Lenovo IdeaPad S205 NetBook Berperforma Tinggi dan Harga Murah

Prosesor keluaran Advanced Micro Devices (AMD) selama ini identik dengan panas. Kinerja laptop yang memakai prosesor ini dipastikan langsung memble ketika prosesor mulai “mendidih” setelah dipakai beberapa jam.

Itu sebabnya laptop yang mengusung semikonduktor buatan AMD kalah bersaing di pasaran dengan laptop yang dibenamkan prosesor Intel. Padahal, dari sisi kinerja, prosesor AMD layak untuk bersanding dengan cip Intel.

Tapi itu cerita lama. Kini, prosesor AMD jauh lebih bagus. Panas berlebih yang dihasilkan sudah jauh berkurang, malah cenderung tak terasa. Itulah alasan mengapa Lenovo, vendor komputer global, kini berani memakai cip AMD.

Salah satu produk Lenovo yang menggunakan prosesor AMD adalah IdeaPad S205. Selama sepekan terakhir, Tempo berkesempatan menjajal kebolehan netbook yang memakai prosesor AMD Fusion E-350 berkecepatan 1,6 GHz ini.

Meski telah menggandeng AMD untuk menyuplai prosesor di IdeaPad S205, Lenovo juga tetap mengandalkan Intel Atom sebagai pemasok semikonduktor alternatif untuk netbook ini. Di pasar, kini ada dua versi IdeaPad S205.

Untuk membuktikan kebolehan prosesor AMD Fusion E-350, Tempo menjalankan IdeaPad S205 selama lebih dari 4 jam nonstop. Hasilnya, netbook tetap nyaman digunakan dan tidak terasa panas, khususnya di bagian bawah.

Soal kinerja, Lenovo IdeaPad S205 bisa diandalkan. Tempo membuka tiga mesin peramban sekaligus, yakni Mozilla Firefox, Google Chrome, dan Internet Explorer, dan masing-masing menjelajah ke tujuh laman website.

Pada saat bersamaan, laptop ini juga dipakai untuk mengetik sembari mendengarkan musik. Hasilnya, semua tugas bisa dijalankan dengan baik secara bersamaan tanpa masalah.

Desain

Penutup Lenovo IdeaPad S205 adalah sisi yang menarik untuk ditilik. Di situ, tergambar motif persegi berwarna ungu gelap tak beraturan. Sayang, ketika disentuh, permukaan mengkilap ini mudah “merekam” jejak sidik jari yang menempel. Ini membuat laptop terlihat cepat kotor.

Di sepanjang sisi kanan dan kiri tersedia berbagai koneksi. Ada LAN Ethernet, tiga port USB 3.0, port HDMI, jack audio dan mikrofon, ventilasi udara, dan konektor VGA, serta power.

Selain ventilasi di bagian samping, ada pula celah sirkulasi udara di sisi bawah netbook. Lenovo membuatnya seperti ukiran cina.

Dibanding netbook yang ada saat ini, ukuran dan bobot Lenovo IdeaPad S205 termasuk “besar”. Bobotnya mencapai 1,49 kilogram dengan ketebalan 2,5 sentimeter.

Layar

Ketika penutup dibuka, terhampar layar LCD LED backlit seluas 11,6 inci dengan resolusi 1366 x 768 piksel. Display cukup tajam dan cerah dalam menampilkan gambar.

Hanya saja, Anda perlu mencari tempat yang tidak terlalu terang. Sebab, jika layar terpapar cahaya, maka akan dipantulkan kembali. Ini yang membuat silau saat Anda tengah menatap layar.

Navigasi

Fungsi kontrol terhadap kursor yang tampil di layar tentu tak lepas dari touchpad. Namun Anda perlu sedikit bersabar karena papan sentuh netbook ini terasa sedikit sempit.

Akibatnya, satu gerakan dari ujung kanan ke ujung kiri touchpad, belum bisa menjangkau seluruh tampilan pada layar.

Papan Ketik

Buat Anda yang suka menulis di blog atau berkomentar di media sosial, tentu tak lepas dari aktivitas mengetik. Keyboard pada Lenovo IdeaPad S205 ini asyik diajak berkolaborasi dengan jemari.

Keyboard model chicklet tersebut memberi jarak pada setiap tuts sehingga dapat mengurangi potensi kesalahan dalam menekan tombol. Ketika digunakan untuk mengetik, tombolnya terasa empuk dan pas di jari.

Baterai

Lenovo IdeaPad S205 menggunakan baterai 6 cell jenis Lithium Ion. Dibutuhkan waktu selama 2,5 jam untuk mengisi daya dari posisi nol sampai 100 persen.

Jika hendak membawa laptop ini untuk bepergian, sebaiknya Anda tak lupa membawa charger. Sebab, netbook ini haus tenaga. Dalam posisi siaga dan tidak mengerjakan apa pun, baterai hanya bertahan selama 4 jam 50 menit.

Lenovo IdeaPad S205 dengan prosesor AMD Fusion E-350 1,6 GHz ini layak untuk menjadi teman bekerja maupun hiburan. Mitos cip AMD yang dikenal cepat panas tak terbukti di netbook seharga sekitar Rp 3,5 juta ini.

RINI KUSTIANI

SPESIFIKASI

Prosesor: AMD Fusion E-350 1,6 GHz
Sistem operasi: Windows 7 Ultimate
RAM: 4 GB
Hard drive: 500 GB
Cip grafis: AMD Radeon HD 6300
Layar: LCD LED Backlight 11,6 inci (1366 x 768 piksel)
Kamera: VGA 1,3 MP
Konektivitas: Wi-Fi dan Ethernet
Baterai: Lithium Ion 6 cell 48 Wh
Fitur: 3 x USB 2.0; jack Mikrofon dan Headphone; port HDMI; Memori Card Reader
Warna: Hitam
Dimensi: 289,56 x 193,04 x 25,4 mm
Bobot: 1,49 kg
Harga: Rp 3,5 juta

KELEBIHAN

– Kinerja bagus
– Keyboard nyaman

KEKURANGAN

– Area TouchPad sempit
– Baterai boros

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s