Facebook Menjadi Penyebab 33 Persen Perceraian Dunia

Jika disalahgunakan, Facebook kemungkinan bisa menghadirkan prahara dalam kehidupan asmara. Terbukti di Inggris, banyak perceraian suami istri terjadi di mana situs jejaring sosial terpopuler itu jadi kambing hitam.

Survei yang dilakukan oleh Divorce Online, sebuah firma hukum di Inggris, mengungkap bahwa salah satu faktor penyebab 33% atau sepertiga perceraian di negara kerajaan itu adalah Facebook. Mereka mengambil sampel 5.000 perceraian.

Seperti dilansir DigitalTrends jumlah tersebut merupakan peningkatan yang cukup drastis. Pasalnya pada tahun 2009, ‘hanya’ seperlima perceraian terjadi dengan Facebook sebagai salah satu penyebabnya.

Beberapa aktivitas di Facebook yang disebutkan turut menyebabkan hubungan suami istri kandas adalah:

– Pesan yang tidak pantas dikirimkan pada wanita lain via Facebook
– Pasangan yang sudah memburuk hubungannya berkirim pesan hinaan satu sama lain di Facebook
– Teman Facebook melaporkan aktvitas tidak pantas yang dilakukan pasangan

“Facebook telah menjadi metode primer untuk berkomunikasi dengan teman-teman. Orang-orang menghubungi mantannya dan pembicaraan mereka awalnya biasa saja, namun kemudian menjurus pada masalah. Jika orang ingin berselingkuh, memang Facebook adalah tempat yang paling mudah,” tukas Mark Keenan dari Divorce Online.

Memang dalam beberapa kasus perceraian, Facebook sering terlibat. Misalnya saja pasangan suami istri di Connecticut, Amerika Serikat diharuskan hakim untuk menyerahkan password masing-masing. Sebab informasi di Facebook dianggap bisa menghadirkan bukti yang diperlukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s