Category Archives: Facebook

Facebook Dikabarkan Akan Akuisisi Opera

Setelah disibukkan dengan penawaran saham perdananya ke publik, Facebook kembali “bekerja”. Dimulai dengan mengakuisisi perusahaan yang dianggap dapat menunjang bisnisnya, seperti saat mengakuisisi Instagram.

Seperti dikutip dari Cnet, Facebook dikabarkan berencana membeli perusahaan di balik browser internet Opera tersebut.

Langkah itu bisa jadi merupakan indikasi niatan Facebook untuk terjun ke bisnis browser dengan membuat peramban internet miliknya sendiri.

Dengan membeli Opera, Facebook akan mendapat akses ke teknologi browser tanpa harus mulai membuat dari awal.

“Sebuah browser Facebook bisa membuat penggunanya tetap up-to-date dengan kehidupan sosialnya melalui serangkaian plug-in dan fitur-fitur lain pada tampilan menunya,” tulis situs teknologi Pocket-lint dalam spekulasi mengenai peramban internet bikinan Facebook.

Opera Software memiliki browser mobile yang dikenal berkualitas bagus. Selama dua tahun semenjak kemunculannya, browser mobile Opera ini telah mengalami pertumbuhan yang kuat.

Menurut klaim dari perusahaan terkait, browser Opera dipakai oleh lebih dari 200 juta pengguna dari semua platform.

Facebook menolak berkomentar mengenai perihal akusisi ini. Di sisi lain, manajemen Opera dikabarkan sedang terlibat pembicaraan dengan pembeli potensial tentang kemungkinan penjualan perusahaan tersebut.

Facebook dan Google Harus Sharing Income Dengan Operator Telekomunikasi Indonesia

Tahukah Anda, semakin banyak orang yang mengakses Facebook, Google, BlackBerry, Skype, atau Twitter, semakin besar beban jaringan perusahaan operator seluler.

Sementara penyedia konten yang menggunakan jaringan Internet, atau yang biasa disebut Over The Top (OTT) tadi, tidak berbagi keuntungan dengan operator seluler di negara tempat mereka diakses.

“Itu karena OTT biasanya menumpang di atas infrastruktur jaringan operator dengan biaya operasional serta belanja model (capex) yang sangat rendah,” kata Johnny Swandi Sjam, Ketua Komite Tetap Bidang Telekomunikasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dalam seminar “Resisting the Doomsday of Telco Players” di Jakarta, Rabu, 14 Maret 2012.

Menurut dia, sebagian kalangan meyakini layanan seperti Google, BlackBerry, Facebook, Skype, atau Twitter itu bakal semakin membebani jaringan operator di tahun-tahun mendatang jika masih mengandalkan jasa tradisional sebagai pengantar data.

Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Muhammad Budi Setyawan, menambahkan keadaan ini membuat OTT dan operator saling mengklaim hak mereka.

Operator menyalahkan OTT karena memberikan layanan secara gratis, sementara OTT menganggap pihaknya telah berkontribusi menarik pengguna layanan data bagi operator. “Solusinya adalah menerapkan interkoneksi antara operator dan OTT,” ujar Budi.

Menanggapi persoalan tersebut, tiga operator seluler di Indonesia–Telkomsel, XL, dan Indosat–mengakui hal ini tengah menjadi topik hangat di kalangan operator.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan selama ini OTT sering mengatasnamakan kepentingan penggunanya. “Padahal yang paling banyak diuntungkan adalah OTT,” ujarnya.

Hal senada dinyatakan Harry Sasongko, Direktur Utama Indosat. “Masalah ini muncul karena pusat gravitasi Internet ada di luar Indonesia,” ujarnya.

Berdasarkan analisis internal Indosat, ia menyebutkan situs yang paling mendatangkan trafik adalah situs dari luar negeri, seperti Facebook dan Google.

Hasnul Suhaimi, Direktur XL Axiata, memberikan contoh jenis kerja sama yang dijalani antara pihak operator dan OTT bisa berupa pembangunan infrastruktur secara bersama-sama, atau melalui online selling.

Adapun Google sebagai pihak OTT yang hadir dalam acara ini menyatakan keberatan.

“Bisnis Google bergantung pada pengiklan. Sementara itu kondisi periklanan online di Indonesia masih sangat kecil, sehingga biarpun diadakan pembagian pendapatan, saya kira ini tidak akan menyelesaikan persoalan yang dihadapi operator,” kata Michelle Guthrie, Managing Director Business Development Google untuk Asia Tenggara.

Menurut dia, yang bisa dilakukan Google adalah mengedukasi pasar dan memperdalam penetrasi penggunaan Internet di Indonesia. “Karena kami yakin Internet adalah kunci dari pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Saling klaim antara OTT dan operator seluler juga menjadi isu hangat yang dibahas dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, akhir Februari lalu.

Ternyata Facebook Beli Gowalla Hanya Untuk Ditutup

Tiga bulan setelah diakuisisi Facebook, Gowalla resmi ditutup. Sebagai gantinya, layanan berbagi lokasi yang menyaingi Foursquare ini akan terintegrasi penuh dengan Facebook.

Melalui websitenya, Gowalla mengabarkan penutupan tersebut dan memberitahukan bahwa para pengguna bisa mengunduh data mereka di situsnya.

“Terimakasih sudah menggunakan Gowalla. Suatu kegembiraan bisa mengikuti perjalanan kalian di seluruh dunia. Silakan unduh data check-in, foto dan list yang pernah Anda unggah di sini segera,” tulis Gowalla.

Mantan CEO Gowalla Josh William telah menggarap Application Programming Interface (API) untuk Facebook. API ini memungkinkan developer mengintegrasikan layanan berbasis lokasi dengan konten yang dibagi.

Seperti dilansir Mashable, Senin (12/3/2012), Facebook memang merencanakan memanfaatkan akuisisi Gowalla untuk terintegrasi lebih jauh dengan kehidupan sehari-hari para penggunanya.

Dengan dirilisnya fitur Timeline, Facebook berupaya memberikan pelayanan bagi pengguna untuk bisa mendokumentasikan kehidupan mereka. Jadi berbeda dengan sebelumnya yang hanya mendiskusikan apa yang terjadi pada satu hari.

Software Engineer Facebook Alex Wyler menyebutkan, Facebook kini memang mengedepankan lebih banyak detail pada setiap konten yang dibagi pengguna.

“Mulai sekarang, lokasi dan teman bisa ditambahkan sebagai properties ke foto, link atau status yang diposting melalui aplikasi,” kata Wyler.

Gowalla yang dirilis pada 2009 tahun lalu dilaporkan telah memiliki sekitar 600 ribu pengguna. Sayangnya, situs ini mengalami kendala melawan dominasi Foursquare di pasar aplikasi berbasis lokasi.

Facebook Kecewa Dituntut Yahoo! Karena Pelanggaran Hak Cipta

Diperkarakan Yahoo ke ranah hukum, Facebook pun menyatakan kekecewaannya. Facebook dituding melanggar 10 paten teknologi yang dimiliki Yahoo sehingga dibawa ke meja hijau.

“Kami kecewa bahwa Yahoo, mitra bisnis lama kami dan sebuah perusahaan yang secara substansial mendapat manfaat dari asosiasinya dengan Facebook, telah memutuskan untuk memilih proses pengadilan,” kara juru bicara Facebook, Jonathan Thaw seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (13/3/2012).

Facebook menilai, gugatan hukum dari Yahoo mungkin akan membuat mereka mengerahkan cukup banyak biaya dan sumber daya. Memang seiring popularitasnya yang kian meningkat, Facebook mengaku kian terancam gugatan hukum.

“Kami saat ini terlibat di berbagai macam gugatan dan ketika kami menghadapi kompetisi yang semakin meningkat dan popularitas tinggi, termasuk berkaitan dengan IPO saham kami, klaim paten yang melawan kami mungkin akan bertambah banyak,” demikian pernyataan Facebook.

Dari 10 paten yang dipermasalahkan, hanya dua yang terkait dengan teknologi sosial media. Kebanyakan fokus pada periklanan online, termasuk metode untuk mencegah penipuan serta teknologi kustomisasi di halaman web.

Gugatan Yahoo bertepatan dengan akan dijualnya saham Facebook ke publik. Seorang pakar menyatakan, perusahaan memang lebih rentan terancam gugatan hukum saat sedang berada dalam proses IPO (Initial Public Offering).

“Ketika perusahaan akan go public, hal yang paling tidak diinginkannya adalah terlibat perkara hukum. Jadi mungkin Facebook cenderung akan menyelesaikan kasusnya,” kata Coleen Chien, profesor hukum di Santa Clara Law.

Yahoo pernah melakukan taktik yang sama di masa silam. Sebelum Google go public pada tahun 2004, Yahoo menggugat Google terkait beberapa pelanggaran hak paten. Google akhirnya setuju membayar lisensi paten kepada Yahoo.

Yahoo! Akan Tuntut Facebook Karena Memakai Program Iklan Tanpa Bayar Royalti

Yahoo meminta Facebook membayar lisensi atas sejumlah teknologi mereka yang digunakan raksasa jejaring sosial tersebut. Jika tidak, Yahoo mengancam akan menindak Facebook.

Disebutkan Yahoo, web maupun perusahaan teknologi lain membayar lisensi kepada mereka. Maka Facebook pun tak luput dari kewajiban tersebut. Namun Yahoo tidak merinci, teknologi apa yang dimaksud.

Langkah ini dinilai pengamat bisa memposisikan Yahoo dalam konflik bisnis dengan Facebook. Padahal saat ini, keduanya telah memiliki hubungan yang saling menguntungkan, terutama untuk urusan integrasi Yahoo News dengan Facebook.

Dilansir Reuters Selasa (28/2/2012), mengutip data developer Facebook, traffic Yahoo News mobile dari Facebook Mobile meningkat tiga setengah kali sejak 14 Februari ke angka 1,6 juta pengunjung sehari.

“Yahoo memiliki tanggung jawab kepada para pemegang saham, pegawai, dan pemangku kepentingan lainnya untuk melindungi properti intelektual. Kami telah berinvestasi untuk berbagai inovasi ini,” demikian pernyataan Yahoo secara tertulis.

Laporan lain yang dilansir The New York Times menyebutkan, Yahoo tengah berupaya memaksa Facebook melisensi 10 hingga 20 paten yang berkaitan dengan teknologi periklanan, personalisasi web, jejaring sosial dan messaging.

Permintaan Yahoo kepada Facebook menjadi persengketaan properti intelektual terbaru antara perusahaan teknologi di Amerika Serikat (AS). Seperti diketahui, masalah properti intelektual terjadi juga pada perusahaan teknologi papan atas asal AS seperti Google, Oracle, Motorola Mobility dan Apple.

Sheryl Sandberg akan Jadi Wanita Terkaya Dunia Setelah Facebook Luncurkan IPO Saham Perdana

Akan ada banyak orang yang diuntungkan saat Facebook melakukan penawaran saham perdana (IPO/Initial Public Offering). Salah satunya Chief Operating Officer (COO) Facebook Sheryl Sandberg yang diprediksi akan menjadi salah satu wanita terkaya di dunia berkat IPO Facebook.

Tahun lalu saja, wanita berusia 42 tahun ini digaji USD 295.833 dengan bonus sebesar USD 86.133. Berdasarkan keterangan dokumen S-1 terkait dengan pengajuan IPO, Sandberg memiliki 1.899.986 lembar saham, di saham umum Facebook.

Dilansir Business Insider dan dikutip, Kamis (2/2/2012), dia juga memegang 39.321.041 opsi dan unit saham terbatas yang belum diberikan. Jika telah diberikan semuanya dan IPO Facebook diperkirakan memiliki valuasi USD 87,5 miliar, opsi saham Sandberg bisa membuatnya menjadi miliuner.

Sandberg bisa meraup kekayaan sekitar USD 2 miliar. Opsi ini kabarnya akan diberikan secara penuh empat tahun setelah Oktober tahun ini. Di deretan wanita terkaya dunia, Oprah Winfrey masih yang terkaya dengan kekayaan bersih USD 2,7 miliar. Namun Sandberg bisa melampaui CEO Hewlett-Packard Meg Whitman yang kekayaannya diperkirakan USD 1,3 miliar.

Sebuah Postingan Facebook Pecahkan Rekor Dunia Karena Dikomentari Lebih Dari 1 Juta Kali

Ada sebuah postingan di Facebook yang dipercaya sebagai postingan yang paling banyak menghimpun komentar. Wajar saja, sebab, postingan itu sudah dikomentari lebih dari satu juta kali. Wow.

Postingan yang dibanjiri komentar ini terdapat di halaman Frontierville, salah satu game keluaran Zynga. Dua orang bernama Cathy Matthews dan Tracey Hodgson dilaporkan adalah sosok yang ‘bertanggung jawab’ terhadap postingan tersebut.

Rupanya mereka menjaring orang berkomentar agar bisa masuk Guinness World Records. Dikutip detikINET dari UberGizmo, Jumat (3/2/2012), Guinness sendiri sudah mengkonfirmasi bahwa terdapat total 1.001.552 komentar tertoreh di satu postingan itu, namun mereka belum bisa memberikan hasil pasti apakah postingan itu bisa menyabet gelar.

Postingan tersebut sebenarnya tidak benar-benar menjaring 1 juta orang untuk berpartisipasi. Disebutkan hanya ada 107 saja yang nimbrung. Bila dibagi dari komentar yang ada, maka satu orang kira-kira telah menuliskan komentar sebanyak 9.360 kali. Luar biasa!

Virus Worm Baru Serang Facebook dan Berhasil Mencuri 45.000 Password

Virus “cacing” menyerang jejaring sosial Facebook. Setidaknya 45.000 password pengguna jejaring sosial Facebook di Inggris dan Prancis telah tercuri. Pelaku pencurian password adalah bagian dari malware atau virus yang dijuluki Ramnit, yang telah beraksi sejak April 2010. Awalnya ia menyerang data perbankan.

Facebook menganggap ini masalah serius. Mereka menemukan “cacing” jenis terbaru melalui sistem portal pengaman virtual bernama Seculert.

“Kami menduga Ramnit menyerang melalui link yang ditujukan kepada korban pengguna,” kata Departemen Riset Seculert. Kalau link itu dikirim ke pengguna lainnya, serangan akan meluas.

Melalui blognya, Seculert mengingatkan pengguna untuk berhati-hati dalam memilih password yang digunakan di dunia virtual. “Kejahatan di dunia maya mengambil keuntungan dari orang-orang yang cenderung menggunakan password sama,” tulis blog tersebut.

Cacing yang sedang gencar menyerang jejaring sosial ini sebelumnya dikenal suka menyerang pengguna surat elektronik alias email. Data Seculert menyatakan sebanyak 800 ribu mesin terserang virus Ramnit sejak September hingga Desember 2011.

Menurut penyedia antivirus Symantec, pada Juni 2011 sebanyak 17,3 persen virus yang menginfeksi perangkat lunak berasal dari varian Ramnit. Nah, untuk mengantisipasinya, pengguna Facebook disarankan agar selalu mengaktifkan antivirus.

Menurut konsultan portal pengaman Sophos, George Cluley, masalahnya adalah akun Facebook yang terinfeksi sulit diketahui. “Kesulitan bagi pengguna Facebook adalah tidak adanya tanda peringatan jika password terserang virus,” kata Cluley.

Facebook Secara Resmi Akan Mengakhiri Dukungan Terhadap Internet Explorer Milik Microsoft

Pengguna Microsoft Internet Explorer 7 harus menelan kekecewaan. Sebuah fitur baru dari Facebook yang masih hangat, Timeline, ternyata tidak bisa dinikmati dari browser yang mereka pakai.

Facebook memutuskan untuk tidak memberikan dukungan Timeline-nya untuk IE7. Jadi ketika pengguna IE7 mengunjungi halaman profile Facebook-nya, ia malah dirujuk untuk beralih ke desain yang lama, alih-alih mendapatkan kesempatan mencicipi desain versi Timeline.

Entah apa alasan Facebook tidak memberikan dukungannya tersebut. Saat menjawab pertanyaan mengenai hal ini di halaman Help Center-nya, Facebook tidak menjabarkan alasannya, namun malah merekomendasikan user untuk memakai browser lain di luar IE7.

Ketidakharmonisan Facebook-Microsoft juga terjadi pada Agustus 2010 lalu. Kala itu Facebook mengumumkan rencana untuk mengakhiri support Facebook Chat pada IE6.

Dikutip Sociable, Senin (2/1/2012), tidak tertutup kemungkinan Facebook akan seluruhnya mengakhiri dukungannya pada browser yang berusia 5 tahun tersebut. Pukulan yang berat bagi Microsoft setelah sebelumnya Google juga menarik supportnya pada IE7 untuk layanan populer mereka seperti Gmail, Google Calendar dan Google Docs.

Market share IE7 secara global memang tengah mengalami penurunan. Browser Microsoft ini hanya mampu meraih share sekitar 4%, hanya 2,2% lebih banyak di atas IE6.

Facebook Menjadi Penyebab 33 Persen Perceraian Dunia

Jika disalahgunakan, Facebook kemungkinan bisa menghadirkan prahara dalam kehidupan asmara. Terbukti di Inggris, banyak perceraian suami istri terjadi di mana situs jejaring sosial terpopuler itu jadi kambing hitam.

Survei yang dilakukan oleh Divorce Online, sebuah firma hukum di Inggris, mengungkap bahwa salah satu faktor penyebab 33% atau sepertiga perceraian di negara kerajaan itu adalah Facebook. Mereka mengambil sampel 5.000 perceraian.

Seperti dilansir DigitalTrends jumlah tersebut merupakan peningkatan yang cukup drastis. Pasalnya pada tahun 2009, ‘hanya’ seperlima perceraian terjadi dengan Facebook sebagai salah satu penyebabnya.

Beberapa aktivitas di Facebook yang disebutkan turut menyebabkan hubungan suami istri kandas adalah:

- Pesan yang tidak pantas dikirimkan pada wanita lain via Facebook
- Pasangan yang sudah memburuk hubungannya berkirim pesan hinaan satu sama lain di Facebook
- Teman Facebook melaporkan aktvitas tidak pantas yang dilakukan pasangan

“Facebook telah menjadi metode primer untuk berkomunikasi dengan teman-teman. Orang-orang menghubungi mantannya dan pembicaraan mereka awalnya biasa saja, namun kemudian menjurus pada masalah. Jika orang ingin berselingkuh, memang Facebook adalah tempat yang paling mudah,” tukas Mark Keenan dari Divorce Online.

Memang dalam beberapa kasus perceraian, Facebook sering terlibat. Misalnya saja pasangan suami istri di Connecticut, Amerika Serikat diharuskan hakim untuk menyerahkan password masing-masing. Sebab informasi di Facebook dianggap bisa menghadirkan bukti yang diperlukan.