Review dan Spesifikasi Sony Cyber-shot DSC-RX100 Kamera Saku Bersensor Hampir Sebesar Full Frame

Di era digital, membuat foto semudah membalikkan telapak tangan. Banyak media yang bisa digunakan untuk merekam momen penting, misalnya telepon seluler dan komputer tablet.

Tapi, bagi para fotografer, gambar yang dihasilkan ponsel ataupun tablet masih jauh dari harapan. Selain itu, kedua perangkat digital tersebut memiliki fungsi terbatas karena memang bukan ditujukan sebagai alat fotografi.

Nah, Sony melihat pasar masih terbuka lebar untuk menggelontorkan kamera saku yang menghasilkan foto jauh lebih baik dibanding ponsel atau tablet. Bulan lalu perusahaan asal Jepang ini meluncurkan Sony Cyber-shot DSC-RX100.

Harganya memang tidak murah, sekitar Rp 6,9 juta. Tapi, penampilan kamera ini elegan dan sudah dilengkapi dengan fitur kelas atas. Di antaranya, kemampuan mengambil gambar di ruang minim cahaya, menghasilkan warna yang sangat hidup, dan merekam video dalam definisi tinggi dengan suara jernih.

Cyber-shot DSC-RX100 dibuat untuk mereka yang menginginkan kamera saku dengan kualitas tinggi, tapi tak memerlukan kamera yang bisa berganti lensa. Juga tak perlu GPS, geocoding atau 3D movie, dan tak terpengaruh harga.

Selama sepekan ini Tempo sempat mencoba kamera yang dibalut bahan terbuat dari metal berwarna serba hitam dengan resolusi sensor besar ini. Ukuran fisiknya mirip ponsel BlackBerry 8520.

Yang menjadi daya tarik kamera ini, menurut Tempo, adalah kemampuan mengambil gambar yang sama baiknya dalam kondisi gelap maupun di luar ruangan pada siang hari. Ini berkat sensor besar yang ditanamkan di dalamnya.

SENSOR

DSC-RX100 memiliki sensor 20,2 megapiksel yang mampu menghasilkan gambar setara dengan 5.472 x 3.642 pixel. Yang tak kalah menarik dari resolusi yang dihasilkan adalah sensornya itu sendiri.

Ukuran sensornya 13,2 x 8,8 milimeter. Ukuran ini hampir empat kali lebih besar ketimbang sensor kamera saku pada umumnya. Artinya, DSC-RX100 mampu menghasilkan gambar tajam dalam rentang cahaya lebih lebar.

Berkat sensor yang besar, DSC-RX100 mampu menghasilkan warna akurat tanpa mengorbankan detail, misalnya pada bayangan. Dalam kondisi minim cahaya, kamera ini mampu meningkatkan sensitivitas tanpa menambah noise.

Sensitivitas yang tersedia antara ISO 125 dan ISO 6.400, masih bisa ditingkatkan hingga ISO 80/100. Pilihan paling tinggi yang tersedia adalah ISO 25.600 dengan menggunakan multi-frame noise reduction. Hal tersebut memungkinkan dilakukan penyesuaian dari +/-3.0EV pada 1/3EV.

LENSA

Besarnya sensor yang ditanamkan tak mungkin akan menghasilkan gambar yang jernih dan akurat tanpa penggunaan lensa yang mumpuni. Untuk itu lensa DSC-RX100 dibuat mampu menghadirkan 3,6 kali zoom optikal atau setara dengan 28-100 milimeter pada kamera reguler 35 milimeter.

DSC-RX100 juga dilengkapi dengan control ring atau cincin serbaguna di sekitar lensa. Fungsinya tergantung pada keinginan, bisa untuk zoom secara manual, exposure, sensitivitas, white balance, efek gambar, serta kecepatan shutter atau aperture. Jika ditaruh pada mode standar, fungsinya berubah sesuai dengan mode shooting yang dipilih.

Pada mode Aperture, ring akan mengontrol aperture. Pada Shutter mode akan mengatur kecepatan shutter. Sedangkan pada Intelligent Auto, zoom yang diatur. Keberadaan ring ini merupakan ide luar biasa. Fungsinya sama dengan i-Function pada kamera Samsung NX210.

Salah satu kelemahan kamera ini, menurut Tempo, adalah virtual gearing yang sedikit lamban. Artinya, diperlukan sedikit usaha untuk mengubah aperture. Untuk mengganti aperture dari f/1.8 ke f/11, misalnya, dibutuhkan tiga putaran. Sedangkan untuk mengubah dari 30 detik ke 1/2,000 detik diperlukan 12 kali memutar ring tersebut.

KESIMPULAN

Sony Cyber-shot DSC-RX100 adalah kamera saku bagi kalangan profesional yang dilengkapi dengan resolusi tinggi. Sensor yang besar mampu mengurangi noise yang biasa timbul pada kondisi cahaya minim. Malah, noise hampir tak terlihat saat kamera digunakan pada ISO 800.

Performa yang dihadirkan kamera ini membuat harga melambung. Bahkan melebihi harga Sony Alpha A37 yang sudah cukup mumpuni. Meski begitu, Sony Cyber-shot DSC-RX100 bisa dibilang sebagai kamera saku terbaik yang ada saat ini.

KELEBIHAN

- Gambar tajam
– Tak masalah meski minim cahaya
– Sensor besar
– Control ring serbaguna

KEKURANGAN

- Dalam mode movie ada noise
– Control ring terasa lamban
– Harga tergolong mahal

SPESIFIKASI

Tipe produk: Kamera saku
Resolusi: 20,2 megapiksel
Resolusi video: 1080 p
Penstabil gambar: Ya
Zoom optikal: 3.6 x
Video frame rate: 50 fps
Luas layar: 3 inci
Berat: 240 gram
Dimensi: 101,6 x 58,1 x 35,9 milimeter
Warna: Hitam
Harga: Rp 6,9 juta

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s