Monthly Archives: December 2009

Layanan Push Mail Nokia Messaging Akhirnya Masuk Telkomsel

Popularitas layanan push mail dan instant messaging yang ditawarkan BlackBerry bakal mendapat pesaing baru. Minggu ini, Nokia akan meluncurkan layanan yang mirip dengan menggendeng berbagai operator jaringan seluler di sejumlah negara termasuk Telkomsel di Indonesia sebagai pionir.

Layanan yang diberi nama Nokia Messaging ini akan tersedia secara komersil untuk para pelanggan Telkomsel mulai tanggal 26 Desember 2009. Dengan layanan ini, para pengguna menikmati akses mudah ke fasilitas mobile email melalui ponsel Nokia mereka.

“Dengan menawarkan set-up dan akses yang mudah ke beberapa email account serta Instant Messaging dalam satu perangkat, Nokia Messaging memiliki potensi untuk menjadi sama populernya dengan SMS,” kata Bob McDougall, General Manager, Nokia Indonesia dalam siaran pers yang diterima Kompas.com.

Nokia Messaging menyediakan layanan push email untuk sepuluh email account pada satu perangkat. Hampir semua solusi email konsumen terkemuka bisa digunakan seperti Gmail, Windows Live Hotmail, dan Yahoo! Mail, serta beberapa penyedia layanan email lokal. Teknologi push email menjamin pengiriman email secara cepat ke ponsel segera setelah email tersebut masuk ke email server. Selain itu, Nokia Messaging memungkinkan penggunanya memanfaatkan account IM (instant messaging) agar pengguna dapat dengan mudah chatting dengan teman-temannya.

Layanan Nokia Messaging dapat digunakan pada ponsel Nokia dengan pilihan yang luas, antara lain Nokia E71, Nokia E63 dan Nokia E52. Layanan ini juga sudah tersedia pada Nokia E72 dan Nokia E75. Nokia Messaging akan tersedia untuk layanan prabayar Telkomsel.

Cara Mengakses File Lebih Cepat Pada Windows 7

NTFS adalah file sistemnya sistem operasi yang dibangun dengan fondasi NT. Karena Windows 7 menggunakan kernel atau inti dari OS Windows NT, maka sistem operasi ini juga mendukung NTFS.

Nah, sebagai OS yang dapat menggunakan file sistem NTFS, ia membutuhkan sebuah cache yang berfungsi menampung informasi mengenai file yang terdapat di dalam sebuah folder. Seperti apa cara kerjanya? Ketika Anda membuka sebuah folder untuk pertama kalinya, Windows akan membaca dan menampung informasi detail mengenai folder yang Anda buka tersebut ke dalam sebuah cache. Informasi ini kemudian akan digunakan jika Anda membuka folder yang sama di lain waktu sehingga prosesnya akan lebih cepat.

Dengan memperbesar cache ini, tentunya kecepatan Windows Anda dalam membaca sebuah folder akan meningkat pula. Untuk melakukannya, praktekkan langkah berikut.
1. Jalankan Registry Editor melalui menu “Start”, lalu ketik: regedt32.
2. Masuklah ke sub key HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Control-FileSystem.
3. Pada sub key “FileSystem”, klik kanan mouse di bagian kanan window, lalu klik “New > DWORD (32 bit) Value”.
4. Beri nama DWORD Value baru tersebut dengan nama “NtfsMftZone Reservation”.
5. Klik kanan DWORD Value NtfsMftZone Reservation ini, kemudian pilih “Modify”.
6. Isikan Value Data yang diminta dengan nilai 2.
7. Tekan “OK”, tutup jendela Registry Editor, lalu restart PC.

Windows Super Cepat Tanpa Fungsi Auto Check

Di Windows, kalau komputer tiba-tiba mati karena sengaja di-reset atau gara-gara listrik padam, akan dilakukan pemeriksaan disk secara otomatis untuk memastikan tidak terjadi error. Akibatnya, usai insiden “mati tiba-tiba” ini, start Windows akan berjalan lebih lama.

Nah, supaya Windows tidak melakukan pemeriksaan hard disk, lakukan trik berikut.
1. Buka Windows Explorer, masuk ke folder Windows, lalu ketikkan “Autochk.exe” di kolom pencarian. File tersebut bakal ditemukan di folder -WINDOWS-system32.
2. Pilih file tersebut dan tekan “F2”. Selanjutnya, ubah namanya menjadi “Autochk.exe.old”. Klik “Yes” pada kotak konfirmasi yang muncul.

Cara Mengunci Setting File Temporer Internet Agar Tidak Dirubah Orang Yang Lain

Temporary Internet Files itu tempat berkumpulnya file-file dari internet yang lahir setiap kali Anda membuka suatu halaman web. File-file ini memang sengaja disimpan supaya saat Anda mengunjungi kembali halaman web yang sama, prosesnya bisa berjalan dengan lebih cepat.

Untuk mengubah setting Temporary Internet File tersebut, lakukan langkah berikut.
1. Pilih “Start > Control Panel > Network and Internet > Internet Options”.
2. Pada tab “General”, ada bagian yang mengatur setting Temporary Internet File tersebut. Di sana terdapat dua pilihan, yaitu “Delete…” dan “Settings”. Pada pilihan “Delete”, Anda bisa menghapus semua file-file pada folder Temporary Internet Files. Sedangkan melalui pilihan “Settings”, Anda bisa mengatur berapa kapasitas maksimal yang bisa ditampung oleh folder Temporary Internet Files.

Supaya settingan ini tidak bisa digonta-ganti oleh orang lain, lakukan langkah berikut.
1. Jalankan Registry Editor.
2. Masuk ke key “HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Policies-Microsoft-Internet Explorer-Control Panel”.
3. Pada panel sebelah kanan, klik kanan, pilih “New > DWORD Value”, lalu beri nama Settings.
4. Klik ganda DWORD Value tersebut, lalu isikan angka 1.
5. Tutup Registry Editor.

Sekarang, jika Anda membuka Internet Options dan mengklik dua pilihan pada tab General bagian Temporary Internet Files, tidak akan berpengaruh apa-apa.

Cara Menghemat Memori RAM Tanpa Cache DLL

File DLL (Dinamic Link Libraries) adalah perpustakaannya Windows. Apa pun yang dibutuhkan Windows, bakal dicari di file berjenis DLL ini.

Saat program aplikasi dijalankan, file-file DLL yang menyertainya akan dipanggil ke dalam memori (RAM) dan terus berada di sana selama si program masih dijalankan. Kadang, beberapa program meninggalkan file DLL ini di memori, yang tentu saja akan memenuhi ruang memori.

Nah, supaya ruang memori terasa lebih lega, ikuti langkah berikut.
1. Klik “Start”, lalu ketikkan “regedit” untuk membuka jendela Windows Registry Editor.
2. Carilah alamat registry “HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer”.
3. Di alamat tersebut, buat satu string value baru bernama “AlwaysUnloadDll”.
4. Berikan nilai 1 pada String value ini. Jika suatu saat Anda ingin menonaktifkannya, cukup ganti nilainya dengan 0.
5. Tutup jendela Registry Editor dan reboot komputer.

Mulai sekarang, caching file DLL akan dihindari dan ruang memori untuk program lain menjadi semakin besar.

Tips dan Cara Membuat Booting Windows Bebas Error

Pesan kesalahan (error message) bagai dua sisi mata uang. Di satu sisi, pesan kesalahan berguna untuk memberitahukan adanya error pada sistem, tapi, di sisi lain, kehadirannya menyebalkan. Apalagi jika nongolnya terlalu sering dan tidak bisa dimatikan.

Cara terbaik untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memperbaiki akar penyebab pesan kesalahan. Tapi, jika Anda tidak punya cukup waktu untuk mereparasi Windows, cobalah trik darurat berikut.
1. Klik “Start”, lalu ketik regedit.
2. Masuklah ke sub key “HKEY_LOCAL_MACHINE-SYSTEM-CurrentControlSet-Control-Windows-”.
3. Klik kanan mouse di sisi kanan window, lalu pilih “New > DWORD (32 bit) Value”.
4. Beri nama DWORD value yang baru Anda buat dengan nama “NoPopUpsOnBoot”.
5. Klik ganda DWORD Value NoPopUpsOnBoot tersebut, kemudian klik radio button “Decimal” dan isi Value-nya dengan nilai 1.
6. Tutup Registry Editor, restart komputer, dan lihat hasilnya.

Cara Membuat Proses Restart dan Booting Windows Menjadi Lebih Cepat

Virtual Memory, atau yang lebih dikenal dengan nama swap file, merupakan memori bohong-bohongan yang terletak di dalam hard disk. Pada dasarnya, Virtual Memory berguna jika RAM yang terdapat di sistem sudah tidak mencukupi sehingga dipakailah ruang hard disk sebagai tempat penyimpanan sementara. Karena itu, tidak mengherankan jika ukuran Virtual Memory bisa disetel sampai 2 kalinya RAM sistem.

Tapi tahukah Anda, besar-kecilnya Virtual Memory dapat mempengaruhi kecepatan shutdown atau reboot Windows. Semakin besar Virtual Memory, semakin lama pula Windows melakukan reboot atau shutdown.

Begini solusi untuk mengatasinya.
1. Klik menu “Start”, lalu ketik “Local Security Policy”.
2. Atau coba ketikkan “secpol.msc” di menu Start. Lihat kolom kiri, lalu pilih “Security Settings > Local Policies > Security Options > Shutdown : Clear virtual memory pagefile”. Set value-nya menjadi “Disabled”.

Anda memiliki RAM sistem yang besar? Anda dapat pula menyetel supaya Windows berjalan tanpa Virtual Memory dengan cara ini.
1. Klik kanan “Computer > Properties”. Pilih “Advanced system settings”.
2. Klik “Settings” pada bagian Performance. Pada window “Performance Options”, klik tab “Advanced”.
3. Di bagian “Virtual memory”, klik “Change”. Di situ Anda dapat melihat di kandar mana XP menaruh Virtual Memory.
4. Untuk men-disable penggunaan Virtual Memory, pilih kandar di mana XP menaruh Virtual Memory (pagefile.sys), lalu klik “No Paging File”, dilanjutkan dengan mengklik “Set”. Setelah itu, reboot komputer Anda.

Virtual Memory ini bisa dibilang bagai buah simalakama. Misalnya, jika Anda ingin mempercepat shutdown atau reboot dengan men-disable fitur “Shutdown : Clear virtual memory pagefile” pada “Local Security Policy”, sistem Anda jadi kurang aman karena cracker bisa saja “melihat-lihat” isinya. Sebaliknya, bila Anda tidak memakai Virtual Memory, bisa-bisa sistem Anda menjadi kurang stabil.

Sebagai jalan tengah, bagi Anda yang memiliki RAM sistem berukuran besar, ada baiknya menggunakan sedikit Virtual Memory. Sebagai contoh, bila Anda memiliki 1GB RAM, Anda bisa memakai Virtual Memory sebesar 256MB atau 128MB dengan tetap menyetel “Shutdown : Clear virtual memory pagefile” menjadi “Enabled”. Besar-kecilnya Virtual Memory dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan ruang hard disk.

Cara Membuat Windows 7 Tidak Restart Terus Menerus

Windows 7 bukanlah sistem operasi “sakti” yang bebas masalah. Meski sudah jauh lebih baik dibandingkan pendahulunya, ada saja kekurangan di sana sini. Masalah yang muncul bisa bermacam-macam, mulai dari aplikasi crash gara-gara tidak mendukung, sampai penyakit doyan restart sendiri.

Kejadian restart otomatis ini sebenarnya bukanlah suatu bug, tetapi justru fasilitas yang memang dimiliki Windows jika ia mendeteksi adanya masalah pada sistem. Meski begitu, alih-alih membantu, fitur ini bisa jadi malah bikin sebal.

Untuk mencegahnya, simak langkah-langkah berikut.
1. Klik “Start > Control Panel > System and Security > System”.
2. Klik “Advanced system settings”, lalu klik tombol “Settings” yang ada di dalam kotak “Startup and Recovery”.
3. Sebuah jendela baru berjudul “Startup and Recovery” akan muncul. Carilah kotak cek “Automatically restart” pada boks “System failure”, lalu hilangkan tanda cek di depannya.
4. Klik “OK” dan “OK” sekali lagi untuk menyimpan perubahan dan keluar dari “Sistem Properties”.

Esia Mencontek Inovasi BlackBerry Messenger

Salah satu inovasi teknologi seluler di tingkat lokal yang menarik ditilik jelang akhir tahun ini adalah pengembangan layanan Esia Messenger oleh Bakrie Telecom. Ini merupakan aplikasi yang didesain untuk chatting antarpengguna Esia. Meski belum ada operator telekomunikasi yang memiliki layanan sejenis, BlackBerry sejak awal sudah menyediakan aplikasi semacam itu. Apakah Esia Messengr mencoba meniru kesuksesan BlackBerry Messenger?

Memang sekilas ada kesamaan meski secara prinsip berbeda. Kalau BlackBerry menggunakan PIN yang identik dengan perangkat keras sebagai identitas pengguna, Esia Messenger menggunakan nomor telepon Esia sebagai PIN. Aplikasi ini tidak hanya dapat dipakai pelanggan Esia untuk melakukan chatting real time tapi juga saling berkirim foto.

Saat ini, aplikasi dan layanan ini memang hanya tersedia pada Hape Esia Online, ponsel bundling terbaru yang dilengkapi aplikasi penuh sejumlah layanan jejaring sosial. Namun, ke depannya Bakrie Telecom berencana memperluas agar aktivitas bertukar pesan antar teman ini bisa dilakukan dengan semua Hape Esia.

Sebelum diluncurkan di Indonesia, layanan tersebut sudah diperkenalkan dalam ajang internasional CDMA Summit 2009 yang berlangsung di Hong Kong, 7-9 Desember 2009 bersama dengan Hape Esia Online. Menurut Erik Meijer, Wakil Direktur Utama PT Bakrie Telecom Tbk. pengembangan Hape Esia Online merupakan inovasi yang pertama di dunia.

Ia mengatakan sambutan dunia internasional ternyata sangat antusias karena mereka melihat messaging phone tersebut sangatlah cocok untuk diperkenalkan di negara-negara yang pasarnya sedang tumbuh. Menurutnya, banyak operator luar negeri telah menanyakan hape ini kepada Bakrie Telecom sebagai penciptanya karena ingin meluncurkannya pula di negaranya.

Cara Standar Mengisi Ulang Baterai HP Akan Diganti

Sebuah kelompok kerja yang dibentuk dalam IEEE segera akan mengerjakan revisi tentang Standard for Rechargeable Batteries for Cellular Telephones, alias IEEE Standard 1725, yang berlaku sekarang.

IEEE ingin merevisi aturan-aturan yang mencakup kualitas dan kehandalan dari baterai isi-ulang Lithium dan Li-Ion Polimer untuk ponsel. Ini akibat industri dan telefoni mobile sudah banyak berubah dalam tahun-tahun terakhir ini.

“Industri selular telah berkembmang banyak sejak IEEE [Standard] 1725 disetujui pada tahun 2006. Begitu juga pola penggunaan orang yang memakai ponsel,” kata Jason Howard (Chair of the Cell Phone Battery Working Group). “Konsumen sekarang menuntut daya pemrosesan yang lebih banyak dan manajemen daya yang lebih baik dari ponselnya, jadi sudah waktunya kami me-review dan merevisi standar untuk memastikan bahwa aturan itu mencakup pengembangan mutakhir dalam teknologi baterai dan pengetahuan industri.”

Dalam agenda itu juga tercakup konstruksi dari kemasan baterai dan elemen-elemen mekanis lain, teknologi pengemasan, tingkat pengisian ulang sel dan kendali discharging.

Cell Phone Battery Working Group akan rapat untuk pertama kalinya pada 16 – 18 Februari 2010 di Washington, DC, AS.