Review dan Spesifikasi Dell XPS 13 Ultrabook Kaum Profesional

Dell, perusahaan teknologi komputer yang bermarkas di Texas, Amerika Serikat, akhirnya turut menyemarakkan pasar ultrabook di Indonesia.

Sebelumnya, pasar laptop supertipis ini diisi enam vendor yang mayoritas dari Asia, yakni Acer, ASUS, Lenovo, Toshiba, Samsung, dan Hewlett-Packard.

Meskipun datang terlambat, Dell optimistis mampu bersaing. Apalagi Dell XPS 13 memiliki segudang keunggulan, yakni dari segi desain maupun performa.

“Lebih baik terlambat daripada tidak masuk sama sekali,” kata Ferdinand Himawan, Sales Director Commercial Business Dell Indonesia, dalam acara peluncuran Dell XPS 13 di Jakarta, Jumat, 13 April lalu.

Dell memang tak mau terburu-buru untuk bermain di pasar ultrabook. Sebab, mereka ingin melihat terlebih dulu apa yang ditawarkan kompetitor.

Strategi memantau pasar ini membuat Dell berharap mampu mengisi berbagai kekurangan yang ada pada ultrabook lain.

Selain itu, kata Ferdinand, Dell tak melihat penguasaan pangsa pasar menjadi sebuah prioritas, melainkan profitable target yang lebih diutamakan.

“Kalau pangsa pasar besar, tapi tak menghasilkan keuntungan percuma,” kata Ferdinand. Karena itu, Dell selalu menghadirkan produk berkualitas.

Dell melihat adanya permintaan kuat dari konsumen maupun kalangan bisnis terhadap XPS 13. “Ini adalah the ultimate mobile device,” kata Pieter Lydian, Managing Director Dell Indonesia.

Ada tiga faktor utama yang menjadi pertimbangan Dell dalam menghadirkan sebuah ultrabook, yakni desain, mobilitas, dan performa.

Desain

Tampilan fisik Dell XPS 13 berbeda dibanding ultrabook lain. Meskipun layarnya 13 inci, bodi XPS 13 seperti laptop 11 inci. Lebih mungil.

Rahasianya, XPS 13 mengadopsi konsep edge-to-edge dengan razor-thin bezel, yakni tepian layar tipis sehingga layar 13 inci masuk di casing 11 inci.

Tempo sempat memegang dan merasakan body XPS 13 yang dibalut bahan aluminium. Terasa kokoh. Sudutnya berbentuk kurva dan terkesan elegan.

Sedangkan penampang bawah terbuat dari serat karbon. Bahan ini biasa digunakan di mobil balap Formula 1 dan pesawat antariksa. Kuat dan ringan.

“Fiber carbon membuat ultrabook tak cepat panas ketika dipangku meski dipakai lama,” kata Felix Ignasius Tanumihardja, Consumer Brand Manager Dell Indonesia.

Agar tampilan XPS 13 tak terlihat “kotor”, Dell tak memasang stiker yang tak perlu di bagian bawah. Ini membuat kesan minimalis dan elegan terjaga.

Ketika penutup dibuka, deretan chiclet keyboard terhampar. Bentuknya sedikit melengkung dengan aksen menonjol dan jarak antar-tuts cukup lebar.

Yang menarik, keyboard ini berjenis backlit alias menyala saat digunakan dalam gelap. Ini yang tak ada di ultrabook sejenis lainnya.

Keunggulan lain adalah digunakannya Corning Gorilla Glass untuk menutupi layar 13 inci. Biasanya lapisan kaca ini hanya dipakai di ponsel cerdas.

“Ponsel memakai Gorilla Glass yang antigores karena sering keluar-masuk kantong. XPS 13 memakainya karena selain kuat juga ringan,” ucap Felix.

Dell XPS 13 tergolong tipis. Tebalnya hanya 18 milimeter di bagian belakang dan 6 milimeter di bagian depan atau bagian tertipis.

Mobilitas

Penggunaan bahan ringan dan kuat bukan tanpa alasan. Sebab, Dell XPS 13 dibuat untuk kaum profesional dengan tingkat mobilitas tinggi.

Itu sebabnya, penggunaan Gorilla Glass, bahan serat karbon, dan aluminium membuat XPS 13 ringan dan nyaman dijinjing. Bobotnya hanya 1,36 kilogram.

Empat ikon Dell, chef Bara Pattiradjawane, artis Pevita Pearce, desainer Leonard Theosabrata, dan presenter Indy Barends yang hadir dalam acara tersebut mengaku XPS 13 adalah ultrabook yang menunjang karier mereka.

“Karena profesi kami sangat mobile, Dell XPS 13 sangat membantu. Ada ribuan resep yang saya taruh di ultrabook ini,” kata Pattiradjawane.

Performa

Dari segi performa, Dell XPS 13 bisa diandalkan untuk teman bekerja maupun hiburan. Pevita, misalnya, terkesan dengan layar high definition 720p.

“Saya dapat menikmati film-film kesukaan di ultrabook ini. Gambarnya sangat tajam dan cerah,” ucap Pevita.

Dell XPS 13 menggunakan teknologi Intel Smart Connect, yakni konten selalu terbaru, seperti e-mail, layaknya push e-mail di Microsoft Outlook, dan update aplikasi, seperti RSS Feed, bila ada koneksi Wi-Fi.

Yang paling menarik, kombinasi antara solid state drive dan teknologi Intel Rapid Start membuat proses booting dari kondisi sleep hanya 1 detik.

Ya, hanya 1 detik untuk kembali menyala. Ultrabook sejenis paling cepat adalah 2 detik. “Apa rahasianya, itu adalah rahasia kami,” kata Felix.

Di bagian dalam, Dell membenamkan prosesor Intel generasi kedua Core i5 2467M. Platform yang digunakan adalah Windows 7 Profesional.

Kapasitas RAM mencapai 4GB dengan solid state drive 256 GB. Video grafis Intel HD 3000. Kamera 1,3 MP dilengkapi dengan dual array digital microphones.

Untuk konektivitas, Dell XPS 13 cukup komplet. Di sisi kanan ada tombol mini display port, USB 3.0, USB 2.0, serta tombol indikator untuk baterai. Di sisi kiri ada colokan charger, USB, dan earphone. Tombol start ada di samping keyboard di ujung kiri atas.

Dari sisi audio, Dell XPS 13 sudah dilengkapi dengan audio definisi tinggi. Dell menyematkan teknologi Waves MaxxAudio 4 di laptop supertipis ini.

Layanan

Dell memanjakan para pemilik Dell komputer, termasuk XPS 13, dengan terobosan purnajual, yakni adanya layanan Onsite Home Support.

Layanan ini gratis. Dell akan mengusahakan servis selesai dalam satu hari pengerjaan di tempat.

“Tak hanya di rumah, tapi bisa juga di kantor, mal, kampus, atau di mana saja, asalkan sudah membuat janji terlebih dulu,” ujar Ferdinand.

Untuk garansi, Dell juga membuat gebrakan. Jika biasanya garansi hanya bisa dilakukan di tempat servis, Dell memberi kemudahan perpanjangan via website.

Caranya, cukup membeli kartu garansi dan masukan kode yang ada di kartu tersebut ke situs resmi Dell. Otomatis masa garansi langsung bertambah.

SPESIFIKASI
– Prosesor Intel Core i5 2467M
– Microsoft Windows 7 Profesional asli
– Layar 13,3 inci HD WLED, 300 nit (1.366 x 768) 720p, edge-to-edge hardened Corning Gorilla Glass
– Kapasitas simpan 256 GB SSD drive dengan teknologi Intel Rapid Start
– Memori 4 GB DDR3 SDRAM, 1.333 Mhz
– Video grafis Intel HD 3000
– Ukuran penuh, backlit chiclet keyboard
– Webcam 1,3 MP (H.264 enable via Skype) dengan dual array digital microphones
– Bodi berlapis aluminium dengan dasar carbon fiber
– Glass integrated button touch-pad dengan dukungan multi-gesture
– Intel Centrino Advanced-N 6230 802.11 a/g/n dan konektivitas nirkabel Bluetooh 3.0
– USB 3.0 (1) + USB 2.0 dengan PowerShare, mini DisplayPort, dan headset jack
– Audio definisi tinggi dengan Waves MaxxAudio 4
– Baterai 47WHr 6-cell bertahan hingga 8 jam, 53 menit; 45 W AC adapter
– Dimensi 6 mm bagian paling tipis, 18 mm paling tebal
– Bobot 1,36 kilogram
– Harga mulai US$ 1.599 (Rp 14,5 juta)

Fitur Business-Friendly Dell XPS 13

– Dell ProSupport. Untuk pelanggan Dell Business serta IT profesional dengan dukungan teknis on-site dan remote untuk perangkat keras dan lunak.

– Trusted Pltaform Module. Menawarkan pengguna dan keamanan sistem dengan BitLocker Data Encryption untuk komputasi klien berbasis jaringan.

– Configuration Services. Meliputi modifikasi pengaturan BIOS, image loading, dan menerapkan asset tags sebelum ekspedisi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s