Ponsel China Mulai Gusur Pemain Besar Apple dan Samsung

Stigma negatif ponsel China yang dihargai murah, barang tiruan, dan mudah rusak mulai luntur. Di tahun ini sejumlah ponsel asal Tirai Bambu menggebrak, bahkan sampai mengusik para raksasa ponsel dunia. Para produsen smartphone asal China tak hanya jago kandang. Mereka juga berani berekspansi ke pasar internasional yang dimulai dari Asia. Harga murah namun tak murahan, adalah pesan terbaru yang dibawa oleh mereka.

Dari beberapa vendor yang bersinar paling terang tentu saja Xiaomi. Namun juga jangan lupakan pabrikan lain seperti OnePlus, Oppo, dan Vivo. Ini pun termasuk merek asal China lainnya yang sudah terlebih dahulu masuk pasar.

Xiaomi dan Kisah Daud Menantang Goliath
Xiaomi yang dalam Bahasa China yang memiliki arti harfiah ‘teknologi beras kecil’ ternyata tak sekecil namanya. Buktinya dalam waktu tergolong singkat, mereka mampu merangsek ke posisi empat besar dunia dalam daftar penjualan smartphone terbanyak.

Dalam catatan riset Gartner, sepanjang kuartal terakhir di tahun 2014 ini, setidaknya 1,2 miliar ponsel terjual. Posisi pertama kedua dan ketiga memang masih dipegang status quo, Samsung dan Apple. Namun kejutan berhasil diledakan Xiaomi, yang mampu menempel saudara Tanah Airnya, Huawei. Dalam catatan Gartner, Si Beras Kecil ini mampu menjual 15,52 juta unit smartphone

Xiaomi memiliki strategi marketing yang unik, selain handset yang dijual mempunyai spesifikasi tinggi namun dibanderol murah, perusahaan ini menerapkan apa yang disebut hunger marketing. Hunger marketing adalah sengaja menahan-nahan pasokan penjualan ponsel agar banyak dicari orang lalu menimbulkan efek viral dari mulut ke mulut. Walaupun belakangan praktik ini dilarang di sejumlah negara.

Xiaomi sendiri belum lama ini terganjal gugatan pelanggaran paten Ericssson di India yang berujung ditundanya penjualan smartphone terbarunya di negera itu untuk menaati keputusan Pengadilan Tinggi Delhi pada 8 Desember lalu.

Berlanjut ke Oppo dan OnePlus
Xiaomi bukan satu-satunya vendor asal China yang mau dan mampu bersaing di pasar internasional. Tersebutlah Oppo dan OnePlus diantaranya. OnePlus yang masih memiliki ikatan batin dengan Oppo menyasar segmen yang lebih tinggi ketimbang Xiaomi. Sejajar di level high end, namun vendor ini mampu menjual dengan banderol terjangkau. OnePlus One adalah seri pertama yang sukses mencuri mata. Berekspansi pertama di India, OnePlus juga menjanjikan akan masuk ke Indonesia dalam waktu dekat

OnePlus One, tergolong ponsel cadas di kelasnya. Namun, harganya bisa dua kali lebih murah dibandingkan ponsel sejenis. Soal cara berjualannya pun terbilang unik, karena calon konsumen diminta menunggu terlebih dahulu. Oppo yang membuka jalan sebagai merek ponsel China premium di Indonesia pun tak boleh dianggap sebelah mata. Walaupun bukan ponsel murah, mereka mampu menunjukkan inovasi yang lain daripada yang lain.

Terbaru, mereka baru saja meluncurkan Oppo R5 sebagai salah satu ponsel tertipis di dunia. Komitmen mereka soal inovasi juga bisa dilihat di kamera berputar dan super charger yang mereka miliki. Diprediksi di tahun 2015 mendatang, gerombolan vendor asal China ini kian menggigit dunia. Dan pasar mapan seperti yang saat ini digenggam Samsung pun diminta waspada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s