Perbandingan Kinerja 10 Core Antara Mediatek Helio X20 dan Snapdragon 818

MediaTek akhirnya merilis prosesor pertamanya yang mempunyai 10 core. Nama prosesor tersebut adalah Helio X20, yang akan tersedia di pasaran mulai akhir tahun 2015 ini. Dengan implementasi big.LITTLE, 10 core dari Helio X20 akan dikelompokkan ke dalam 3 grup, dengan formasi 4-4-2. Yaitu 2 core 2,5 GHz ARM A72 untuk aktivitas yang paling berat, serta dua grup masing-masing quad core untuk kegiatan yang lebih ringan.

Helio X20 juga mendukung penggunaan micro controller untuk mengatur input suara, dua kamera utama, layar beresolusi 2K. Ia juga bisa memutar musik tanpa perlu menyalakan dua core utamanya. “Mereka (Helio X20-red) akan lebih efisien dalam hal penggunaan energi tanpa kehilangan performa. Kami juga yakin bisa mengubah image kami dari vendor murahan,” ujar Mohit Bhushan, head of US marketing MediaTek. Bhushan memang tak menampik fakta bahwa mereka saat ini cuma bisa ‘bermain’ di ponsel kelas bawah. Dan masih berusaha untuk bisa bersaing dengan Qualcomm di ponsel flagship, demikian dilansir Ubergizmo, Rabu (13/5/2015).

Bhushan juga mengakui bahwa saat in Qualcomm masih menguasai teknologi yang dipakai di modem LTE. Namun menurutnya, kesenjangan teknologi itu akan semakin mengecil seiring dengan berjalannya waktu. Sebelumnya Qualcomm juga diisukan akan membuat prosesor dengan 10 core, yang kabarnya akan diberi nama Snapdragon 818. Prosesor ini bakal dibekali chip grafis Adreno 532. Selain itu Snapdragon 818 juga sudah mendukung penggunaan RAM jenis LPDDR4, dan mampu menangani kecepatan seluler 4G LTE Cat-10.

Meski saat ini jadi andalan Qualcomm, siklus Snapdragon 810 sepertinya tak akan lama. Karena beredar kabar Qualcomm tengah menyiapkan penerusnya dengan sebutan Snapdragon 818. Kelebihan calon prosesor anyar Qualcomm ini terletak pada teknologinya yang sudah 10 core! Bila benar, artinya Qualcomm secara tidak langsung telah mengikuti MediaTek yang sudah lebih dulu mengumumkannya. Perusahaan asal Taiwan ini menamai prosesor deca (10) core pertamanya dengan sebutann Helio X20.

Qualcomm juga mengimplementasikan teknologi big.LITLE pada Snapdragon 818. Namun konfigurasinya terbilang unik, bila prosesor octa core biasanya terdiri dari empat core untuk menangani beban ringan, dan empat core lainnya untuk beban berat, maka deca core punya tambahan dua core lagi. Tugasnya adalah untuk menangani beban menengah. Jadi kalau bisa diibaratkan, prosesor deca core punya formasi inti 4-2-4. Empat core untuk beban ringan, dua core untuk beban menengah, dan empat core lagi untuk beban berat.

Adapun alasan beban menengah hanya ditangani dua core, karena biasanya sebuah ponsel lebih banyak menangani beban ringan seperti menjalankan aplikasi pesan instan atau media sosial, atau malah beban berat sekaligus seperti bermain game dalam penggunaan keseharian. Informasi lainnya soal Snapdragon 818 adalah penggunaan chip grafis terbaru. Seperti kutip dari Phone Arena, Senin (11/5/2015), kabarnya prosesor ini bakal dibekali chip grafis Adreno 532. Selain itu Snapdragon 818 juga sudah mendukung penggunaan RAM jenis LPDDR4, dan mampu menangani kecepatan seluler 4G LTE Cat-10.

Sayang belum ada informasi lanjutan soal waktu rilis prosesor yang menggunakan pabrikasi 20 nm itu. Namun kabar yang beredar menyebut Qualcomm akan meluncurkannya pada sekitar kuartal IV tahun 2015 ini, mengingat popularitas Snapdragon 810 yang tengah menurun.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s