Tayangan Informasi Digital Dengan Proyektor Portable Isi Ulang

Ketika informasi dalam bentuk digital dikemas dalam berbagai bentuk, dari teks, audio, hingga video, pilihan untuk menampilkan beragam informasi ini tersedia dalam format, model, dan harga yang berbeda-beda. Menyajikan informasi menjadi persoalan di tengah maraknya lalu lintas informasi digital dalam era jejaring sosial.

Kehadiran berbagai bentuk komputer dari notebook, netbook, dan tablet adalah pengejawantahan yang memberikan kita pilihan untuk mengakses informasi di mana saja dan kapan saja. Harga yang terjangkau menjadikan semua perangkat teknologi ini menjadi produk seperti memiliki jam tangan, kalung, gelang, dan sebagainya.

Persoalan yang muncul adalah ketika informasi yang diserap pada perangkat- perangkat tersebut ingin dibagi ke orang lain dalam jumlah kuang dari sepuluh orang. Menggunakan netbook atau komputer tablet seperti iPad akan menjadi persoalan sendiri karena keterbatasan bidang yang bisa dilihat oleh orang-orang tersebut.

Menggunakan proyektor menjadi tidak nyaman karena dimensi perangkat ini tidak sesuai untuk membagi informasi pada kelompok kecil orang. Selain itu, persiapan penggunaan proyektor juga terlalu memakan waktu.

Proyektor ideal

Karena berbagai alasan di atas, kehadiran teknologi pico sebagai proyektor saku dianggap oleh kalangan industri dan bisnis teknologi komunikasi informasi sebagai pilihan perantara untuk mengisi celah dalam berbagai informasi pada khalayak dengan jumlah kurang dari 15 orang.

Awalnya, persoalan muncul ketika lumens yang disajikan dalam teknologi proyektor pico ini terlalu rendah, menyebabkan pencahayaan yang tidak memadai untuk menyerap beragam informasi tersebut. Teknologi ini pun diperbarui oleh Optoma Corporation dengan memperkenalkan proyektor saku PK301 menggunakan cip tayangan digital light processing (DLP) buatan Texas Instrument dengan resolusi 854 x 480 piksel.

Optoma PK301 memiliki kemampuan pencahayaan yang lebih baik sampai 50 lumens pada penggunaan tenaga listrik dan 20 lumens ketika mengandalkan baterai isi ulang. Ukurannya dalam dimensi 120,1 x 69,8 x 29,7 mm dengan berat 227 gram, menjadikan proyektor saku ini ideal sebagai perangkat untuk berbagi informasi dalam forum yang lebih kecil.

Dengan rasio kontras 2000:1, Optoma PK301 ideal untuk menampilkan informasi sampai ukuran layar 136 inci (diagonal 345,44 cm), menjadi tayangan foto digital ataupun presentasi Powerpoint menjadi lebih menarik. Salah satu keunggulan produk ini adalah memiliki rongga Micro SD yang mampu menampung dan membaca informasi lebih banyak sampai dengan 32GB.

Produk ini juga memiliki pilihan koneksi yang beragam, mulai dari rongga HDMI Mini, Component, VGA, ataupun Composite untuk menyalurkan data audio dan video. Sebagai proyektor pico dengan ukuran dan berat yang sesuai untuk mereka yang memiliki mobilitas tinggi, pilihan koneksi ini menjadi penting sehingga sumber informasi yang ingin ditayangkan bisa diambil dari berbagai sumber.

Kendala yang dimiliki adalah pilihan format video Optoma PK301 ini hanya terbatas pada file dengan ekstensi .mp4, dan akan menjadi persoalan tidak bisa ditayangkan langsung tanpa melakukan konversi. Terlepas dari masalah ini, proyektor pico memang menjadi bagian penting dari perkembangan derasnya informasi digital sekarang ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s