara Google, seperti diberitakan oleh Mashable, Sabtu, 12 April 2014.

Menurut data statistik, Jelly Bean berjalan pada 34,4 persen perangkat Android. Perusahaan menjelaskan, dari 900 juta perangkat Android yang aktif di dunia ini, sekitar kurang dari 10 persen di antaranya menjadi rentan terhadap serangan bug Heartbleed.

Google kini sedang mencoba memperbaiki “kebocoran” ini dan akan segera dibagikan kepada semua mitra Android. Selain itu, Google akan mengawasi pembaruan sistem operasi Android dari produsen ponsel atau operator nikrkabel.

Bug Heartbleed ditemukan oleh peneliti keamanan Google pada Rabu lalu. Berdasarkan data, sekitar 500 ribu situs di Internet terserang bug Heartbleed. Di lain pihak, lebih dari seribu di antaranya masih dalam kondisi rentan hingga Jumat sore kemarin.