Canon Dorong Fotografer Untuk Beli Lensa Minimal 3 Buah Agar Bisa Disebut Kreatif

Produsen kamera digital masih menyimpan optimisme di tengah meledaknya penjualan ponsel berkamera. Canon, misalnya, hendak mendorong pemilik kamera digital DSRL agar memiliki tiga jenis lensa berbeda. “Soalnya, mungkin masih ada yang hanya memakai lensa standar saja dan belum explore. Padahal ada banyak kemungkinan kreatif yang bisa dicoba dengan jenis lensa berbeda,” kata Merry ketika ditemui usai acara jumpa pers Canon PhotoMarathon 2014 di Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Merry mengacu pada sebagian pengguna DSLR yang hanya menggunaan lensa bawaan (kit) saja, misalnya 18-55mm f/3.5-5.6 yang banyak dibundel dengan kamera Canon. Adapun dua jenis lensa lain yang dimaksudnya adalah lensa tele dengan jangkauan focal length panjang dan lensa ultrawide atau makro.

“Banyak fotografer kini mungkin bisa dibilang memiliki dua setengah lensa, maksudnya punya lensa standar, tele, dan masih memilih antara lensa makro atau ultrawide. Ke depannya kami ingin mendorong mereka agar memiliki tiga lensa itu, karena masing-masing lensa ada fungsinya,” lanjut Merry.

Lensa tele, menurut Merry, bisa digunakan untuk memotret obyek-obyek dari jarak jauh sehingga ideal untuk aplikasi seperti fotografi olahraga. Sebaliknya, lensa makro bisa memfoto dari jarak sangat dekat dan ultrawide sanggup mencakup bidang pandang yang lebar dalam sebuah frame.

“Banyak sekali peluang kreativitas yang bisa dibuka dengan tambahan lensa tersebut. Kami ingin mendorong fotografer agar bukan hanya menjepret foto, tapi juga mengembangkan kreativitas,” ujar Merry lagi.

Sedikit kamera, banyak lensa
Himbauan terhadap fotografer untuk mengembangkan koleksi lensa itu tak lepas dari upaya Canon untuk mendorong bisnis di segmen terbesar DSLR, yakni segmen entry-level. Ibarat piramid, Merry mengatakan bahwa segmen entry-level yang berada di bagian “dasar” menyumbang volume penjualan terbesar dengan kontribusi yang disebutnya berkisar di angka 80 persen.

Segmen DSLR entry level yang dimaksud Merry mencakup model-model kamera seperti EOS 1200D hingga EOS 700D. Model berikutnya dalam hierarki Canon, EOS 70D, sudah termasuk segmen menengah. Adapun posisi teratas diduduki kamera profesional seperti seri EOS 1DX

“Banyak pengguna di segmen ini hanya memiliki satu lensa. Sebaliknya, di segmen atas seperti pemilik seri EOS 1DX, kameranya mungkin sedikit tapi punya banyak lensa. Tapi segmen ini volume penjualannya kecil, mungkin hanya satu persen,” pungkasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s