Mengapa PANDI Tidak Akan Pernah Menjadi Registry Penuh Untuk Top Level Domain ID

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) berharap dapat menjadi registry penuh domain .id (dot id). Namun, PANDI mengaku tidak mudah untuk menjadi registry penuh tersebut.

Wakil Ketua PANDI Ifik Arifin menegaskan proses pengajuan PANDI menjadi registry penuh terus dilakukan sejak 2005 hingga sekarang. Namun, belum ada titik temu antara PANDI dan Budi Rahardjo selaku pengelola country code top level domain (ccTLD) .id.

“Kita masih proses, tentunya tidak mudah untuk menjadi registry penuh domain .id,” kata Ifik kepada Kompas.com, Rabu (14/12/2011).

Kasus ini sempat mencuat kembali akhir-akhir ini karena dipicu oleh nama registry di IANA dan ICANN yang mengatur nama domain dan alamat Internet Protocol atau IP di dunia.

Pasalnya, nama yang masih tercantum di sana adalah Budi Rahardjo selaku pengelola ccTLD .id sebelumnya. Tapi PANDI mengaku pihaknya adalah open registry, meski registry penuh masih dimiliki Budi Rahardjo.

“Kami ekspektasi registry penuh ada di PANDI. Saat ini kami ingin mendapatkan legitimasi dari pemerintah,” tambahnya.

Sebelumnya, PANDI berniat menyediakan top level domain untuk bisa digunakan sehingga tersedia alamat langsung dengan nama .id. PANDI juga berencana menyediakan second level domain baru seperti biz.id dan my.id untuk menambah second level domain yang sudah ada yakni web.id, co.id, dan or.id.

Namun, upaya tersebut terhambat karena hanya dapat dilakukan oleh pemegang hal registry

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s