Category Archives: Apple

Apple Digugat Pemerintah Amerika Serikat Karena Membuat Kartel Untuk Naikan Harga eBook Dan Menghukum Siapa Saja Yang Menjual eBook Dengan Harga Murah

Selain masalah sengekta paten dengan sejumlah vendor, tampaknya Apple harus menambah deretan tuntutan hukum yang harus dihadapinya. Kali ini giliran Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) yang menggugat Apple terkait harga e-book.

Dilansir dari Telegraph, Kamis (12/4/2012), Departemen Kehakiman AS menuduh Apple dan lima penerbit lainnya, termasuk HarperCollins, Macmillan, Penguin, Simon & Schuter dan Hachette telah bersengkokol untuk menetapkan harga e-book. Jaksa Agung AS, Eric Holder mengatakan bahwa para ekskutif level atas Apple dan penerbit bekerjasama untuk menghilangkan persaingan antara penjual e-book.

“Sebagai hasil dari konspirasi, kami percaya bahwa konsumen membayar jutaan dollar lebih mahal untuk beberapa judul e-book yang paling populer,” kata Holder.

Alhasil gugatan pun diajukan terhadap Apple serta HarperCollins, Simon & Schuster, Hachetter Book Group, Penguin Group dan MacMillan. Holder mengatakan, tiga dari penerbit yaitu HarperColling, Simon & Schuter dan Hachetter Book Group sudah mencpaai kesepakatan dengan pihak pemerintah.

Namun, Apple, Penguin dan MacMillan, menurut Holder tampak siap untuk melawan gugatan tersebut. Menanggapi sikap tersebut, Departemen Kehakiman mengatakan dengan penuh semangat akan terus mengupayakan gugatan terhadap Apple dan penerbit lainnya.

Menurut pengaduan Departemen Kehakiman, Apple berhasil membujuk penerbit untuk mengadopsi agensi yang mengizinkan penerbit menetapkan harga e-book. Pada akhirnya, Apple akan mengambil potongan sebesar 30 persen. Perjanjian Apple dengan penerbit itu secara efektif menghalangi peritel saingan untuk menjual buku yang sama dengan harga lebih murah.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menggugat Apple Inc dan lima perusahaan penerbit karena diduga melakukan konspirasi dalam menentukan harga buku elektronik (e-book). Mereka dituding terlibat jaringan kartel yang mengubah sistem penetapan harga e-book menjelang iPad generasi pertama diluncurkan.

Hari ini, Departemen Kehakiman Federal AS, sudah melayangkan tuntutan tersebut pada raksasa bisnis bidang teknologi informasi (IT) itu. Akibat persekongkolan ini, harga e-book di Negeri Paman Sam saat ini cenderung tinggi. Bahkan lebih mahal dari buku fisik yang menelan biaya produksi lebih besar. Departemen Kehakiman AS mengultimatum perusahaan yang dibesarkan oleh Steve Jobs itu beserta kelima perusahaan penerbit agar menyelesaikan masalah tersebut dengan mengubah kebijakan penetapan harga e-book.

Tiga dari lima perusahaan penerbit setuju segera meninjau kembali harga e-book yang dipasarkan. Mereka yang setuju adalah News Corp’s HarperCollins Publishers Inc, CBS Corp’s Simon & Schuster Inc dan Lagardere SCA’s Hachette Book Group.

Hachette dan HarperCollins juga setuju membayar restitusi sebesar US$ 51 juta untuk konsumen yang membeli e-book.
Sedangkan Apple dan dua penerbit yakni Publishers Macmillan, yang merupakan unit bisnis Verlagsgruppe Georg von Holtzbrinck GmbH, dan Pearson Plc’s Penguin Group berencana melawan tuduhan polisi bisnis itu. Ketiganya bahkan dikabarkan sudah memiliki strategi khusus untuk menghadapi tuntutan Departemen Kehakiman.

Raksasa Silicon Valley itu mengklaim bahwa kebijakan penetapan harga e-book penting untuk mencegah terjadinya monopoli penjualan oleh perusahaan ritel besar seperti Amazon. Sebaliknya, sang penuntut menganggap kartel tersebut merugikan para konsumen karena terpaksa mengeluarkan duit ekstra. Perlu diketahui, di awal 2010, akibat dugaan kesepakatan ini, harga e-book dalam tiga hari langsung melonjak antara US$ 2 hingga US$ 3.

Pasar e-book meningkat drastis beberapa tahun terakhir. Albert Greco, ahli industri dari Fordham University memaparkan penjualan e-book tumbuh pesat dari US$ 78 juta pada 2008, menjadi US$ 1,7 miliar pada 2011. Survei Pew Research yang dirilis minggu lalu menemukan bahwa satu dari lima orang dewasa di Amerika membaca satu e-book tahun lalu.

Kisah Pilu dan Penuh Tangisan Para Pekerja iPhone Yang Dipekerjakan Steve Jobs

iPhone dan iPad saat ini menjadi produk unggulan bagi Apple. Tak heran jika perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs ini meningkatkan produksi kedua perangkat tersebut untuk meningkatkan laba dengan mengabaikan banyak hal seperti isu lingkungan dimana Apple dinobatkan sebagai perusahaan paling tidak ramah lingkungan dan perusahaan yang mempekerjakan anak-anak dengan gaji yang tidak layak.

Meski keduanya menjadi andalan, namun Apple bisa dibilang menaruh harapan lebih pada iPhone. Seiring dengan tingginya permintaan iPhone, Apple pun meminta perusahaan pemanufaktur produk Apple, Foxconn di Shenzen, China, untuk meningkatkan produksi iPhone agar dapat dikirim tepat waktu.

Li Qi (bukan nama sebenarnya), seorang pekerja Foxconn yang bekerja di lini produksi iPhone, menceritakan keluh kesahnya bekerja merakit iPhone. Baginya, merakit iPhone jauh lebih melelahkan dibandingkan iPad. Kebetulan, Qi pernah terlibat dalam lini produksi iPad 2 dan iPhone 4S.

Di dalam pabrik, para pekerja sehari-hari merakit, memeriksa dan menguji iPad. Merekalah yang memasang tombol (home, volume, power) serta memastikan semua perangkat Apple berjalan dengan baik.

Mereka tidak diizinkan untuk bicara selama bekerja, agar tidak mengulur-ulur waktu.

Lini produksi iPhone 4S
Li Qi pada mulanya bekerja untuk lini produksi iPad. Pada bulan Mei 2011, Qi dipindahkan ke lini produksi iPhone 4S. Alasannya, Foxconn diminta oleh Apple untuk menggenjot volume produksi iPhone yang begitu banyak diminati di pasar global. Qi sangat senang ketika pertama kali melihat dan menjajal iPhone 4S. Menurutnya, iPhone 4S adalah smartphone tercanggih saat ini.

“Pertama kali kontak dengan iPhone 4S, saya langsung setuju ini benar-benar smartphone terbaik di dunia, baik hardware maupun software-nya,” tulis Qi dalam buku hariannya.

Namun, bekerja di lini produksi iPhone ternyata tidaklah senikmat yang ia pikirkan. Qi yang dahulu pernah bekerja di lini produksi Nokia, merasa kelelahan bekerja merakit iPhone. Ia harus lebih sering lembur untuk memenuhi perintah Foxconn.

Setiap harinya, Qi harus bangun tidur sebelum jam 6 pagi lalu tiba di pabrik jam 7 pagi. Pekerjaannya dibagi dalam 2 shift yakni pagi dan sore. Qi bekerja selama 3 jam di pagi hari, lalu bekerja lagi antara 4 sampai 6 jam pada sore hari dengan total jam kerja sebanyak 9 – 10 jam perhari.

Qi mengeluhkan waktu istirahat (di luar istirahat makan siang) dalam lini produksi iPhone yang tidak kurang dari 10 menit setiap harinya. Sementara di lini produksi iPad, pekerja diberikan dua atau tiga kali waktu istirahat selama 10 menit. Qi sangat terkejut dengan waktu kerja tersebut. Masing-masing jalur produksi diharuskan membuat 3500 unit iPhone dalam sehari.

Membenci lini produksi iPhone, ingin kembali bekerja untuk iPad
Qi bukan lagi seorang yang mengagumi iPhone. Bekerja terlalu lelah untuk iPhone, membuat Qi menaruh kesan buruk pada produk tersebut.

Ia harus bekerja lembur 80 jam setiap bulan demi iPhone. Meski demikian, penghasilannya pun bertambah meski tidak banyak. Saat ia mulai bekerja di Foxconn, gaji Qi adalah 143 dollar AS per bulan namun sekarang Qi mendapat gaji 372 dollar AS. Dan jika ditotal dengan uang lembur, setiap bulannya Qi bisa membawa pulang gaji 555 dollar AS.

Namun tetap saja, Qi merindukan bisa mendapat libur rutin satu hari dalam seminggu. Bekerja untuk iPhone membuat Qi hanya mendapat libur satu atau dua hari dalam sebulan. Dari pengalamannya memproduksi kedua perangkat unggulan Apple, lini produksi iPad nampaknya lebih ringan. Qi bisa mendapat waktu istirahat dan libur lebih banyak.

Harapan Qi akhirnya menjadi kenyataan. Sejak Maret 2012, Qi kembali dipekerjakan ke lini produksi iPad. Atas perintah Apple, Foxconn mulai memproduksi iPad generasi ketiga secara massal sejak awal tahun 2012.

Qi menceritakan, ada lebih dari 30 jalur perakitan untuk iPad generasi ketiga. Lini produksi dijaga lebih ketat, dan setiap pekerja harus mengenakan pakaian anti-statis di zona-zona tertentu.

Ada 1.000 unit iPad dihasilkan setiap 10 jam. Namun sejak momen tahun baru China pada 23 sampai 28 Januari lalu, produktivitas iPad generasi tiga ditingkatkan menjadi 150 unit iPad setiap satu jam.

Ia berharap iPad generasi ketiga dapat menuai sukses di pasar global. Karena, jika iPad baru ini tidak laris manis, besar kemungkinan Qi akan dikirim kembali membantu produksi iPhone 4S.

Ronald Wayne Pendiri Apple Yang Saham Di Ambil Paksa Oleh Steve Jobs

Bicara Apple, orang pasti langsung mengingat almarhum Steve Jobs. Setelah berpikir lebih lama, mungkin selanjutnya teringat Steve satunya lagi, Steve Wozniak.

Namun pendiri ketiga perusahaan ini, Ronald Wayne, nyaris tidak pernah disebut dalam sejarah Apple.
Mungkin ini karena Wayne meninggalkan Apple 12 hari setelah perusahaan tersebut didirikan.

Mengingat Apple sekarang merupakan salah satu perusahaan terkaya di muka bumi ini, mungkin banyak orang yang menduga Wayne merasa sangat menyesal dengan keputusan yang dulu diambilnya. Namun dalam postingan yang ditulis pria 77 tahun ini di Facebook, ia mengaku sama sekali tidak menyesali keputusannya itu.

“Aku tidak kehilangan miliaran dolar seperti yang banyak diberitakan media,” ujarnya, seperti dikutip dari PC Mag, Jumat, 24 Februari 2012. “Aku mungkin kehilangan beberapa juta dolar. Dan sejujurnya, antara kau dan aku saja, itu adalah pembentukan karakter,” ujarnya.

Ironisnya, ia juga mengatakan bila dulu ia tahu bahwa empat tahun setelah pendiriannya Apple akan mengadakan penawaran saham perdana yang bisa membuatnya menjadi miliuner, ia akan bertahan di perusahaan itu selama empat tahun tersebut. “Namun setelah itu aku akan tetap mengundurkan diri,” ujarnya.

Ia mengatakan alasannya meninggalkan Apple adalah karena ia memandang perusahaan itu bukanlah tempat yang cocok untuknya mengembangkan diri di sisa hidupnya.

“Steve dan Steve punya proyek untuk diri mereka sendiri. Mereka ingin mengubah dunia dengan cara mereka. Dan aku ingin mengubah dunia dengan caraku sendiri,” katanya menambahkan.

Ronald Wayne merupakan rekan sekerja Apple di Atari dan memegang saham Apple sebesar 10 persen.

Ia mendirikan Apple bersama duo Steve pada 1 April 1976, dan merancang logo pertama Apple yang menggambarkan Newton duduk di bawah pohon buah itu.

Setelah keluar dari Apple dan melepas sahamnya, ia bekerja di laboratorium nasional Lawrence Livermore dan menjalankan sebuah toko perangko di Milpats, California.

Daftar Merek Online Pemenang Indonesia Brand Champion Award 2012

MarkPlus Insight dan Marketeers hari ini, Kamis ( 23/2/2012 ), mengadakan “Indonesia Brand Champion Award 2012 .” Pemilihan pemenang dilakukan melalui survei yang berlangsung tanggal 10-14 Februari 2012 .

Chief Business Officer MarkPlus Inc, Taufik, mengatakan, merek-merek yang terpilih sebagai pemenang memang kurang lebih sama seperti tahun-tahun lalu.

Namun, kata dia, yang patut dicermati adalah bagaimana merek seperti Nokia ataupun Blackberry yang cukup menurun kinerja secara global tetap bertahan sebagai merek yang banyak dipilih di Indonesia.

“Di tingkat global, Nokia sedang turun. Tapi masih kuat di lokal,” ujar Taufik kepada Kompas.com, usai acara Indonesia Brand Champion Award 2012 , di Jakarta, Kamis.

Survei dilakukan terhadap 635 responden melalui telepon dan internet, di enam kota besar yakni Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, dan Makassar.

Survei juga dilakukan sebagai bagian dari studi pasar mengenai ” Merek dalam Persaingan Berebut Kue Netizen dan Mobile Market Indonesia.”

Detil pemenang di setiap kategori sebagai berikut:

  • Brand Champion of Telecomunication Most Widely Used of Global Brand Mobile Phone: Nokia, Blackberry, Samsung, Sony Ericcson, dan LG
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Local Brand Mobile Phone: Esia, Nexian, CrossX, Flexi, dan CSL Blueberry
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of GSM Operator Brand: Simpati, IM3, XL, 3, dan Axis
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of CDMA Operator Brand: Flexi, Esia, dan Smartfren
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Mobile GSM Internet Provider Brand: Telkomsel Flash, XL, IM3, 3, dan Axis
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Mobile CDMA Internet Provider Brand: Smartfren, Flexi, Esia, StarOne, dan Ceria
  • Brand Champion of Telecommunication Most Widely Used of Cable Internet Provider Brand: Speedy, Fastnet, Indonet, dan Radnet
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Notebook Brand: Acer, Toshiba, Asus, Hawlett Packard, dan Axioo
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Netbook Brand: Acer, Hewlett Packard, Asus, Lenovo, dan Advan.
  • Brand Champion of Gadget Most Widely Used of Tablet PC Brand: Samsung, Apple, dan Acer
  • Brand Champion of Content Provider Most Popular Online Shop Brand: Tokobagus.com, Kaskus.us, Bhinneka.com, Bekas.com, dan Rakuten.co.id.
  • Brand Champion of Conten Provider Most Popular Online News Provider Brand: Detik.com, Kompas.com, Vivanews.com, Yahoo.co.id, dan Okezone.com.

Apple Dituntut Karena Membajak Nama iPad Dari Perusahaan Teknologi China

Apple menghadapi masalah hukum pelik di China terkait nama komputer tablet iPad yang dituding melanggar hak cipta perusahaan Proview Technology. Pihak Proview yang merasa di atas angin, meminta otoritas melarang ekspor dan impor iPad di negeri itu.

Namun, meskipun Apple mungkin akhirnya terbukti bersalah, sulit bagi otoritas China melarang peredaran iPad di negeri itu. Sebab besarnya pasar iPad dan popularitasnya yang menjulang di China membuat langkah pemblokiran sukar diterapkan.

“Pihak bea cukai memberitahu kami akan sulit mengimplementasikan larangan karena banyak orang China cinta dengan produk Apple. Ukuran pasarnya juga sangat besar,” ucap Yang Long San dari Proview Technology yang detikINET kutip dari Reuters, Kamis (16/2/2012).

Jika benar-benar terjadi, tentu saja larangan ekspor dan impor iPad di China adalah masalah besar bagi Apple. Sebab basis produksi iPad berlokasi di Negeri Tirai Bambu ini. Pihak Proview berupaya mulai meminta pemerintah lokal di China melarang penjualan iPad.

Pihak Proview Technology telah meminta kompensasi ganti rugi sekitar 14 triliun pada Apple. Beberapa pihak menilai tuntutan sebesar itu berkaitan dengan kondisi finansial Proview Technology Shenzen yang sedang sempoyongan.

Namun Yang membantah anggapan seperti itu. Mereka merasa disepelekan oleh Apple sehingga terpaksa mengajukan tuntutan ke ranah hukum. Mereka berhasil menang pada proses hukum di pengadilan Shenzen, meski Apple mengajukan banding.

Dalam tanggapannya, Apple mengklaim telah membeli hak cipta nama iPad di 10 negara beberapa tahun lampau dari pihak Proview. Namun pihak Proview Technology Shenzen menyatakan pembelian hak cipta Apple tersebut tidak berlaku di daratan China, di mana hak cipta atas nama iPad masih milik mereka.

Microsoft dan Apple Dukung Standar Hak Paten FRAND

Microsoft mengumumkan komitmen untuk mengikuti standar paten teknologi nirkabel (wireless). Standar tersebut akan menjamin Microsoft tidak akan memblokir penjualan produk lain karena masalah paten. Pendekatan ini, sebelumnya telah disetujui Apple dan Cisco. Google diperkirakan akan menyusul.

Standar Paten tersebut bernama FRAND (Fair, Reasonable, and Non-Discriminatory). Standar ini menjaga perusahaan untuk melakukan pengecekan dan menghindari penyalahgunaan paten. Dengan FRAND ini, diharapkan perseteruan mengenai paten bisa lebih terarah.

FRAND bisa menghindarkan perusahaan dari monopoli karena kepemilikan Hak Intelektual Properti. Dengan FRAND, perusahaan pemegang paten pertama harus membuat agar produknya bisa digunakan oleh perusahaan manapun. Artinya, sebuah produk bisa dibeli patennya dan dikembangkan oleh perusahaan lain, menjadi produk baru.

Dave Heiner, Vice President dan Deputy General Counsel, Corporate Standars Group and Anitrust Group Microsoft menuliskan dalam blog-nya mengenai hal ini.

“Standar dalam industri TI sangat penting untuk perkembangan internet pada perangkat bergerak. Konsumen dan industri akan menderita jika perusahaan saling memblokir perusahaan lain karena masalah standar paten yang esensial,” jelasnya.

Apple, minggu lalu merasakan pemblokiran akibat masalah paten di Jerman. Apple terpaksa menghapus beberapa produknya dari toko online karena masih terbentur masalah paten dengan Motorola.

Hal ini mendorong Apple menuliskan surat kepada European Telecommunications Standards Institute (ETSI) agar Eropa juga mengikuti standar FRAND.

Microsoft dalam beberapa bulan terakhir juga telah berbicara dengan ETSI untuk penerapan standar FRAND ini. Microsoft telah manawarkan pandangan bahwa pemegang paten pertama harus membuat paten standar dengan persyaratan yang layak dan tidak diskriminatif bagi perusahaan lain.

Dokumen Rahasia FBI Mengungkapkan Bahwa Steve Jobs Bukan Sosok Yang Patut Ditiru

FBI merilis file tentang kehidupan Steve Jobs di balik kesuksesannya membangun Apple Inc. Hasil investigasi sebanyak 191 halaman tersebut telah dikumpulkan sejak tahun 1991. File dirilis tahun ini atas permintaan Freedom of Information Act.

Dalam file tersebut tersirat bahwa Steve Jobs merupakan sosok yang senang memutarbalikkan fakta dan kebenaran untuk mendapatkan tujuannya. Pernyataan ini disampaikan salah seorang sahabat Jobs saat wawancara dengan FBI.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa di masa lalu, Jobs mengisap narkoba jenis ganja dan lysergic acid diethylamide (LSD). LSD adalah sejenis halusinogen yang dapat memberikan efek panik dan ketakutan kepada yang mengonsumsinya.

Laporan ini berawal dari pencalonan Steve Jobs, yang ketika itu menjabat sebagai CEO Next Inc, menjadi Ketua Dewan Ekspor Kantor Kepresidenan AS.

FBI juga menemukan bahwa pada tahun 1985 ada seseorang yang mengancam rumah Steve Jobs dan meminta tebusan sebesar 1 juta dollar AS agar rumahnya tidak diledakkan. Namun, tidak ada uang yang diberikan dan bom terbukti tidak ditemukan. Ancaman ini membuat FBI penasaran, adakah kehidupan masa lalu Steve Jobs yang membahayakan kehidupannya saat ini.

Berikut adalah rangkuman temuan-temuan FBI tentang masa lalu Steve Jobs :

  1. Jobs pernah memiliki anak dari pacarnya dan tidak mengakui anaknya tersebut. Namun, akhirnya diakui demi nama baik tetapi Jobs tidak pernah mau membiayai anak tersebut
  2. Jobs sudah tidak lagi punya keluarga di negara-negara komunis.
  3. Jobs memiliki IPK 2,65 saat lulus dari Homestead High School di Cupertino, California.
  4. Pada tahun 1960 hingga 1970, Jobs memiliki pengalaman mencoba narkoba, termasuk ganja dan LSD, saat mulai masuk kuliah dan masih kecanduan sampai akhir hayatnya.
  5. Jobs suka melakukan pemutar balikkan kebenaran dan fakta untuk mencapai tujuannya. Ia mengumpulkan komentar-komentar baik (yang sudah tentu karena diputar balik) untuk meningkatkan karakter, reputasi, dan loyalitasnya. Sementara para pemberi komentar buruk akan diintimidasi dan dipecat dengan tidak hormat dari perusahaannnya.
  6. Jobs suka mengintimidasi karyawan dan para sahabatnya untuk mendapatkan hal-hal yang ia inginkan
  7. Jobs pernah mengambil paksa saham yang menjadi hak milik karyawannya dengan menuduh karyawannya tidak kompeten dalam melaksanakan pekerjaannya

Steve Jobs Jilati Ludah Sendiri Dengan Mencontek Habis Habisan BlackBerry Dengan iMessage

Selama ini banyak orang berpikir bahwa kelebihan BlackBerry ketimbang smartphone lainnya adalah platform chat di BlackBerry Messenger yang eksklusif dan menyenangkan. Model interaksi di ruang chatting seperti itu kini juga bakal hadir secara eksklusif di produk perangkat mobile buatan Apple.

Dalam pembukaan World Wide Developers Conference (WWDC) 2011, di Moscone Center, San Francisco, California, AS, Senin (6/6/2011), ajang tahunan yang dihadiri ribuan para pengembang software, Apple mengumumkan kehadiran iMessage sebagai salah satu fitur baru dalam iOS 5. Layanan chat ini dapat dipakai untuk berkomunikasi antarpemilik iPhone, iPod Touch, dan iPad.

Seperti halnya BBM, iMessage bisa juga dipakai untuk chatting beramai-ramai alias group chatting dan ada notifikasi kalau ada pesan masuk, tanda kalau pesan telah terkirim dan diterima, serta tanda kalau lawan chat sedang mengetik. Layanan ini bisa digunakan baik lewat jaringan WiFi maupun jaringan seluler 3G. Tidak hanya untuk saling berkirim teks, tapi juga foto dan video.

Apple memang sering menjadi trendsetter produk maupun teknologi yang kemudian diikuti para kompetitornya. Namun, kali ini Steve Jobs kelihatannya harus berani menjilati ludahnya sendiri bahwa ia pun tidak mentabukan copycat dengan meniru kesuksesan BlackBerry Messenger meskipun saat peluncuran ia menyuruh bawahannya untuk presentasi sedangkan ia duduk menonton. Persaingan kedua platform bakal makin sengit.

Cara Memakai Facebook Chat Lewat BlackBerry, iPhone, Symbian, dan Android

Banyak yang bertanya tentang bagaimana cara buka Facebook Chat di handphone, kalo biasanya Facebook Chat hanya bisa dibuka di komputer/ PC sedangkan Facebook sendiri dapat dibuka secara mobile via handphone atau aplikasi lain di BlackBerry atau iPhone. Kali ini akan dibahas tentang aplikasi yang dapat digunakan untuk chatting khususnya Facebook Chat melalui BlackBerry.

Aplikasi bernama Palringo merupakan salah satu aplikasi instant messenger multiprotokol yang dapat digunakan untuk chatting via mobile atau via desktop dan menangani berbagai layanan instant messenger, tercatat ada sekitar 11 layanan mulai dari Yahoo!Messenger sampai dengan Facebook Chat termasuk Palringo Chat. Untuk instalasi aplikasi ini dapat digunakan untuk perangkat mobile dengan platform seperti Java, Windows Mobile, Symbian/ S60, Aplle iPhone/ iPod Touch, BlackBerry bahkan untuk Android. Untuk perangkat komputer/ PC tersedia juga untuk Windows PC dan Mac OS X, cukup lengkap kan? Jadi gak hanya menangani BlackBerry dan iPhone aja tetapi dapat juga untuk handphone Java atau Symbian.

Kali ini dibahas pemakaian untuk perangkat BlackBerry, untuk perangkat lain tidak berbeda jauh.

1. Pertama download aplikasi Palringo via browser PC di http://www.palringo.com/en/gb/download atau download OTA via perangkat Blackberry di alamat http://modept.mobi/download/palringo/app pilih jenis handphone dan tipe OS yang ada. Setelah terinstal buka aplikasi Palringo.

2. Pertama kali daftar dulu account Palringgo menggunakan alamat email, setelah aktif klik “Service” pada tulisan “Not Connected” klik dua kali untuk “Sign In” menggunakan account yang sudah dibuat tadi. Setelah tersambung dengan account Palringo, tambahkan account Chat/ IM dari layanan yang lain antara lain terdapat MSN/ Windows Live Messenger, Yahoo! Messenger, AIM/ AOL Instant Messenger, Tancent QQ, Gadu-Gadu, ICQ, XMPP/ Jabber, Facebook Chat,GTalk/ Google Talk, dan iChat.

3. Lalu, arahkan kursor pada account Palringo, klik logo BlackBerry di samping kiri trackball, klik “Service”, klik lagi “Add Service” sampai ditemukan logo layanan yang mau ditambahkan, kemudian isikan ID atau Username dan password-nya sampai terkoneksi, account layanan ini akan muncul di bawah account Palringo.

Di bagian atas layar ada dua menu, satu dengan logo Palringgo huruf “P” dan menu “Contacts”. Menu pertama untuk mengatur tentang “Service” atau layanan yang akan diaktifkan, “Active Chats” atau pesan yang masuk, “Location” untuk menunjukkan lokasi/ daerah kita Online dan menu “Help” untuk bantuan.

4. Untuk mengetahui teman yang sedang online atau bahkan yang offline, arahkan kursor trackball ke “Contacts”. Untuk Chat dengan teman ini cukup arahkan kursor ke nama teman terus klik trackball untuk “Private Chat” atau klik “properties” untuk melihat info tentang teman ini.

Yang unik dari Palringo adalah adanya “Location” yang menunjukkan lokasi pengguna, dapat diatur secara manual dengan menulis nama negara/ kota atau secara auto menggunakan GPS yang ada di BlackBerry atau diatur disable dan bahkan dapat diatur siapa aja yang dapat melihat data lokasi ini apakah semua orang atau tertentu aja.

Menyambut Lengsernya Steve Jobs Samsung Luncurkan Galaxy Murah Untuk Matikan iPhone

Samsung segera meluncurkan empat model smartphone terbaru dengan harga yang lebih murah dibanding model Galaxy, yang selama ini menjadi andalan Vendor asal Korea ini.

Langkah ini ditempuh Samsung untuk terus menjaga dan memperbesar pangsa pasarnya di negara berkembang. Selain itu, ini merupakan sinyal kuat dari Samsung untuk berhadap-hadapan dengan Apple, pesaing terkuat Samsung selama ini.

Rencana Samsung ini datang hanya beberapa saat setelah adanya rumor bahwa Apple juga sedang mempersiapkan iPhone 4 yang lebih murah bulan depan dan rencananya merilis iPhone 5.

Seperti ditulis Reuters, Rabu 24 Agustus 2011, Samsung memperkiraan model smartphone murah tersebut akan dibanderol dibawah US$ 200 atau sekitar Rp 1.8 juta. Raksasa elektronik Korea tersebut percaya smartphone murah akan menguasai 50 persen dari seluruh pangsa pasar smartphone pada tahun 2015. Tahun lalu pangsa pasar smartphone murah baru mencapai 16 persen.

“Samsung akan memperluas pangsa pasarnya di negara energing markets dengan merilis smartphone dengan harga sekitar US$ 200, karena pasar tersebut tingkat penetrasinya masih rendah,” kata juru bicara Samsung.

Rencananya smartphone murah Samsung tersebut akan resmi diluncurkan pada pameran elektronik tahunan di Jerman pada awal bulan depan.

Empat smartphone yang dirilis Samsung tersebut adalah Galaxy W, Galaxy M Pro, Galaxy Y Pro dan Galaxy Y. Galaxy W akan memiliki layar 3,7 inci dan kamera 5 megapiksel. Kemudian Galaxy M Pro yang sedikit lebih tinggi kelasnya dan Galaxy Y Pro akan menjadi smartphone QWERTY Samsung Galaxy yang pertama.

Sedangkan Galaxy Y, adalah produk entry-level yang menyasar konsumen menengah. Galaxy Y akan dilengkapi kamera 2-megapiksel dan kecepatan prosesor 832 megahertz.

Samsung dengan produk high-end Samsung Galaxy S dan Galaxy S II S yang diluncurkan pada April tahun ini telah terjual lebih dari lima juta unit. Presiden Direktur (CEO) Apple Inc, Steven P. Jobs mengundurkan diri dari jabatannya. Jobs akan digantikan Tim Cook yang saat ini menjabat Direktur Operasi atau chief operating officer.

Dalam suratnya tertanggal Rabu 24 Agustus 2011 kepada Dewan Direktur Apple, Jobs mengatakan hanya mundur dari jabatannya tapi tidak sebagai anggota Dewan Direktur dan karyawan Apple.

“Saya selalu mengatakan bila saya tidak bisa lagi menjalankan tugas maka saya akan memberitahu kapan waktunya,” kata Jobs seperti dikutip dari New York Times, Kamis 25 Agustus 2011. “Dan hari itu kini telah tiba.”

Steve Jobs lahir di San Fransisco pada 24 Februari 1955. Pada akhir 1970-an dia mendirikan Apple bersama Steve Wozniak dan Mike Markkula.S

Selama tujuh tahun terakhir pria 56 tahun ini bertarung melawan kanker pankreas. Pada 2009 dia melakukan transplantasi hati dan sempat dirawat di Swiss. Pada awal tahun ini dia pun cuti karena sakit dari Apple.

Meski lagi cuti sakit, Jobs muncul dalam peluncuran produk Apple. Salah satunya ketika dia mengenalkan tentang iCloud di San Fransisco pada Juni lalu.

“Saya tidak terlalu yakin Apple akan terus bersinar dan berinovasi karena itu saya akan melihatnya dan mencoba menyumbangkan sesuatu dalam peran baru saya,” kata Jobs dalam surat pengunduran dirinya.