Category Archives: Computer

Mekanisme Kerja Prosesor Pada Tablet dan Smartphone

Sebagian besar orang memiliki berbagai pertimbangan sebelum membeli perangkat bergerak. Model, popularitas sebuah merek, kapasitas memori, resolusi kamera, dan harga menjadi pertimbangan utama. Pernahkah Anda mempertimbangkan produk berdasarkan prosesor yang menjalankannya?

Ada kemungkinan hanya konsumen yang memahami teknologi informasi dengan lebih detail yang melakukan hal ini. Meski menjadi bagian kecil secara fisik dari seluruh komponen perangkat bergerak, prosesor merupakan faktor utama yang menunjang performa dan menentukan tingkat kecerdasan sebuah peranti.

Setidaknya, inilah yang dilakukan oleh Erwansyah Anoem, 27 tahun, karyawan di sebuah perusahaan media. Dia mantap memilih ponsel cerdas Nokia Lumia 920 sejak akhir 2012. Ponsel berbasis Windows ini dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon Krait dua inti berkecepatan 1,5 gigahertz.

“Windows Phone dengan dua inti sudah cukup banget, enggak perlu empat inti, apalagi delapan inti segala,” kata dia. Selama menggunakan ponsel itu, Erwan belum pernah mendapati kinerja ponselnya lambat atau macet (hang).

Pria yang gemar mengutak-atik perangkat ini mengatakan, sebelum membeli perangkat bergerak, ada pertimbangan yang saling berkorelasi antara sistem pengoperasian dan prosesor. “Banyak yang bilang Windows Phone ketinggalan zaman, nyatanya ponsel berbasis Windows tergolong ringan, sehingga tidak membutuhkan banyak inti.”

Dua tahun lalu, Erwan sempat menjajal Nokia N9 yang dijalankan prosesor ARM 1 gigahertz. “Dengan kemampuan prosesor seperti itu, kemampuannya sudah sangat baik,” kata dia, yang merupakan penggemar merek ini.

Lain lagi dengan Prita Hersty, 25 tahun, seorang karyawati di perusahaan agen periklanan. Dia memilih gadget berdasarkan kebutuhan, yaitu fitur kamera dan grafis. Soal prosesor, Prita tak terlalu ambil pusing. “Yang saya tahu sih kalau core banyak biasanya bagus,” kata dia.

Sampai kini dia masih merasa puas dengan ponsel cerdas Samsung Galaxy SII, yang dibelinya dua tahun lalu. Dia meyakini ponsel berbasis sistem Android, yang dibekali prosesor ARM Cortex A9 dua inti ini, tidak kalah cerdas dibanding ponsel cerdas lainnya.

Untuk menyajikan ponsel dengan kemampuan prima, perusahaan manufaktur cip bersaing ketat dalam menyediakan cip terbaik untuk peranti bergerak. Ada lima penyedia prosesor ternama yang saat ini bersaing, yaitu Qualcomm, Intel, NVIDIA, Samsung, dan Apple. Persaingan ketat terjadi antara Qualcomm dan Intel, yang sebelumnya mendominasi pasar cip untuk komputer dan laptop. NVIDIA membuat cip untuk konsol game-nya, Nvidia Shield.

Namun Samsung memasang cip besutannya pada produknya sendiri, seperti Samsung Galaxy S III dan Samsung Galaxy Note II. Begitu pula Apple yang membuat prosesor seri A untuk ponsel iPhone dan tablet iPad buatannya.

Menurut President Qualcomm, Steve Mollenkopf, cip buatan perusahaannya memiliki kemampuan lebih dibanding prosesor lain. “Kami punya kemampuan untuk memasukkan berbagai kemampuan cip ke dalam mekanisme system-on-chip.”

Kinerja Prosesor Snapdragon 800 Ternyata Paling Hebat

Secepat apa prosesor Snapdragon 800 yang menjadi andalan baru Qualcomm di dunia gadget mobile? Dalam sebuah acara di San Francisco beberapa hari lalu, produsen chip ini memberi kesempatan bagi sejumlah jurnalis untuk menjalankan benchmark di perangkat development tablet yang menggunakan Snapdragon 800.

Hasilnya? Seperti dikutip oleh Ars Technica dari Anandtech yang datang langsung ke lokasi, Snapdragon 800 ternyata memiliki kinerja pengolahan grafis yang sangat tinggi, mencapai dua kali lipat Snapdragon 600. Hal tersebut tampak dari hasil uji benchmark menggunakan program 3D Mark Ice Storm untuk Android, di mana Snapdragon 800 mencetak skor akhir sebesar 21680.

Dari sisi performa CPU, Snapdragon 800 disebut tak jauh meningkat dari Snapdragon 600. Perbedaan kedua prosesor terletak pada empat core Krait 400 yang dipakai pada Snapdragon 800. Krait 400 memiliki cache level 2 yang lebih besar dan frekuensi kerja yang lebih tinggi (mencapai 2,3 GHz) dibanding core Krait 300 pada Snapdragon 600.

Jenis pengolah grafis yang dipakai pun berbeda. Qualcomm sendiri memang mengklaim bahwa graphics processor Adreno 330 yang tertanam pada Snapdragon 800 memiliki kinerja dua kali lipat Adreno 320 milik Snapdragon 600. Menurut data pengujian yang dikompilasi oleh Ars Technica, Snapdragon 800 pun mampu berjalan lebih kencang dari kebanyakan kompetitornya saat ini, seperti Samsung Exynos pada Nexus 10 dan Apple A6X pada iPad 4. Tetapi performa CPU-nya sedikit tertinggal dari Nvidia Tegra 4.

Satu hal yang masih belum diketahui hingga sekarang adalah konsumsi daya Snapdragon 800. Qualcomm mengatakan chip tersebut seharusnya tak jauh berbeda dari Snapdragon 600 dalam hal ini. Produk prosesor buatan Qualcomm, Snapdragon, selama ini lebih banyak menghiasi perangkat mobile, seperti perangkat tablet dan smartphone. Namun, untuk ke depannya, prosesor buatan mereka akan hadir di berbagai perangkat lain, seperti televisi pintar.

Hal tersebut diungkapkan oleh Adrian Fu, Senior Manager Public Relations Qualcomm wilayah Southeast Asia & Pacific, dalam acara temu media di Jakarta, Rabu (5/6/013). Menurutnya, prosesor mobile pertama buatan Qualcomm yang bisa digunakan di perangkat selain smartphone adalah Snapdragon 800. Produk ini merupakan seri prosesor mobile teratas yang dimiliki oleh Qualcomm saat ini. Ia mampu mendukung pengambilan, pemutaran, atau menampilkan video dengan resolusi 4K. Oleh karena itu, tidak heran apabila ia menjadi pilihan baru dapur pacu untuk perangkat Smart TV.

“Nantinya prosesor Qualcomm tidak hanya untuk smarpthone saja, tetapi banyak lainnya,” ungkap Adrian. Lebih lanjut, Adrian mengungkapkan, perangkat berbasis prosesor Snapdragon 800 akan mulai beredar mulai pertengahan kedua tahun 2013. Sayangnya, Adrian belum bisa menyebutkan produk apa saja yang akan menggunakannya. Meski begitu, Adrian membeberkan, ada sekitar 55 perangkat smartphone yang akan diluncurkan dengan prosesor ini.

Snapdragon 800 untuk pertama kalinya diperkenalkan pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2013. Prosesor tersebut didesain untuk perangkat high-end, Snapdragon 800 hadir dengan kinerja 75 persen lebih baik dibandingkan lini produk teratas Qualcomm saat ini, Snapdragon S4.

Snapdragon 800 dibangun berbasiskan CPU Krait 400 quad-core dan mampu mencapai kecepatan hingga 2,3GHz. Produk baru ini juga mendukung kamera ponsel dengan resolusi hingga 55 megapiksel dan multichannel audio HD. Snapdragon 800 juga hadir dengan chip grafik terbaru, yaitu Adreno 330. Qualcomm mengklaim GPU ini memiliki performa dua kali lebih kuat, jika dibandingkan pendahulunya.

i era gadget serba mobile seperti sekarang ini, istilah “perangkat pintar” tak hanya berlaku untuk smartphone atau perangkat tablet saja, seperti yang ditunjukkan oleh Qualcomm pada pameran Computex 2013 di Taiwan. Bertempat di sebuah area khusus di gedung W Hotel, Taipei, produsen System-on-Chip Snapdragon ini memamerkan modul developer “Dragon Board” berbasis prosesor Snapdragon 800 buatannya.

“Dengan developer module yang dilengkapi berbagai macam kelengkapan untuk pengembangan hardware dan software ini, chip Snapdragon bisa dibuat mengotaki berbagai macam perangkat,” terang Staff Product Manager Snapdragon Developer Platforms Qualcomm Leon Farasati ketika ditemui di lokasi, Kamis (6/6/2013) lalu. Perangkat yang dimaksud Farasati bisa beraneka rupa, mulai dari perangkat game hingga media player, semuanya berbasis Snapdragon. Qualcomm sendiri menyajikan contoh berupa photo booth dan TV dapur khusus untuk keperluan masak memasak.

“Karena SoC Snapdragon berikut komponen-komponen pelengkapnya begitu kecil dan hemat daya, semua fungsionalitas sebuah perangkat pintar pun bisa diimplementasikan di produk-produk ini,” imbuh Farasati. Dia mencontohkan konektivitas internet dan peramban berbasis Android yang dijalankan oleh perangkat TV dapur. Di dekatnya ada sebuah timbangan khusus yang juga terkoneksi ke perangkat TV secara nirkabel.

“Anda pun bisa mencari resep masakan di internet, lalu menimbang bahannya persis sesuai jumlah yang dibutuhkan. Praktis bukan?” ucapnya. Dari TV dapur, Farasati beralih ke photo booth yang diperkuat prosesor Snapdragon S4. Dengan modul berbasis chip tersebut yang tertanam di dalamnya, photo booth ini bisa menjalankan seluruh aplikasi Android, termasuk pengolah gambar dan face recognition.

Alhasil, Photo Booth yang bersangkutan pun bisa menjalankan berbagai macam olah gambar yang rakus sumberdaya, seperti skin retouching. “Selesai mengolah, Anda bisa mengirim foto melalui e-mail dengan program client seperti yang terdapat pada smartphone Android,” ujar Farasati, sambil mempersilakan Kompas Tekno mengetik alamat e-mail pada keyboard yang disediakan usai mengambil foto.

Modul pengembang atau Moblile Development Platform (MDP) berbasis Snapdragon 800 sudah tersedia bagi developer yang berminat mulai minggu lalu. Qualcomm bekerjasama dengan Bsquare dan Intrinsyc dalam mendistribusikan modul-modul ini.
Melalui MDP Snapdragon, Qualcomm ingin memperoleh dukungan ekosistem untuk memperluas jangkauan chip buatannya. “Kami ingin memberdayakan komunitas developer. Saya berharap Snapdragon bisa dipakai di segala macam perangkat,” tandas Farasati. Mana yang lebih kencang, prosesor Snapdragon 800 dari Qualcomm atau Exynos 5 Octa besutan Samsung?

Meski Snapdragon 800 belum bisa ditemukan di pasaran saat ini, jawaban dari pertanyaan tersebut sedikit terkuak melalui sebuah bocoran screenshot hasil benchmark prosesor yang bersangkutan. Seperti dikutip dari PhoneArena, dalam gambar screenshot benchmark perangkat “Pantech IM-A880X” yang dibekali Snapdragon 800 ini menghasilkan skor benchmark Antutu pada kisaran 30.000.

Jika informasi dalam screenshot tersebut benar adanya, maka Snapdragon 800 lebih kencang sekitar 10 persen dibandingkan Exynos 5 Octa pada Samsung Galaxy S4. “Clockspeed” Snapdragon 800 yang ditampilkan dalam gambar berbeda-beda. Prosesor ini agaknya akan memiliki dua varian frekuensi kerja, yaitu 1,9 GHz dan 2,1 GHz. Snapdragon 800 sendiri sanggup menangani frekuensi hingga 2,8 GHz.

Produsen perangkat lainnya yang juga dikabarkan bakal mengusung Snapdragon 800 pada produknya adalah Sony. Prosesor tersebut disinyalir akan dipakai pada smartphone “Honami” bikinan produsen asal Jepang ini. Sebelumnya, prosesor Snapdragon 600 telah digunakan di sejumlah model smartphone teratas milik beberapa produsen, termasuk HTC One, LG Optimus G Pro, dan Samsung Galaxy S4 (versi Amerika Serikat).

Karena Strategi Blue Ocean Samsung Suskes Jual Samsung Ativ Smart Dengan Harga Mahal dan Laris

Samsung Ativ Smart PC memang salah satu gadget canggih yang dibanderol dengan harga cukup tinggi. Meski begitu, hal tersebut tidak menyurutkan para pengguna di Indonesia untuk memilikinya.

Ativ Smart PC mulai dijual di Indonesia sejak beberapa waktu lalu, sedangkan versi tertinggi yakni Smart PC Pro baru mulai akan dipasarkan para pertengahan Desember 2012.

Kedua gadget itu pun diklaim Samsung mendapat sambutan hangat dari para pengguna di Indonesia. Sejak dipamerkan pertengahan November 2012 lalu, konon produk ini sudah terjual lebih dari 400 unit.

“Itu termasuk yang sudah pre-order yah,” kata Sung Khiun, IT Business Director Samsung Indonesia di Senayan City, Selasa (27/11/2012).

Untuk produk yang dibanderol Rp 9,4 juta (Samsung Ativ Smart PC) dan Rp 13 juta (Samsung Ativ Smart PC Pro), angka penjualan tersebut diklaim fantastis. Ditambah lagi segmen pembeli produk tersebut yang terbilang kecil.

“Pembeli laptop di atas USD 800 jumlahnya tak sampai 10%, yang paling besar itu mungkin untuk harga di bawah USD 600, bisa sampai 80%,” tambah Sung.

Berlayar di Laut Biru

Samsung Ativ Smart PC dan Samsung Ativ Smart PC Pro memang unik, keduanya merupakan jenis baru yang menggabungkan fungsi tablet dengan komputer jinjing. Oleh sebab itu keduanya pun disinyalir akan membuat pangsa pasar baru yang subur.

“Dengan Samsung Ativ Smart PC kita seperti bermain di blue ocean, buka green atau red ocean seperti laptop pada umumnya,” imbuh Sung.

Karena difrensiasi itulah Samsung percaya bahwa Smart PC andalan mereka dapat diterima dengan baik, apalagi ditambah beberapa fitur yang tak ada di produk sejenis seperti sylus, aplikasi S Pen, dan beberapa fitur lainnya.

Di ranah laptop hybrid, Samsung memang tidak bermain sendiri. Beberapa vendor papan atas komputer sudah terlebih dahulu menghadirkan produk serupa, misalnya Dell, HP, Lenovo, bahkan Sony yang masing-masing punya keunikan.

Tapi lagi-lagi Samsung tak ingin disamakan dengan seluruh pesaingnya, dari nama pun mereka membedakan diri dengan menyebut sebagai Smart PC.

“Sebenarnya itu sama saja (dengan convertible PC-red), cuma kami memang menamakannya Smart PC,” pungkas Sung.

Bermodalkan tampang yang menarik, fungsi hybrid laptop-tablet, harga yang kompetitif, serta beragam keunggulan yang tidak ada di produk sejenisnya, Samsung optimistis bakal menguasai ‘blue ocean’ yang tengah diarunginya. Mampukah?

AMD Luncurkan Prosesor A10 Untuk Gamer dan Pecinta Home Entertainment

AMD meluncurkan generasi kedua AMD Seri A-Accelerated Processing Units (APU), A10-5800K, untuk desktop, motherboard, dan komputer untuk home theater di Jakarta, Selasa, 27 November 2012. APU ini menyasar para perakit komputer dan gamer yang membutuhkan performa lebih bagus, grafis berkelas, multi-core, dan respons cepat.

“Kombinasi kecepatan dalam pemrosesan, mesin multi-core, dan kemampuan grafis diskret yang lebih superior membuat generasi kedua ini menjadi platform berkelas bagi para gamer maupun mereka yang ingin membangun desktop baru atau komputer home theater,” ujar Brian Slattery, Consumer Business Director AMD Far East Ltd, dalam peluncuran di Jakarta.

Slattery mengatakan, tingginya permintaan pasar akan prosesor desktop, yang mengedepankan performa dan harga yang bersaing, membuat AMD optimistis dapat melakukan penetrasi pasar yang lebih luas untuk jangka panjang di Indonesia.

Generasi kedua ini dijual mulai US$ 60 (Rp 575 ribu) hingga US$ 130 (Rp 1,2 juta). “Dengan harga yang kompetitif, API baru ini menawarkan core yang lebih banyak dan lebih cepat, serta terbaik di kelas entertainment,” ujar Slattery. “APU ini juga ideal untuk mendukung sistem operasi Microsoft Windows 8 yang baru diluncurkan bulan lalu.”

Koh Wai San, Channel Marketing Manager AMD, mengatakan, dibandingkan generasi pertama, APU baru ini memiliki performa per watt dua kali lipat dan performa komputasi lebih dari 700 GFLOPs. Dengan frekuensi maksimal sampai 4,2 GHz, APU ini didukung unlocked Central Processing Unit (CPU) dengan peranti lunak AMD OverDrive untuk performa overclocking ekstrem sampai 6,5 GHz.

Gabungan AMD Seri A generasi kedua dan seri grafis AMD Radeon HD 7000 ini juga menjanjikan permainan dan video yang lebih baik. Kombinasi itu mendukung teknologi AMD Eyefinity, yaitu teknologi multi-monitor yang mendukung satu tampilan tunggal Windows 8 hingga sampai empat monitor. “Untuk pertama kalinya, teknologi ini tersedia dari sebuah APU tanpa memerlukan sebuah kartu grafis terpisah,” ujar Koh.

Kombinasi ini juga mendukung performa tinggi arsitektur grafis DirectX 11 yang memberikan resolusi penuh 1080p untuk bermain games dan menghasilkan detail gambar seperti hidup.

Kelebihan lain generasi kedua ini adalah kemudahan memperbarui platform. Tiga opsi chipset berbeda tersedia pada motherboard dengan soket FM2, dengan tatanan fitur masing-masing yang berbeda, yaitu AMD A55, A75, dan A85X. Ketiga chipset ini mendukung AMD Memory Profile yang memungkinkan memori grafis dijalankan pada 1866 MHz.

Tujuh Strategi Kembangkan Bisnis Aplikasi Teknologi Informasi

Pebisnis pemula (start-up business) di bidang teknologi informasi tidak dapat lagi hanya mengandalkan mantra “luncurkan dan pelajari” ketika mengembangkan produk-produk atau aplikasinya.

Desainer Google Venture Design Studio, Braden Kowitz, mengatakan mantra itu merupakan pendekatan yang salah dan menyarankan tujuh strategi bagi pebisnis pemula sehingga lebih menghemat waktu.

“Dari proses membantu sejumlah tim dalam mengembangkan produk mereka secara terus menerus, kami mengumpulkan metode-metode pembelajaran yang murah, cepat, dan sempurna bagi startup,” sebut Kowitz.

Berikut tujuh strategi yang disarankan Kowitz bagi pebisnis pemula situs Internet, seperti dilansir GigaOM:

1. Tampilan yang dapat di-click. Para tim pengembang aplikasi seringkali membangun tampilan antar muka aplikasi uji-coba yang menyerupai tamplian aslinya untuk mendapatkan umpan balik dari calon pengguna.

Kowitz mengatakan tim masih akan memperoleh umpan balik dari calon pengguna manakala menawarkan tampilan antarmuka sederhana dengan ruang-ruang yang dapat di-click.

“Kadang-kadang, saya melihat pengguna tertarik dengan ruang click sebagaimana produk aslinya. Hal ini akan membantu untuk tahu berhasil-tidaknya desain yang dikembangkan,” kata Kowitz.

2. Wawancara pengguna. Pengumpulan data melalui wawancara kepada calon pengguna bertujuan memperbaiki masalah pada produk.

“Setiap orang bakal bilang wawancara pengguna adalah hal bagus, masalahnya adalah tak mudah membangun kebiasaan,” kata Kowitz.

3. Pintu palsu. Pengembang situs Internet dapat dengan cepat melihat apakah pengguna akan terikat dengan fitur baru mereka dengan meluncurkan hanya dengan sebagian isi situs.

“Kalau kita lihat sebagian besar pengunjung memencet tombil akses, kita jadi yakin akan arah yang sudah kita buat dan mengembangkan fitur sisanya,” katanya.

Kowitz memberi contoh situs CustomMade yang hanya menampilkan satu tombol di layar pengguna.

4. Pengintaian. Seringkali para pengembang mengajukan asumsi-asumsi tentang pesaing mereka. Jika asumsi yang dilontarkan salah, mereka akan berakhir dengan salinan fungsi-fungsi yang sebenarnya tidak dibutuhkan pengguna.

“Para pengguna memakai produk dan segera tahu fitur yang disukai, yang tidak berguna, diabaikan, atau dibenci,” katanya.

5. Survei. Kegiatan survei diarahkan sedekat mungkin dengan perilaku pengguna yang akan diuji.

“Misalnya, beri pertanyaan dengan kotak survei pop-up kecil,” sebut Kowitz.

6. Ciptakan prototipe dengan data asli. Tampilan yang dapat di-click merupakan langkah pertama bagus, tapi pengembang perlu membangun contoh asli yang mengintegrasikan data aktual.

Kowitz mengatakan situs itu mungkin penuh dengan bug dan tidak mempunyai fitur-fitur, tapi cukup untuk mendapatkan umpan balik dari pengguna.

7. Kunjungan lokasi. Desainer sejumlah layanan Google itu mengatakan kunjungan lokasi para pengguna memakai suatu situs akan membawa pada pemahaman bagaimana mereka menggunakan situs itu.

Kowitz memberi contoh kunjungan ke pusat onkologi untuk melihat bagaimana dokter menggunakan laporan ketika akan mengembangkan situs kesehatan.

“Kami sangat terkejut ketika mendapati laporan medis yang telah kami desain dengan susah sering diterima melalui fax…Sangat mudah untuk memperbaikinya, ini hanya bisa didapat lewat kunjungan langsung,”

BlackBerry 10 Akan Gantikan Laptop

Kalangan korporat adalah pengguna tradisional BlackBerry. Segmen inilah yang antara lain disasar oleh Research in Motion (RIM) dengan platform andalan barunya nanti, BlackBerry 10.

Dalam sebuah wawancara dengan The New York Times pertengahan November 2012, CEO RIM Thorsten Heins mengutarakan angan-angan perusahaannya menjadikan BlackBerry 10 sebagai perangkat sentral di kantor-kantor perusahaan.

Dia mencontohkan situasi di mana perangkat BlackBerry 10 bisa langsung terkoneksi dengan keyboard dan perangkat display sehingga seorang pegawai dapat langsung bekerja.

“Jadi, kapanpun Anda masuk kantor, Anda tak perlu membawa laptop. Semua yang diperlukan sudah ada di sini,” ujar Heins sambil menunjuk sebuah smartphone BlackBerry 10 di pangkuannya. “Dalam tiga atau lima tahun lagi, Anda tak akan perlu membawa laptop.”

Meskipun sebelumnya pernah gagal dengan tablet BlackBerry Playbook, Heins yakin BlackBerry 10 besutan RIM akan kembali menjadi perangkat andalan di kantor-kantor.

Mengenai beberapa perusahaan yang membolehkan pegawai mereka memilih sendiri smartphone yang diinginkan untuk dibawa di lingkungan kantor, Chief Marketing Officer RIM Frank Boulben yang turut mendampingi Heins mengatakan bahwa hanya sebagian perusahaan saja yang memberlakukan kebijakan itu.

Berlawanan dengan para pengamat industri, Boulben memprediksi bahwa pada akhirnya perusahaan-perusahaan akan kembali memilihkan smartphone untuk pegawainya. Menurut dia, alasannya adalah untuk menekan ongkos divisi dukungan teknologi.

Dalam hal ini, lanjut Heins, BlackBerry 10 menawarkan kelebihan berupa pemisahan antara data korporat dan data pribadi karyawan. Alhasil, ketika seorang pegawai berhenti kerja, pihak perusahaan bisa menghapus seluruh data korporat dalam smartphone si pegawai tanpa turut mengganggu data pribadinya.

RIM sendiri menjanjikan perangkat BlackBerry 10 akan segera tersedia pada Februari 2013, menyusul pengumuman resmi pada akhir bulan sebelumnya.

Unit pertama yang akan dipasarkan adalah model full-touchscreen, sementara model yang dilengkapi keypad QWERTY akan menyusul beberapa pekan setelahnya.

Panduan Mengelola Partisi Harddisk Yang Benar

HARD DISK pada komputer biasanya terbagi dalam beberapa bagian atau partisi.

Awalnya, perangkat itu memiliki satu bagian, yaitu C, yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan sistem operasi. Namun, ketika ada dua bagian, yaitu C dan D, pengguna bisa menjadikannya sebagai dua ruang dengan fungsi berbeda.

Selain membaginya menjadi dua, Anda dapat pula membaginya menjadi lebih dari dua partisi dan hasil yang muncul menjadi C, D, E, dan seterusnya. Jika kondisinya demikian, tetap jadikan C sebagai rumah untuk sistem operasi.

Lalu, gunakan ruang lain seperti D dan E sebagai tempat penyimpan data tambahan seperti lagu, film, dokumen, dan foto. Jangan jadikan partisi selain C untuk menampung sistem operasi.

Selain itu, simpan beberapa aplikasi di partisi tersebut. Anda juga sebaiknya menyediakan ruang yang cukup lega ketika membagi-bagi hard disk. Sebab, kebutuhan aplikasi kadang tidak dapat diduga.

Partisi C juga tidak disarankan menjadi gudang penyimpanan data-data penting karena ada kemungkinkan sistem operasi terkena virus dan menghapus semua file penting yang ada di sistem utama.

Untuk partisi selain C, isi sebijaksana mungkin. Artinya, jangan paksa hard disk untuk menampung seluruh data karena dapat mengakibatkan performa hard disk melambat.

Pertimbangkan menggunakan hard disk eksternal atau membeli hard disk lain yang berkapasitas lebih besar agar dapat menampung seluruh data.

Intel Temukan Wireless Charging Untuk Mencharge Smartphone Tanpa Perlu Kabel

Intel mengembangkan metode untuk berbagi listrik, misalnya dari laptop ke ponsel, tanpa perlu kabel antara keduanya.

Detail informasi mengenai teknologi wireless charging Intel masih disimpan rapat-rapat dan diperkirakan baru akan diumumkan ke publik pada acara Intel Developer Forum (IDF) yang digelar awal September 2012 di San Francisco, AS.

Intel sendiri telah menunjuk Integrated Device Technology (IDT) untuk mengembangkan chipset transmitter dan receiver yang diperlukan.

Intel mengatakan bahwa gadget masa depan yang dilengkapi teknologi ini bisa di-charge secara wireless hanya dengan menempatkannya dalam jarak lebih kurang satu inci atau 2.54 cm dari perangkat pengisi baterai seperti charger atau ultrabook.

“Waktu yang diperlukan untuk charging kira-kira sama dengan mengisi baterai lewat kabel USB,” ujar manajer humas Intel Dan Snyder, seperti dikutip oleh The Register.

Menurut Intel, IDT dijadwalkan selesai merancang solusi chipset untuk pemanfaatan teknologi ini di pada awal 2013. Intel kemudian akan mulai menanamkan teknologi ini di ultrabook, charger, dan smartphone pada pertengahan tahun depan. Produk akhirnya diperkirakan sudah bisa diperoleh konsumen pada 2014.

Wireless charging sebenarnya bukan konsep baru. Ilmuwan abad ke-19 Nikolai Tesla pernah mendemonstrasikan bahwa daya listrik bisa ditransmisikan secara nirkabel lebih dari 100 tahun yang lalu, tetapi konsep tersebut belum banyak dikembangkan sampai baru-baru ini.

Teknologi wireless charging ini pun sempat didemokan Intel pada pameran komputer Computex di Taiwan, pertengahan 2012. Namun baru kali ini Intel dikabarkan bersiap melakukan penerapan komersial.

Sebelum ini, sejumlah perusahaan termasuk Sony, Nokia, Texas Instruments, dan Samsung telah membentuk Wireless Power Consortium (WPC) untuk mempromosikan wireless charging berbasis teknologi induksi.

Intel, yang bukan anggota WPC, tidak menjelaskan apakah teknologi wireless charging miliknya akan tersedia untuk produsen chip lain seperti ARM atau Samsung yang punya posisi lebih kuat di pasar smartphone.

Sony Luncurkan Sony Vaio E11 Dengan Prossesor AMD E2 dan Harga Murah

Sony Vaio E11 diresmikan kehadirannya di Indonesia. Perangkat dengan prosesor AMD E2 ini memiliki harga cukup terjangkau. Peresmian hadirnya Vaio E11 dilakukan dalam temu media di The Immigrant Cafe, Jakarta, Selasa malam (7/8/2012).

Vaio E11 merupakan perangkat pertama di Indonesia yang menggunakan prosesor AMD E2 accelerated processing unit (APU) edisi 2012. Hermawan Sutanto, Country Head AMD Indonesia, mengatakan produk ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan pengguna untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

“Tapi, seperti biasa, kami menawarkan fitur yang lebih premium dari kelasnya yang ada di pasaran,” ujar Hermawan. Fitur tersebut, lanjutnya, adalah kemampuan grafis AMD Radeon yang sudah terintegrasi di dalamnya. AMD E2 disebutkan telah memiliki prosesor grafis dari kelas Radeon HD 7000.

Adanya kemampuan grafis Radeon itu dikatakan akan sangat membantu kinerja aplikasi yang membutuhkan kemampuan grafis tinggi. Selain itu, aplikasi non-grafis bisa diuntungkan lewat teknologi OpenCL. OpenCL, ujar Hermawan, memungkinkan aplikasi non-grafis memanfaatkan prosesor grafis (GPU) untuk meningkatkan kinerja aplikasi tersebut.

Beberapa aplikasi yang disebutkan Hermawan sudah mendukung OpenCL termasuk Adobe Photoshop Elements, Adobe Flash dan aplikasi grafis dari Corel. Leo Marathon, Product Manager Sony Indonesia, mengatakan Vaio E11 akan dipaketkan dengan peranti lunak Adobe Photoshop Elements 10 versi penuh.

Sony, ujar Leo, juga menambahkan fitur seperti webcam berteknologi Exmor for PC, audio dengan teknologi xLoud dan Clear Phase serta touchpad dengan Gesture Control.

Perangkat ini disebutkan akan tersedia mulai dari kisaran Rp 4.599.000. Harga tersebut relatif terjangkau dibandingkan seri Vaio sebelumnya.

Spesifikasi Vaio E11:

Prosesor: AMD E2-1800 APU 1.7GHz
Sistem Operasi: Windows 7 Home Basic 64-bit
Memori: 2GB DRR3
Penyimpanan: 320 GB HDD SATA
Optical Drive: tidak ada
Grafis: AMD Radeon HD 7340M
Layar: 11.6 inci (1366×768 pixel)
Port: USB 2.0 (2), USB 3.0 (1), HDMI Out
Webcam: HD (1280 x 1024 pixel)
Baterai: Lithium Ion (rata-rata 4,5 jam)
Ukuran: 290 x 23.5 – 31.5 x 203.5 mm
Berat: 1,5 kg (plus baterai)

Samsung Luncurkan Notebook Series 9 Tertipisnya Di Dunia di Jakarta

Samsung telah memasuki generasi kedua notebook tertipis di dunia. Pada Kamis (14/6), mereka meluncurkan notebook Series 9. yang menawarkan kerangka tertipis di dunia.

Melalui inovasi MaxScreen membuat layar selebar 14 inci, bisa ditempatkan pada casing 13 inci. Ini membuat notebook seberat 1,16 kg ini bisa 28 persen lebih kompak dibandingkan notebook 13 inci lainnya.

“Dengan kerangka 13 inci, para konsumen di Indonesia bisa dengan nyaman menikmati tampilan layar 14 inci,” kata Yoo Young Kim, Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia dalam peluncuran Kamis ini.

Series 9 telah menggunakan prosesor generasi ketiga Intel Core i5 dengan memori 4 GB, dan storage berupa SSD 128 GB. Melalui fitur Fast Solution, notebook ini bisa hidup dalam waktu 9,8 detik (Fast Boot).

Sedangkan Fast Start membuat hidup dalam 1,4 detik. Selain itu dengan Fast Browsing mampu membuat layanan pencarian Web dua kali lebih cepat.

Notebook dengan sistem operasi Windows 7 ini menggunakan layar LCD SuperBright 400 nit, yang anti reflektif. Untuk mendukung mobilitas baterai tahan hingga 7,3 jam. Dengan demikian Tidak mengkhawatirkan jika dibawa bergerak dalam waktu lama.