Kinerja Prosesor Snapdragon 800 Ternyata Paling Hebat

Secepat apa prosesor Snapdragon 800 yang menjadi andalan baru Qualcomm di dunia gadget mobile? Dalam sebuah acara di San Francisco beberapa hari lalu, produsen chip ini memberi kesempatan bagi sejumlah jurnalis untuk menjalankan benchmark di perangkat development tablet yang menggunakan Snapdragon 800.

Hasilnya? Seperti dikutip oleh Ars Technica dari Anandtech yang datang langsung ke lokasi, Snapdragon 800 ternyata memiliki kinerja pengolahan grafis yang sangat tinggi, mencapai dua kali lipat Snapdragon 600. Hal tersebut tampak dari hasil uji benchmark menggunakan program 3D Mark Ice Storm untuk Android, di mana Snapdragon 800 mencetak skor akhir sebesar 21680.

Dari sisi performa CPU, Snapdragon 800 disebut tak jauh meningkat dari Snapdragon 600. Perbedaan kedua prosesor terletak pada empat core Krait 400 yang dipakai pada Snapdragon 800. Krait 400 memiliki cache level 2 yang lebih besar dan frekuensi kerja yang lebih tinggi (mencapai 2,3 GHz) dibanding core Krait 300 pada Snapdragon 600.

Jenis pengolah grafis yang dipakai pun berbeda. Qualcomm sendiri memang mengklaim bahwa graphics processor Adreno 330 yang tertanam pada Snapdragon 800 memiliki kinerja dua kali lipat Adreno 320 milik Snapdragon 600. Menurut data pengujian yang dikompilasi oleh Ars Technica, Snapdragon 800 pun mampu berjalan lebih kencang dari kebanyakan kompetitornya saat ini, seperti Samsung Exynos pada Nexus 10 dan Apple A6X pada iPad 4. Tetapi performa CPU-nya sedikit tertinggal dari Nvidia Tegra 4.

Satu hal yang masih belum diketahui hingga sekarang adalah konsumsi daya Snapdragon 800. Qualcomm mengatakan chip tersebut seharusnya tak jauh berbeda dari Snapdragon 600 dalam hal ini. Produk prosesor buatan Qualcomm, Snapdragon, selama ini lebih banyak menghiasi perangkat mobile, seperti perangkat tablet dan smartphone. Namun, untuk ke depannya, prosesor buatan mereka akan hadir di berbagai perangkat lain, seperti televisi pintar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Adrian Fu, Senior Manager Public Relations Qualcomm wilayah Southeast Asia & Pacific, dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (5/6/013). Menurutnya, prosesor mobile pertama buatan Qualcomm yang bisa digunakan di perangkat selain smartphone adalah Snapdragon 800. Produk ini merupakan seri prosesor mobile teratas yang dimiliki oleh Qualcomm saat ini. Ia mampu mendukung pengambilan, pemutaran, atau menampilkan video dengan resolusi 4K. Oleh karena itu, tidak heran apabila ia menjadi pilihan baru dapur pacu untuk perangkat Smart TV.

“Nantinya prosesor Qualcomm tidak hanya untuk smarpthone saja, tetapi banyak lainnya,” ungkap Adrian. Lebih lanjut, Adrian mengungkapkan, perangkat berbasis prosesor Snapdragon 800 akan mulai beredar mulai pertengahan kedua tahun 2013. Sayangnya, Adrian belum bisa menyebutkan produk apa saja yang akan menggunakannya. Meski begitu, Adrian membeberkan, ada sekitar 55 perangkat smartphone yang akan diluncurkan dengan prosesor ini.

Snapdragon 800 untuk pertama kalinya diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2013. Prosesor tersebut didesain untuk perangkat high-end, Snapdragon 800 hadir dengan kinerja 75 persen lebih baik dibandingkan lini produk teratas Qualcomm saat ini, Snapdragon S4.

Snapdragon 800 dibangun berbasiskan CPU Krait 400 quad-core dan mampu mencapai kecepatan hingga 2,3GHz. Produk baru ini juga mendukung kamera ponsel dengan resolusi hingga 55 megapiksel dan multichannel audio HD. Snapdragon 800 juga hadir dengan chip grafik terbaru, yaitu Adreno 330. Qualcomm mengklaim GPU ini memiliki performa dua kali lebih kuat, jika dibandingkan pendahulunya.

i era gadget serba mobile seperti sekarang ini, istilah “perangkat pintar” tak hanya berlaku untuk smartphone atau perangkat tablet saja, seperti yang ditunjukkan oleh Qualcomm pada pameran Computex 2013 di Taiwan. Bertempat di sebuah area khusus di gedung W Hotel, Taipei, produsen System-on-Chip Snapdragon ini memamerkan modul developer “Dragon Board” berbasis prosesor Snapdragon 800 buatannya.

“Dengan developer module yang dilengkapi berbagai macam kelengkapan untuk pengembangan hardware dan software ini, chip Snapdragon bisa dibuat mengotaki berbagai macam perangkat,” terang Staff Product Manager Snapdragon Developer Platforms Qualcomm Leon Farasati ketika ditemui di lokasi, Kamis (6/6/2013) lalu. Perangkat yang dimaksud Farasati bisa beraneka rupa, mulai dari perangkat game hingga media player, semuanya berbasis Snapdragon. Qualcomm sendiri menyajikan contoh berupa photo booth dan TV dapur khusus untuk keperluan masak memasak.

“Karena SoC Snapdragon berikut komponen-komponen pelengkapnya begitu kecil dan hemat daya, semua fungsionalitas sebuah perangkat pintar pun bisa diimplementasikan di produk-produk ini,” imbuh Farasati. Dia mencontohkan konektivitas internet dan peramban berbasis Android yang dijalankan oleh perangkat TV dapur. Di dekatnya ada sebuah timbangan khusus yang juga terkoneksi ke perangkat TV secara nirkabel.

“Anda pun bisa mencari resep masakan di internet, lalu menimbang bahannya persis sesuai jumlah yang dibutuhkan. Praktis bukan?” ucapnya. Dari TV dapur, Farasati beralih ke photo booth yang diperkuat prosesor Snapdragon S4. Dengan modul berbasis chip tersebut yang tertanam di dalamnya, photo booth ini bisa menjalankan seluruh aplikasi Android, termasuk pengolah gambar dan face recognition.

Alhasil, Photo Booth yang bersangkutan pun bisa menjalankan berbagai macam olah gambar yang rakus sumberdaya, seperti skin retouching. “Selesai mengolah, Anda bisa mengirim foto melalui e-mail dengan program client seperti yang terdapat pada smartphone Android,” ujar Farasati, sambil mempersilakan mengetik alamat e-mail pada keyboard yang disediakan usai mengambil foto.

Modul pengembang atau Moblile Development Platform (MDP) berbasis Snapdragon 800 sudah tersedia bagi developer yang berminat mulai minggu lalu. Qualcomm bekerjasama dengan Bsquare dan Intrinsyc dalam mendistribusikan modul-modul ini.
Melalui MDP Snapdragon, Qualcomm ingin memperoleh dukungan ekosistem untuk memperluas jangkauan chip buatannya. “Kami ingin memberdayakan komunitas developer. Saya berharap Snapdragon bisa dipakai di segala macam perangkat,” tandas Farasati. Mana yang lebih kencang, prosesor Snapdragon 800 dari Qualcomm atau Exynos 5 Octa besutan Samsung?

Meski Snapdragon 800 belum bisa ditemukan di pasaran saat ini, jawaban dari pertanyaan tersebut sedikit terkuak melalui sebuah bocoran screenshot hasil benchmark prosesor yang bersangkutan. Seperti dikutip dari PhoneArena, dalam gambar screenshot benchmark perangkat “Pantech IM-A880X” yang dibekali Snapdragon 800 ini menghasilkan skor benchmark Antutu pada kisaran 30.000.

Jika informasi dalam screenshot tersebut benar adanya, maka Snapdragon 800 lebih kencang sekitar 10 persen dibandingkan Exynos 5 Octa pada Samsung Galaxy S4. “Clockspeed” Snapdragon 800 yang ditampilkan dalam gambar berbeda-beda. Prosesor ini agaknya akan memiliki dua varian frekuensi kerja, yaitu 1,9 GHz dan 2,1 GHz. Snapdragon 800 sendiri sanggup menangani frekuensi hingga 2,8 GHz.

Produsen perangkat lainnya yang juga dikabarkan bakal mengusung Snapdragon 800 pada produknya adalah Sony. Prosesor tersebut disinyalir akan dipakai pada smartphone “Honami” bikinan produsen asal Jepang ini. Sebelumnya, prosesor Snapdragon 600 telah digunakan di sejumlah model smartphone teratas milik beberapa produsen, termasuk HTC One, LG Optimus G Pro, dan Samsung Galaxy S4 (versi Amerika Serikat).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s