SONY Ciptakan Kamera Full Frame Dengan Sensor Melengkung

Perjalanan Sony dalam mengembangkan sensor CMOS melengkung dimulai di tahun 2012, saat mereka pertama mendaftarkan paten dari teknologi sensor tersebut. Lalu di bulan April 2014, Sony memamerkan teknologi sensor CMOS melengkung ciptaannya dalam sebuah simposium yang digelar di Hawaii, Amerika Serikat.

Meski detail spesifikasi dari sensor tersebut masih belum jelas, namun ternyata sensor tersebut benar-benar ada dan dapat digunakan. Itu karena baru-baru ini Nikkei mempublikasikan sebuah gambar yang direkam menggunakan sensor melengkung itu. Seperti yang dikutip dari Petapixel, Senin (7/7/2014), sensor yang dibuat untuk menyerupai mata manusia itu mempunyai sejumlah keunggulan. Antara lain membolehkan bentuk lensa yang lebih kecil serta lebih murah, namun tetap mempunyai bukaan diafragma yang lebih besar.

Selain itu, Sony mengklaim bahwa sensitivitas cahayanya 1,4 kali lebih tinggi di bagian tengah, dan 2 kali di bagian sudutnya, jika dibanding dengan sensor konvensional. Namun sensor melengkung ini mempunyai sebuah kekurangan. Seperti yang dikatakan oleh pihak Sony, sangat sulit untuk mendesain lensa zoom yang kompatibel dengan sensor melengkung ini.

Maka dari itu, kamera pertama yang kemungkinan akan menggunakan sensor ini adalah kamera dengan sistem lensa fix, seperti Sony RX 1.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s