Canon Luncurkan Kamera EOS 7D Mark II Dengan Harga Murah

Pertama kali diperkenalkan di pameran fotografi Photokina, Cologne, Jerman, September lalu, Canon EOS 7D Mark II kini telah resmi memasuki Indonesia. Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima, Senin (20/10/2014), PT Datascrip selaku distributor eksklusif produk-produk Canon membanderol kamera DSLR kelas semi profesional itu seharga Rp 20,7 juta untuk versi body-only.

Tersedia juga versi kit dengan lensa EF-S 18-135mm f/3.5-5.6 dan lensa EF-S 15-85 f/3.5-5.6 yang masing-masing dihargai Rp 25,25 juta dan Rp 29 juta. EOS 7D Mark II adalah kamera DSLR dengan sensor APS-C terbaru dari Canon. Produk ini meneruskan tongkat estafet dari model sebelumnya, EOS 7D yang dirilis lima tahun lalu pada 2009.

Menunjang fungsinya sebagai kamera untuk menangkap aksi cepat, EOS 7D Mark II dibekali sejumlah kemampuan baru, seperti burst rate 10 FPS dengan dukungan dua chip pengolah gambar DiGiC 6, rating ketahanan shutter hingga 200.000 jepretan, dan sistem AF 65-titik yang kesemuanya dari jenis cross type.

Di samping itu, EOS 7D Mark II turut mengusung teknologi autofokus Dual Pixel CMOS AF untuk menjaga kesinambungan fokus ketika merekam video (hingga full-HD 1080p). Ada pula dua slot kartu memori yang masing-masing mendukung kartu memori jenis compact flash dan SD, dukungan koneksi USB 3.0, serta weather shielding yang memberikan ketahanan terhadap cuaca. Sensor pada kamera ini beresolusi 20,2 megapixel dan memiliki rentang sensitivitas ISO100-16.000. EOS 7D Mark II rencananya akan mulai dijual pada akhir November mendatang.

Setelah rumornya lama beredar, akhirnya DSLR EOS 7D Mark II resmi diperkenalkan oleh Canon. Kamera ini merupakan penerus dari produk sebelumnya, EOS 7D, yang telah beredar selama kurang lebih 5 tahun di pasaran. EOS 7D Mark II yang duduk di posisi teratas jajaran kamera DSLR APS-C Canon ditujukan untuk fotografer penyuka “aksi cepat” semacam olahraga dan kompetisi balap, juga videografer yang gemar memakai DSLR untuk memproduksi karya.

Untuk mendukung fungsinya itu, sebagaimana dirangkum oleh PetaPixel, Canon melengkapi EOS 7D Mark II dengan berbagai fitur baru. Salah satunya adalah sistem AF yang kini memiliki 65 titik fokus (semuanya tipe cross) dan burst rate mencapai 10 FPS. Shutter EOS 7D Mark II kini lebih tahan lama dengan rating sebanyak 200.000 jepretan. Seperti pendahulunya, kamera ini memiliki ketahanan terhadap cuaca (weather sealed).

Sensor EOS 7D Mark II memiliki resolusi 20 megapixel dan turut dibekali dengan teknologi Dual Pixel AF yang pertama diperkenalkan lewat EOS 70D. Sensor dengan rentang ISO hingga 51.200 itu dipasangkan dengan dua buah prosesor gambar Digic 6. Bagian layar memiliki diagonal 3 inci, dengan resolusi 1,04 megapixel. Kelengkapan lain mencakup intervalometer untuk pemotretan time-lapse, GPS built-on, dan sistem metering 150.000 pixel RGB + IR 252-zona.

EOS 7D Mark II mampu merekam video full-HD (1920×1080) 60 FPS dalam format MP4 atau MOV. Pengguna bisa menyalurkan video uncompressed melalui port HDMI ke perekam eksternal. Jack mikrofon dan headphone turut disediakan untuk merekam dan memantau suara. Akan tetapi, tak sejalan dengan trend yang belakangan mengemuka di industri kamera, fitur Wi-Fi absen dari EOS 7D Mark II. Pengguna yang menginginkan fungsi ini mesti membeli transmitter WFT-E7A versi 2 yang dijual terpisah.

Canon EOS 7D Mark II dijadwalkan mulai memasuki pasar pada November mendatang dengan harga 1.800 dollar AS atau sekitar Rp 21,6 juta untuk versi body only dan 2.150 dollar AS atau sekitar Rp 25,7 juta untuk varian kit dengan lensa EF-S 18-135 f/3.5-5.6 IS STM.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s