Review dan Spesifikasi Camera Canon EOS 1200D

Dalam pameran fotografi CP+ 2014 yang berlangsung di Yokohama, Jepang, minggu lalu, Canon kembali memperkenalkan sebuah kamera DSLR baru. Kali ini berupa EOS 1200D yang duduk di urutan terbawah atau dasar dari “piramid” DSLR Canon. Menurut keterangan dari Canon, EOS 1200D berada di antara EOS 600D yang sudah cukup berumur dan kamera mirrorless EOS-M.

Ada alasan tersendiri di balik hal itu. “Kami menggunakan EOS 1200D untuk memancing pengguna baru yang pada saatnya nanti akan melakukan upgrade,” jelas Group Executive divisi EOS Canon Go Takura dalam presentasi di kantor pusat Canon di Tokyo, minggu lalu.

Canon memang menganut konsep yang dinamakan “Step-up Strategy” dalam membidik pasar DSLR. Model-model entry-level dari kategori kamera ini -seperti EOS 1200D- ditujukan sebagai opsi upgrade bagi para pemilik kamera saku, sekaligus membuka jalan masuk ke ekosistem DSLR Canon.

Perbandingan tampak depan EOS 1200D (kiri) dengan pendahulunya, EOS 1100D. Nah, begitu para pengguna awal ini kepincut dengan sistem DSLR dari Canon, diharapkan mereka bakal melakukan upgrade lagi ke model-model kamera DSLR di segmen menengah semacam EOS 70D (APS-C) dan EOS 6D (full-frame).

Di segmen inilah Canon menyiapkan rangkaian aksesori (lensa, lampu flash, dan lainnya) terluas untuk menangkap permintaan yang muncul. “Segmen menengah adalah yang paling penting karena di situlah lensa-lensa kami berada dan kami paling banyak memperoleh laba,” ungkap Takura.

Di puncak piramida bercokol dua kamera flagship, yaitu EOS 1DX dan 1DC, beserta aksesori-aksesori kelas profesional. Namun, seperti juga piramida jenis produk lainnya, volume penjualan di segmen ini relatif kecil dibandingkan tingkat menengah dan bawah.

EOS 1200D sendiri menawarkan sejumlah peningkatan dibanding pendahulunya, EOS 1100D. Salah satu yang paling signifikan adalah resolusi sensor yang dinaikkan dari 12 megapixel menjadi 18 megapixel. Akan tetapi prosesor gambar yang digunakan tetap sama, yaitu Digic 4. Begitupun, AF yang masih setia dengan sistem 9-titik (1 cross-type di bagian tengah).

Perubahan yang paling kentara justru terdapat di sisi luar. Bagian handgrip EOS 1200D misalnya, tak lagi berupa plastik polos yang licin, melainkan sudah dilapis karet bertekstur seperti saudara-saudaranya di tingkatan yang lebih tinggi. Layar LCD juga diperbesar dengan ukuran 3 inci dan aspect ratio 3:2 sesuai dengan sensor.

Kecuali tombol live view/movie record yang dipindahkan ke sisi kanan viewfinder, layout tombol EOS 1200D tetap sama dengan EOS 1100D. Sedikit penyesuaian label dilakukan untuk mengakomodir layar yang berukuran lebih besar.

Canon dijadwalkan mulai melepas EOS 1200D ke pasaran pada Maret mendatang. Kamera ini akan dibundel dengan lensa EF-S 18-55 f/3.5-5.6 IS II dengan harga kisaran 550 dollar AS.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s